Presiden Pastikan Bulan Juli Harga BBM Tidak Naik

Nur Aivanni
22/6/2017 19:24
Presiden Pastikan Bulan Juli Harga BBM Tidak Naik
(MI/Panca Syurkani)

PRESIDEN Joko Widodo memastikan pemerintah tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) pada Juli mendatang. Hal itu diutarakannya saat memimpin sidang kabinet paripurna dengan topik evaluasi harga-harga bahan pokok dan antisipasi mudik lebaran.

"Dari hitung-hitungan kalkulasi terakhir kemarin, kita juga sudah memastikan bahwa pada bulan depan, Juli, tidak ada kenaikan BBM, karena sebetulnya kalkulasi kita kemarin kelihatannya BBM akan naik. Tapi setelah kita kalkulasi kembali, setelah kita hitung kembali, harga BBM bisa tidak kita naikan, termasuk di dalamnya BBM dan gas," papar Jokowi dalam sidang kabinet paripurna di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (22/6).

Usai sidang kabinet, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignatius Jonan menegaskan kembali bahwa sesuai arahan Presiden dalam sidang kabinet telah diputuskan bahwa harga BBM tidak akan naik dalam tiga bulan ke depan. Hal itu karena melihat tren penurunan harga minyak mentah di dunia, seperti Nymex dan Brent.

Nymex, sambung Jonan, bisa mencapai 42 dolar AS per barel, sementara pekan lalu masih di angka US$45-46 per barel. Sementara, Brent pagi ini berada di angka US$44 per barel, yang pekan lalu harganya bisa mencapai US$47-48 per barel.

"Dengan pertimbangan itu, pemerintah memutuskan tidak ada kenaikan harga BBM," kata Jonan. Untuk itu, harga BBM untuk premium Ron 88, solar 48 atau biosolar per 1 Juli masih tetap sama. Harga tersebut akan tetap hingga 31 September 2017.

Selain itu, kata dia, LPG 3 kilogram yang disubsidi oleh pemerintah pun tidak akan dilakukan kenaikan harga. Harga eceran LPG 3 kg akan tetap di angka Rp 13.500 di tingkat eceran. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya