Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM kehidupan dunia, ada orang yang hidupnya selalu mudah. Kariernya cemerlang. Rezeki berlimpah. Anak dan cucu saleh dan salehah. Keluarga bahagia. Selalu segar, bugar, sehat walafiat.
Mengapa? Mereka adalah orang-orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa, serta membenarkan adanya (pahala) terbaik (QS Al-Lail [92]: 5-7).
Di dalam Tafsir Al-Maraghi dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan fasanuyassiruhu li al-yusra adalah kemudahan dalam menempuh jalan hidup yang sesuai dengan fitrah. Kemudahan tersebut merupakan buah dari komitmen dan konsistensi dalam berbuat kebaikan.
Orang yang berbuat kebaikan untuk kebaikan (bukan karena ria), ia akan merasakan kebahagiaan diri, merasakan kenikmatan tak tertinggal yang belum pernah dialaminya. Hal demikian mendorong orang berbuat lebih baik lagi.
Dengan berbagi (giving), seseorang akan merasakan kebahagiaan. Azim Jamal dan Harvey McKinnon dalam buku The Power of Giving; How Giving Back Enriches Us All (2006) menjelaskan bahwa berbagi tidak harus berupa uang atau hal-hal yang bersifat materiel. Kita dapat berbagi waktu, cinta, harapan, ilmu, dan hal-hal nonmateriel lainnya.
Dalam hadis Nabi juga disebutkan bahwa tersenyum kepada sesama adalah sedekah. Dalam hadis lain disebutkan, menyingkirkan duri dari jalan adalah sedekah.
Ciri manusia bertakwa ialah mereka yang memberikan sesuatu yang masih dicintai (baik, bermanfaat) kepada orang yang dicintai dengan penuh rasa cinta (QS Al-Baqarah [2]: 177). Dalam bahasa Azim Jamal dan Harvey McKinnon disebut CORE (compassion, order, respectful, empathy). Orang dermawan hidupnya tenang dan bahagia karena selalu didoakan oleh mereka yang menerima sedekah (QS At-Taubah [9]: 103).
Dengan berbagi, tercipta kedamaian, kebahagiaan, dan kesejahteraan bersama (common good). Hidup akan menjadi mudah kalau kita memudahkan urusan orang lain.
Ramadan adalah momentum berbagi. Selain karena merupakan ajaran agama, berbagi adalah sarana membangun harmoni. Dalam suasana harmonis, rukun, dan bersatu, banyak masalah dapat terselesaikan.
Ia juga menegaskan pentingnya tata nilai integritas, kolaborasi, pelayanan prima, dan inovatif (Inisiatif) dalam mewujudkan layanan JKN yang humanis dan berkelanjutan.
Mendikdasmen menegaskan komitmennya dalam menjaga pelaksanaan TKA agar tetap kredibel, transparan, dan berintegritas di seluruh wilayah Indonesia.
Kemendikdasmen tahun ini memperluas implementasi PJJ jenjang pendidikan menengah di 34 provinsi.
Kemendikdasmen luncurkan PJJ jenjang menengah untuk tekan angka ATS usia 16-18 tahun. Simak kesiapan sekolah induk di Malaysia, Ternate, dan Padalarang.
Analisis mendalam kebijakan pendidikan 2026, mulai dari perluasan PIP hingga kesejahteraan guru, dalam bingkai filosofi pendidikan Islam dan kemanusiaan.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti meresmikan revitalisasi 32 sekolah di Sidoarjo dan mendistribusikan 1.577 Interactive Flat Panel (IFP) untuk transformasi digital.
Lebih lanjut, hal yang saat ini lebih diprioritaskan oleh Kemendikdasmen dalam pelaksanaan TKA ialah daerah yang terdampak bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved