Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Temuan dan laporan uang palsu (upal) dari perbankan wilayah Jawa Tengah (Jateng) ke Bank Indonesia (BI) cenderung mengalami penurunan. Tren penurunan ini diperkirakan karena meningkatnya pemahaman masyarakat terkait upal. Kantor Wilayah (KW) BI Jateng membawahi kantor cabang Solo, Tegal, dan Purwokerto.
Demikian disampaikan Kepala Tim Pengelolaan Uang Rupiah BI Jateng Bambang Utomo dalam kunjungannya ke Temanggung, Jateng, Selasa (3/3/2020).
Bambang menyebut sepanjang tahun 2019 pihak BI hanya menerima temuan dan laporan upal dari perbankan sebanyak 18.234 lembar terdiri dari uang pecahan Rp100 ribuan dan Rp50 ribuan. Jumlah ini cenderung turun dari temuan dan laporan perbankan sepanjang tahun 2018 yang mencapai 21.254 lembar, juga dengan pecahan uang yang sama.
Baca Juga: BI Kaltim Sita Uang Palsu Senilai Rp94,1 Juta Sepanjang 2018
Namun selama Januari tahun 2020 terdapat temuan dan laporan dari perbankan sebanyak 734 lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribuan. Temuan ini cenderung lebih tinggi dari periode yang sama tahun 2019 lalu yang hanya di kisaran 300-an lembar. Kisaran laporan upal dari perbankan rata-rata memang antara 200 lembar hingga 300 lembar per bulan. Tren temuan dan laporan tahun ini lebih tinggi, diakui Bambang, karena
adanya pending laporan akhir tahun 2019 lalu.
"Laporan dari perbankan ini sifatnya temuan, hasil olahan. Adapun tren turun ini ada kemungkinan pemahaman dari masyarakat yang sudah lebih mengetahui tentang upal," ujar Bambang.
Di samping itu, katanya, sejumlah kasus yang ditangani pihak kepolisian terkait upal juga memberikan kontribusi sehingga pelaku tidak lagi memalsukan upal. Namun demikian, pelaporan dari perbankan berbeda dengan kasus di kepolisian. Dari perbankan sifatnya general, sehingga tidak bisa diidentifikasi sebagaimana kasus temuan upal di Kepolisian.
Baca Juga: Kejari Temanggung Musnahkan Barang Bukti Hasil Kejahatan
Ia mencontohkan kasus temuan dari kepolisian sebanyak 600 lembar upal pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribuan di daerah Rembang beberapa waktu lalu. Temuan itu tidak masuk ke laporan perbankan.
Adapun temuan dari perbankan biasanya diserap dari masyarakat dalam transaksi di teller bank. Biasanya masyarakat menyetor uang ke bank lalu ditahan teller setelah terdeteksi bahwa itu merupakan upal. Teller kemudian menindaklanjutinya dengan melapor ke BI untuk dianalisis dan diklarifikasi.
"Setelah BI mengklarifikasi dan menyatakan itu uang palsu, maka kita sampaikan ke perbankan agar hal itu disampaikan kembali ke nasabah," kata Bambang. (TS/OL-10)
Polda Metro Jaya sita 12.191 lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu dari tangan tersangka MP di Bogor. Pelaku gunakan modus dukun pengganda uang dengan alat cetak sederhana.
Polda Metro Jaya ungkap kasus peredaran uang palsu di Bogor berkedok dukun pengganda uang. Pelaku berinisial MP mencetak rupiah palsu menggunakan printer dan alat potong sederhana
Polisi tangkap dua WNA asal Liberia di Jakarta Selatan terkait penipuan 'black dollar' senilai ribuan dolar. Pelaku gunakan modus cairan pengubah kertas hitam.
Polisi tangkap dua WNA asal Liberia di Jakarta Selatan terkait penipuan 'black dollar' senilai ribuan dolar. Pelaku gunakan modus cairan pengubah kertas hitam.
Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang diterima oleh jajaran Polresta Cirebon.
Polres Klaten berhasil membongkar pencetak dan pengedar uang palsu pecahan Rp100.000, serta menangkap empat orang tersangka. Barang bukti uang palsu yang diamankan sebanyak 3.556 lembar.
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Pemprov Jateng mengintensifkan vaksinasi hewan ternak melalui program Healing untuk mengantisipasi wabah PMK jelang Idul Adha dan menjaga stok hewan kurban.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kabupaten Kendal.
Ia mengatakan kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan dan daerah dengan sistem drainase kurang baik.
Pemprov Jawa Tengah masih mengkaji penerapan PKB dan BBNKB kendaraan listrik menyusul terbitnya Permendagri No 11 Tahun 2026. Simak penjelasannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved