Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
POLITIKUS PDIP Adian Napitupulu mengaku internal fraksi partainya harus menunggu terlebih dahulu keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terkait hak angket.
Menurutnya, hak angket bukan keputusan yang bisa diambil secara tiba-tiba dan sederhana.
“Saya disampaikan oleh sekjen bahwa kita harus berhitung, kalau maju tidak boleh setengah-setengah. Sehingga kemudian kita lengkapi segala sesuatunya, argumentasinya, dasar hukumnya, pertimbanga filosofinya,” tegas Adian, Rabu (20/3).
Baca juga : Fraksi PDIP Tegaskan Tak Ada Instruksi Mundur Hak Angket
Ia menceritakan sedikit soal sejarah Megawati yang dinilai berani melawan kekuasaan pada medio 1996-1997.
MI/ Moh Irfan--Politikus PDI Perjuangan Adian Napitupulu
“Saya mau cerita dikit soal sejarah. Sejarah di mana pengambil keputusannya masih orang yang sama. Namanya ibu Megawati Soekarnoputri,” ucapnya.
Baca juga : Puan Tepis Jokowi Temui Megawati Minta Restu Tiga Periode
“Ketika dulu 96-97 orang tidak berani head to head dengan kekuasaan, Ibu Megawati melakukan itu. Saat itu, pemilu 97, Ibu Megawati katakan dengan tegas saya Megawati Soekarnoputri tidak gunakan hak pilih,” tambahnya.
Lalu kemudian terjadi perisitiwa 27 Juli dan rangkaiannya. Ketika selesai peristiwa 27 Juli. Adian mengatakan orang yang pakai baju kaosnya pro-Megawati itu bisa ditangkap dan dikejar.
Adian mengemukakan Peringatan 27 Juli setiap tahunnya selalu dikejar-kejar oleh polisi. Namun, tidak ada kata mundur dari seorang Megawati.
Baca juga : PDIP Yakin Hak Angket tapi Masih Tunggu Instruksi Megawati
“Sampai lahirlah kemudian berbagai peristiwa termasuk demokrasi. Nah tau gak bahwa yang memimpin PDIP ini adalah orang yang sama. Dengan keberanian yang saya rasa sama. Dengan konsistensi yang juga sama,” ungkap Adian.
Adian pun menerangkan jika ingin paham soal bagaimana hak angket bekerja, perlu pelajari sejarah PDIP.
“Kalau kemudian dibilang bagian apakah PDIP akan oposisi atau tidak. Saya tidak akan menjawab hari ini, tapi kita pernah punya pengalaman oposisi 10 tahun gak berhenti-henti,” tegasnya.
“Artinya tidak ada jawaban yang lebih baik dibandingkan belajar dari sejarah itu sendiri,” pungkas Adian. (Z-1)
Target utama partai ini adalah mengulang kemenangan besar yang pernah diraih di Bandung
Temuan BPK soal lemahnya cadangan BBM dan LPG memicu respons DPR. Legislator PDIP mendesak pemerintah segera bertindak demi ketahanan energi nasional.
PDI Perjuangan (PDIP) resmi menetapkan Syaifudin Zuhri sebagai Ketua DPRD Kota Surabaya. Penetapan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan pasca wafatnya almarhum Adi Sutarwiyono.
Megawati memberikan perhatian khusus agar kesejahteraan hewan tidak menjadi korban dari sengketa manajemen.
Pengamat ESA Unggul Jamiluddin Ritonga kritik usulan koalisi permanen Golkar untuk Prabowo, dinilai berisiko lemahkan DPR dan checks and balances.
Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta mendorong integrasi antarmoda dan kesetaraan akses transportasi publik untuk menekan ketergantungan kendaraan pribadi.
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyampaikan belasungkawa atas kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur dan meminta pembenahan sistem keamanan perkeretaapian nasional.
Simak daftar ketua umum partai politik dengan masa jabatan terlama di Indonesia serta analisis urgensi usulan pembatasan masa jabatan ketum parpol.
Dari total sertifikat HAKI yang dibagikan kepada pelaku usaha dan inovator se-Bali, 36 sertifikat di antaranya berhasil diborong oleh perwakilan dari Klungkung.
Hasto Kristiyanto membeberkan suasana pertemuan antara Megawati Soekarnoputri dan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka yang berlangsung sangat cair.
PERTEMUAN antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri hari ini (20/3) dinilai membantah spekulasi keretakan hubungan keduanya yang sempat beredar di publik.
Pertemuan yang membahas persatuan dan semangat kebangsaan itu bertujuan untuk mempererat silaturahim menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved