Menhub Ingin Alihkan Pemudik Jalur Darat ke Udara dan Laut pada 2018

Intan Fauzi
06/7/2017 20:59
Menhub Ingin Alihkan Pemudik Jalur Darat ke Udara dan Laut pada 2018
(ANTARA)

MENTERI Perhubungan Budi Karya Sumadi ingin mengalihkan pemudik yang melewati jalur darat ke jalur udara dan laut pada mudik tahun depan. Hal itu dimungkinkan melihat pertumbuhan sarana pesawat mendekati 10%.

"Jadi ada shifting dari darat ke udara, dan shifting ke laut," kata Budi di Gedung Sekretarian Negara, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Kamis (6/7).

Budi menjelaskan, sarana udara masih mempunya ruang yang besar dengan pemberian slot tambahan selama dua jam. Di mana dalan dua jam itu pesawat mampu mengangkut lebih dari 200 ribu penumpang.

"Laut juga demikian," ujar Menhub.

Kendati demikian, sarana lain di darat seperti bus juga akan diperbaiki. Menurut Budi, angkutan bus memiliki keunggulan tersendiri jika dibandingkan dengan angkutan mudik lainnya.

"Dengan kita melakukan perbaikan bus dan terminalnya, kita harapkan ada satu keinginan untuk menggunakan bus. Bus punya keunggulan point to point. Misal sampai ke Banyuwangi bisa di depan rumah kita langsung. Kita akan kembangkan competitiveness-nya," terang Budi.

Untuk kereta api, Kemenhub akan memperbaiki sistem sinyal kereta api untuk di wilayah Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Dengan begitu, dia optimistis kapasitas kereta api bisa meningkat sampai 40%.

"Untuk long term kita buat kereta semicepat dari Jakarta ke Surabaya," ujar Budi. (MTVN/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya