Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DPRD Pekanbaru, Riau meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) setempat untuk menyerahkan pengelolaan sampah kepada kelurahan sebagai solusi cepat dan uji coba sementara atas kian menggunungnya sampah di ibukota Provinsi Riau tersebut.
"Karena proses lelang sampah ini akan memakan waktu karena itu kita sepakati solusi untuk menyerahkan pengangkutan sampah ke kelurahan selama sebulan. Sebagai pembiayaan ada dana APBD Pekanbaru Rp45 miliar atau sekitar Rp45 jutaan untuk setiap kelurahan dari 83 kelurahan di 9 kecamatan pada 2 zona yang bermasalah dengan sampah," kata anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Roni Pasla kepada Media Indonesia di Pekanbaru, Rabu (6/1).
Roni menjelaskan, dengan jumlah penduduk kota yang terus bertambah atau saat ini sudah mencapai sekitar 1 juta jiwa, jumlah sampah di Kota Pekanbaru setiap bulan mencapai sekitar 600 ton-800 ton. Masalah kian menggunungnya sampah dalam sepekan ini akibat berakhirnya kontrak pengungkutan sampah oleh dua perusahaan yaitu PT Godang Tua Jaya dan PT Samhana Indah pada 31 Desember 2020 lalu.
"Sampah sekarang sudah mulai banyak menggunung. Padahal kita telah ingatkan sejak November lalu soal kontrak kerja sama itu yang akan berakhir 31 Desember 2020. Tetapi entah bagaimana sikap pemerintah tetapi seperti saat ini kejadiannya sekarang," ungkap Roni.
Sejauh ini, lanjut Roni, DPRD Pekanbaru telah melakukan rapat dengan Dinas LHK. Rapat membahas solusi cepat untuk mengatasi tidak terangkutnya sampah terutama di 83 kelurahan.
Selain itu juga dilakukan evaluasi sistem lelang pengangkutan sampah oleh pihak swasta yang dinilai tidak efisien. Pasalnya pada era pemerintahan mantan Wali Kota Herman Abdullah pengelolaan sampah diserahkan kepada kelurahan dan kecamatan hingga hasilnya Kota Pekanbaru bisa meraih penghargaan Adipura selama 7 tahun berturut-turut.
"Selama ini perusahaan lelang mendapatkan kontrak sekitar Rp60 miliar setiap bulannya untuk angkut sampah. Setelah kita hitung-hitung ternyata tak sampai sebesar itu atau hanya sekitar Rp45 miliar per bulan biayanya. Logikanya sesuai pertambahan jumlah penduduk harusnya biaya bertambah kan. Tapi pada APBD Pekanbaru 2021 kita sepakati anggaran sampah harus tidak lebih dari Rp45 miliar," terang Roni. (R-1)
Edukasi kepada masyarakat menjadi fokus utama dalam strategi pencegahan. Karena, kesadaran warga adalah faktor krusial dalam mengurangi risiko karhutla.
Sebanyak dua pesawat melakukan kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di provinsi Riau. Kegiatan untuk membuat hujan buatan tersebut dilaksanakan oleh BNPB.
Karang Taruna berperan penting dalam mendukung program-program strategis pemerintah pusat, termasuk visi pembangunan nasional.
Pengungkapan kasus ini bukan sekadar keberhasilan penegakan hukum, melainkan bagian penting dari upaya menyelamatkan masyarakat dari ancaman narkoba yang kian mengkhawatirkan
SEORANG siswa berinsial MA,15, meninggal dunia akibat insiden ledakan senjata api di SMP swasta di Kabupaten Siak, Riau, Rabu (8/4). Korban sebelumnya mencoba menggunakan senjata api
Dukungan mayoritas dari 12 kabupaten/kota mengantarkan Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Rahul, sebagai calon tunggal Ketua Karang Taruna Provinsi Riau
Menurut Jumhur, tantangan lingkungan hidup di Indonesia cukup kompleks dan membutuhkan penanganan bertahap.
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Pemerintah melangkah lebih jauh dalam mewujudkan program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik.
Tempat Penampungan Sementara (TPS) di kawasan CitraRaya, Tangerang, tengah dipersiapkan untuk bertransformasi menjadi fasilitas pengelolaan sampah berbasis metode controlled landfill.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang mencatat produksi sampah di kota itu mencapai 700 ton per hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved