Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KESEJAHTERAAN petani dan pekerja di bidang industri rokok harus benar-benar menjadi perhatian dalam Rancangan Undang-Undang Pertembakauan (RUU Tembakau). Petani harus benar-benar merasakan manfaat dari pertanian tembakau, sehingga daya belinya meningkat dan tingkat ekonominya naik.
Demikian disampaikan anggota Panitia Khusus RUU Tembakau, Maruarar Sirait, saat dimintai pendapatnya. Menurut Maruarar, industri rokok juga harus bisa misalnya memberikan dana CSR untuk membantu masyarakat sekitar. Di saat yang sama, harus ada kemitraan untuk dana kesehatan.
"Terkait dengan negara, selama ini industri tembakau memberikan sumbangsih terhadap penerimaan negara sebesar Rp130 triliun-Rp150 triliun, baik dari cukai maupun pajak," ungkap Maruarar.
Dalam rangka menyerap masukan dari berbagai elemen masyarakat, Pansus RUU Tembakau sendiri sudah melakukan kunjungan kerja di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (11/7). Sejumlah pertemuan pun digelar, antara lain dengan pengusaha rokok kretek di PT Gandum dilanjutkan dengan peninjauan ke pabrik rokok, kemudian pertemuan dengan Gabungan Perusahaan Rokok (Gapero) Malang.
Selain itu juga Pansus DPR bertemu dengan para akademisi di Universitas Brawijaya serta berkunjung ke Rumah Sehat Prof Dr Sutiman Bambang Sumitro.
Pada kesempatan itu, Dewi, 34, salah satu pekerja PT Gandum, berharap kunjungan Pansus DPR ini memiliki arti tersendiri. Dia berharap, UU yang dibuat akan melindungi kepentingan industri rokok nasional.
"Saya berharap industri rokok nasional bisa tetap hidup. Karena ini membantu ekonomi kaluarga kami," kata Dewi.
Perempuan tamatan SMP ini mengatakan bahwa dirinya telah bekerja puluhan tahun di PT Gandum, sehingga dia berharap perusahaan ini tetap hidup, agar perekonomian keluarganya bisa berjalan normal.
Hal senada juga disampaikan oleh Muslikha, 36, bahwa PT Gandum memiliki arti tersendiri bagi dirinya dan keluarga. Dia dan keluarga sangat terbantu secara ekonomi dengan bekerja di perusahaan rokok kretek ini.
"Saya sudah 20 tahun bekerja di sini. Ini sangat membantu kami secara ekonomi," katanya seraya berharap kepada pemerintah untuk memperhatikan industri rokok nasional.
Kesejahteraan rakyat diharapkan dapat terwujud melalui usaha rokok ini. "Saya sih rakyat kecil minta pemerintah terus memperhatikan kami," tegasnya.
Karena itu, dia sangat mengapreasi kunjungan yang telah dilakukan oleh Pansus RUU Tembakau di PT Gandumi. Melalui kunjungan ini, wakil rakyat bisa merasakan dan melihat nasib kami sebagai rakyat kecil.
"Semoga wakil rakyat bisa menyuarakan nasib kami yang sangat bergantung di tempat ini," katanya.
Sementara itu, Djainah, 43, menuturkan PT Gandum sangat membantu ibu rumah tangga untuk membantu ekonomi keluarga. Dengan bekerja di tempat itu, dia pun sanggup membiayai sekolah anak-anaknya.
"Suami saya juga buruh, jadi penghasilan kami kurang untuk mencukupi kebutuhan keluarga, termasuk sekolah anak," jelasnya.
Dia pun berharap agar pemerintah melindungi perusahaan rekok kecil dengan membuat regulasi yang berpihak dan berkeadilan. Sehingga kesejahteraan rakyat akan terwujud melalui industri rokok ini. (RO/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved