Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMPERINGATI Hari Internet Aman Dunia (Safer Internet Day) yang jatuh setiap 8 Februari diharapkan peringatan ini meningkatkan literasi digital kepada masyarakat agar lebih bijak berinternet.
Manajer Program ICT Watch Indriyatno Banyumurti menegaskan pemeberian literasi bijak berinternet harus dilakukan bukan hanya kepada anak tetapi juga pada orang tua. Karena masih banyak orang tua yang tidak paham berinternet yang baik dan aman.
"Mengingat banyak orang tua juga tak paham internet oleh karena itu, keluarga termasuk orang tua harus dikuatkan literasinya dalam hal ini," kata Indriyatno saat dihubungi, Selasa (8/2).
Baca juga : Generasi Muda Harus Berperan Aktif Ciptakan Kontrol Sosial di Era Globalisasi
Oleh karena itu pemerintah harus bekerja lintas sektor seperti Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Kementerian Agama, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (kemendikbud-Ristek) dan Pemerintah Daerah.
Pemberian literasi berselancar di internet kepada orang tua juga memiliki manfaat agar orang tua bisa menjaga anak agar tetap terjaga selama berinternet dan tidak melakukan hal yang diinginkan.
Selain itu, literasi juga harus diberikan kepada anak terutama pada usia sekolah. Menurut Indriyatno menempatkan topik literasi digital pada kurikulum pendidikan sekolah, sembari menguatkan basis keluarga di isu ini menjadi langkah yang tepat.
Baca juga : Dukung Digitalisasi, PLN Icon Plus Hadirkan Paket Infrastruktur Teknologi
"edukasi dalam bentuk informal juga perlu dilakukan dengan menggandeng para pemangku kepentingan seperti pemerintah daerah, komunitas, CSO, akademisi dan sektor privat," ujarnya.
"Sehingga bisa bersama-sama mendorong penguatan literasi digital di tengah masyarakat," pungkasnya. (Iam/OL-09)
Baca juga : RajaFiber Penetrasi Pasar Baru Pengguna Internet di Tujuh Provinsi
Psikolog Devi Yanti mengingatkan orang tua untuk peka terhadap perubahan perilaku anak di daycare. Simak tanda bahaya dan langkah hukum yang perlu diambil.
Psikolog HIMPSI Devi Yanti membagikan tips bagi orang tua agar anak mau bercerita tentang kegiatannya di daycare melalui pertanyaan terbuka dan media bermain.
Psikolog Sani Budiantini menekankan pentingnya kesiapan mental orangtua dalam menghadapi reaksi anak saat implementasi PP Tunas dan pembatasan gawai.
Roblox memperkenalkan Roblox Kids dan Roblox Select di Indonesia untuk melindungi pengguna di bawah 16 tahun dengan kontrol orang tua yang lebih ketat.
Presiden INA Dr. dr. Luciana B. Sutanto menekankan pentingnya protein dan zat besi untuk kecerdasan anak serta pencegahan stunting dan anemia.
Pengumuman SNBP 2026 memicu refleksi mendalam bagi orang tua. Fokus kini bergeser dari sekadar nama besar kampus ke relevansi kurikulum dan kesiapan kerja.
Adhitya mengatakan sebagai wujud konkret semangat gotong-royong, MitMe Fest 2026 mendapat dukungan penuh dari mitra strategis lintas sektor.
Google Indonesia melantik 2.000 mahasiswa GSA 2026 dari 81.000 pendaftar. Program ini bertujuan memperkuat literasi digital dan penggunaan AI di kampus.
Perlunya pengawasan orang tua, kesehatan, serta literasi digital anak di era teknologi.
Studi terbaru mengungkap menurunnya penggunaan internet pada lansia bukan sekadar masalah fisik, melainkan pilihan sadar dan faktor kognitif.
Penulis Nadhifa Allya Tsana (Rintik Sedu) menilai media sosial kini menjadi platform efektif untuk mendekatkan budaya literasi kepada generasi muda.
Dari sekadar mengunggah foto, Mama Redha bahkan kini menjual hasil tangkapan laut melalui TikTok Live, dan aktif sebagai streamer.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved