Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota (Pemko) Pekanbaru terus memantau perkembangan cuaca guna mewaspadai terjadinya potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang. Pemkot Pekanbaru bakal menetapkan status siaga bencana hidrometeorologi jika intensitas hujan semakin tinggi pada musim hujan ini.
"Jika situasinya mengharuskan, kita akan tetapkan status Pekanbaru siaga bencana hidrometeorologi," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru Zarman Candra, Jumat (8/12).
Ia menjelaskan, saat ini pihaknya mulai meningkatkan pengawasan pada lokasi titik-titik rawan banjir. Pengawasan itu perlu dilakukan mengingat sejak beberapa hari terakhir Kota Pekanbaru sering diguyur hujan dengan intensitas ringan, sedang hingga lebat bahkan disertai angin kencang.
Baca juga : 3 Hari 43 Kejadian Bencana Hidrometeorologi di Wilayah Bogor, Waspada
"Dari pengawasan yang kita lakukan, sejauh ini belum ada pemukiman warga yang direndam banjir," ujarnya.
Ia mengatakan, pihaknya mengimbau kepada warga khususnya di kawasan daerah aliran sungai (DAS) untuk waspada dari genangan banjir saat hujan dengan intensitas lebat.
Baca juga : Bencana Hidrometeorologi Ancam Jawa Tengah
"Prakiraan cuaca ke depan, Riau atau khususnya Pekanbaru akan diguyur hujan intensitas sedang hingga lebat. Karena itu, warga diimbau waspada," ujarnya.
Ia mengungkapkan, saat ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pekanbaru sudah melakukan berbagai upaya untuk pencegahan banjir. Diantaranya dengan melakukan pengerukan saluran pembuangan air dan anak sungai.
"Kita akan bersiap siaga untuk melakukan penanganan di lapangan," pungkasnya. (Z-5)
Kabupaten Bekasi saat ini masih berstatus siaga darurat bencana berdasarkan Keputusan Bupati Bekasi nomor 100.3.3.2/Kep.508-BPBD/2025 yang berlaku hingga 30 April 2026.
BPBD Sulawesi Tengah mencatat sebanyak 552 unit rumah warga terdampak banjir di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, pada Jumat (3/4) sore.
Kondisi tersebut, menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap ke permukiman warga di beberapa wilayah. .
Berkaitan dengan potensi terjadinya kemarau, Asep menegaskan, BPBD masih menunggu informasi lebih lanjut dari BMKG serta BPBD Provinsi Jawa Barat.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri Joko Arianto, di Kediri, Minggu, mengemukakan BPBD secara masif memberikan informasi terkait dengan prakiraan cuaca.
Hujan deras disertai angin kencang membuat pohon tumbang dan mengalangi jalan protokol hingga sebagian jalan tergenang banjir.
BERBAGAI langkah antisipatif dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menghadapi ancaman potensi kekeringan dampak kemarau.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur mencatat selama periode 2022 hingga 2025, sekitar 92-97% kejadian bencana di Jawa Timur merupakan bencana hidrometeorologi.
BMKG peringatkan cuaca ekstrem di 7 wilayah Jawa Tengah dan ancaman banjir rob setinggi 1 meter di pesisir Pantura pada Sabtu, 25 April 2026.
BMKG peringatkan cuaca ekstrem di 22 daerah Jawa Tengah hari ini. Waspada hujan lebat, angin kencang, serta banjir rob di pesisir utara (Pantura).
MASYARAKAT di Kabupaten Bekasi diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, meski wilayah itu diprediksi mulai memasuki musim kemarau pada April hingga Juni 2026.
BENCANA hidrometeorologi masih menjadi ancaman Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved