Rest Area KM 62 Diprediksi Padat, Contra Flow Jadi Opsi

Fetry Wuryasti
27/6/2017 19:44
Rest Area KM 62 Diprediksi Padat, Contra Flow Jadi Opsi
(ANTARA/Rosa Panggabean)

PEMERINTAH mewaspadai area peristirahatan pertama di KM 62 Cipularang akan terjadi kepadatan kendaraan.

Hal itu bisa terjadi mengingat titik tersebut dekat dengan persimpangan tol Cipali-Cipularang yang akan menjadi titik macet saat arus balik. Direncanakan area peristirahatan tersebut akan ditutup bila diperlukan.

"Saya melihat di udara rata-rata titik kemacetan di rest area termasuk di jalan tol. Hal ini karena ada bottle neck berupa penyempitan dan sudah penuh. Kemudian di jalur darurat juga ada penyempitan bottle neck di rest area, dipaksakan, dan akhirnya macet," kata Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Pudji Hartanto Iskandar di terminal Pulo Gebang, Jakarta, Selasa (27/6).

Opsi menutup titik peristirahatan akan diambil bila sudah melebihi kapasitas. Melubernya pemudik dipastikan akan menghambat lalu lintas. Selain menutup area peristirahatan, Pudji menyebut akan kembali memberlakukan sistem lawan arus (contra flow) hingga area peristirahatan di KM 52.

Sebelumnya rekayasa lawan arus sudah digunakan oleh Kemenhub dan Korlantas ketika kemacetan terjadi di pintu tol Jakarta-Cikampek, tepatnya di Cikarang Barat pada hari H. Sistem lawan arus relatif berhasil mengurai kemacetan di sana.

Otoritas juga telah melakukan penutupan area peristirahatan di KM 57 di tol Jakarta-Cikampek, Senin (26/6). “Diimbau kepada masyarakat karena nanti arus puncak balik tol Cipali arah ke Jakarta di KM 62 itu ada rest area pertama pertemuan, dan diprediksi akan menimbulkan kemacetan luar biasa. Pengendara masuk ke jalur Cipularang dan Cipali, akan terjadi satu pertemuan di rest area pertama di KM 62. Ini dari dulu menjadi biang keroknya. Karena di sana sudah penuh, pemudik akan tetap berusaha masuk rest area itu,” papar Pudji.

Untuk mengantisipasinya, lanjut Pudji, sudah dikoordinasikan dengan Polri yang akan mengatur hingga titik KM 42. Kemudian hingga rest area KM 52 dilakukan contra flow. Untuk menghindari kepadatan, Pudji menyebutkan pengemudi tidak berlama-lama di area peristirahatan. Sebab antrean akan terus mengular apabila tak saling bergantian memakai area peristirahatan. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya