Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Resor (Polres) Semarang, Jawa Tengah mengungkap kasus pembunuhan yang disertai mutilasi terhadap seorang wanita pekerja sebuah perusahaan di Ungaran, Kabupaten Semarang. Polisi telah menangkap Imam Sobari, 32, pelaku, yang merupakan tetangga dan mantan kekasih korban.
Kepala Polda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi dalam keterangan kepada wartawan di kantor Polres Semarang Selasa (26/7) mengatakan pelaku dapat diringkus ketika akan melarikan diri di daerah Purworejo. Kasus ini dapat segera terungkap setelah petugas melakukan penyelidikan menemukan kartu ATM korban tidak jauh potongan tubuh korban yang ditemukan warga.
Berdasarkan koordinasi dengan pihak bank, lanjut Ahmad Luthfi, identitas korban dapat diketahui dan dilanjutkan penyelidikan lebih lanjut hingga pelaku dapat ditangkap dengan cepat. "Pelaku tidak dapat mengelak dengan bukti-bukti yang ditemukan dan mengakui perbuatannya," imbuhnya.
Berdasarkan pengakuan pelaku, demikian Ahmad Luthfi, tersangka melakukan mutilasi terhadap korban di tempat kos di daerah Ungaran karena bingung setelah membunuh korban. 11 potongan tubuh korban dibuang pelaku menyebar di berbagai tempat termasuk pisau yang dipergunakan.
Antara tersangka dan korban merupakan tetangga di Kabupaten Tegal, ungkap Luthfi, dulu mereka pernah menjalin hubungan kekasih, namun tersangka menodai korban hingga dipenjara dan setelah keluar penjara kini membunuh dan memutilasi korban. yang sudah bersuami.
ersangka Imam Sobari, warga Desa Cibunar, Balapulang, Kabupaten Tegal merupakan resedivis yang baru satu tahun keluar penjara karena melakukan perkosaan terhadap korban, Kholidatunni'mah, 24, enam tahun silam. "Pelaku orang yang sadis. Dulu dia menodai korban hingga dipenjara lima tahun tapi sekarang membunuh dan memutilasi korbana menjadi hingga 11 bagian," ujar Kepala Polres Semarang Ajun Komisaris Besar Yovan Fatika.
Potongan tubuh korban pertama kali ditemukana, Minggu (24/7) di Sungai Gede, Wilayah Kalongan, Kabupaten Semarang. Setelah itu polisi menemukan potongan tubuh lainanya di lokasi berbeda. (OL-15)
Tragedi berdarah di Alam Barajo, Jambi. Indra tewas dengan 18 tusukan di depan anak balitanya. Polisi tangkap dua pelaku yang merupakan tetangga korban.
Ditjen Imigrasi tangkap WNA Amerika Serikat inisial AJP, buronan kasus pembunuhan, saat tiba di Bandara Ngurah Rai Bali berkat integrasi sistem Autogate.
Polisi ungkap kasus pembunuhan IRT di Hotel Sorake Batu Bara. Pelaku pria 61 tahun nekat mencekik korban karena emosi ajakan kencan ditolak.
Kasus pembunuhan Nus Kei memasuki babak baru. Polisi resmi kirim SPDP ke kejaksaan, dua tersangka terancam hukuman mati. Simak kronologi lengkapnya.
David Anthony Burke (D4vd) mengaku tidak bersalah atas dakwaan pembunuhan Celeste Rivas Hernandez. Jasad korban ditemukan dalam Tesla miliknya.
POLRES Metro Bekasi memburu pelaku pembunuhan terhadap perempuan pengusaha tenda hajatan, Eem, 60, di kediamannya, Kampung Utan Salak, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung.
Polda Metro Jaya ungkap motif pembunuhan AH yang jasadnya disimpan dalam freezer di Bekasi. Pelaku DS dan S nekat membunuh karena korban menolak diajak merampok majikan.
Polda Metro Jaya tangkap dua rekan kerja yang membunuh dan memutilasi AH di dalam freezer kios ayam geprek Bekasi. Motif pelaku karena korban menolak diajak merampok majikan.
Polisi masih mendalami peran dua terduga pelaku pembunuhan dan mutilasi pegawai ayam geprek di Bekasi. Jasad korban ditemukan dalam freezer.
POLDA Bali terus melakukan penyidikan terhadap kasus penculikan yang menimpa seorang warga negara asing (WNA) asal Ukraina berinisial IK (28).
Sebagian besar jenazah Palestina menunjukkan tanda penyiksaan yang jelas, termasuk lubang peluru yang ditembakkan dari jarak dekat, memar, dan tanda-tanda mutilasi.
Para arkeolog menganalisis tulang belulang 82 orang yang dikuburkan ke dalam lubang-lubang antara tahun 4300 hingga 4150 sebelum masehi (SM) di Prancis Timur Laut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved