Pertamina Ajak Marbot dan Guru PAUD Mudik Bareng

23/6/2017 14:43
Pertamina Ajak Marbot dan Guru PAUD Mudik Bareng
(Dok. Pertamina)

PROGRAM Pertamax Enduro Bareng-Bareng Mudik (BBM) 2017 diperluas pesertanya. Kalau sebelumnya hanya memberangkatkan keluarga dan konsumen setia yang telah berkontribusi bagi perusahaan, Lebaran kali ini juga memberangkatkan keluarga marbot (pengurus masjid) dan guru PAUD.

"Ini merupakan wujud dari tanggung jawab sosial serta bentuk kepedulian dan apresiasi Pertamina, bagi mitra kerja untuk memacu semangat mitra kerja bersama-sama, mewujudkan Pertamina menjadi perusahaan energi nasional berkelas dunia pada 2025," ujar Dirut PT Pertamina (Persero) Massa Manik, Jumat (23/6).

Program yang sudah terlaksana selama 10 tahun ini, mengantarkan lebih dari 4.000 pemudik dengan 81 bus menuju 33 kota tujuan, melalui jalur Utara dan Selatan Pulau Jawa, serta rute Palembang, Sumatera Selatan.

Para pemudik sebagian besar merupakan mekanik, petugas SPBU, pekerja outsourcing Pertamina, pekerja pabrik pelumas, pelanggan setia produk BBK dan pelumas. Dan 300 di antaranya merupakan pasukan oranye (petugas kebersihan DKI Jakarta), marbot (pengurus masjid) serta guru PAUD.

Pemberangkatan 81 bus mudik dilakukan secara bertahap. Hari ini merupakan rombongan terbesar dengan 65 bus (4.023 pemudik). Sembelumnya pada 19 Juni 2017, ada 10 bus yang membawa 450 pemudik diberangkatkan secara serentak dalam kegiatan Mudik Bareng BUMN Guyub Rukun. Sementara 6 bus lainnya dengan 330 pemudik telah diberangkatkan pada 22 Juni 2017 dari Kantor Kementerian ESDM.

“Program ini juga mendukung imbauan pemerintah untuk perjalanan mudik yang lebih aman. Dapat mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor. Aspek safety harus diutamakan agar pemudik selamat sampai tujuan, dan dapat bertemu keluarga di kampung halaman masing-masing," jelas Massa Manik yang didampingi jajaran direksi dan komisaris.

Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Syahrial Mukhtar selaku Ketua Panitia menambahkan dalam pelaksanaan program mudik bareng ini keselamatan para pemudik menjadi prioritas. Kendaraan bus yang digunakan adalah kendaraan yang aman dan layak digunakan serta telah memenuhi standar keselamatan.

Para pengemudi juga sudah diberikan pembekalan bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan dan jajaran Polda. Untuk memastikan supir bus siap mengemudi kendaraan, di lokasi acara dilakukan pemeriksaan kesehatan yang meliputi tes urine, alkohol, gula darah dan tensi darah. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya