Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya masih menelusuri asal sabu seberat 288 kg yang berhasil diamankan di Tangerang Selatan, Banten kemarin.
Namun, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menduga barang haram tersebut berasal dari Iran.
Menurut Yusri, dugaan tersebut didapat setelah pihaknya melakukan pemetaan selama dua bulan.
"Mash kita dalami terus apakah ini jaringan internasional, tapi mapping kami awal selama satu sampai dengan dua bulan sebelum penangkapan memang barng itu akan datng dari Timur Tengah, negara Iran," ungkap Yusri di Polda Metro Jaya, Jumat (31/1).
Yusri menyebut, Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya sampai saat ini juga masih melakukan pendalaman terkait pendistribusian sabu tersebut. Pihaknya juga menelusuri bandar narkoba lain dalam kasus ini.
"Sampai dengan saat ini masih didalami terus oleh Ditnarkoba PMJ untuk para bandar-bandar yang lain. Sementara masih terus kita dalami, kita masih mapping ke mana barang tersebut akan disalurkan. Dan juga dari arah mana barng ini dibawa, masih didalami," ujar Yusri.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menggagalkan pengiriman sabu jaringan internasional seberat 288 kg pada Kamis (30/1). Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sujana menyebut pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat ihwal pengiriman narkoba dari Pelabuhan Merak ke Jakarta dengan menggunakan mobil boks.
Polisi melakukan pengejaran mobil tersebut. Saat ditangkap, terjadi aksi saling tembak antara para kurir narkoba dan petugas. Satu dari tiga tersangka dilakukan tindakan tegas terukur dan meninggal saat dilarikan ke RS Polri Kramat Jati. (OL-2)
Penangkapan bermula dari laporan masyarakat mengenai gerak-gerik mencurigakan seorang perempuan di depan sebuah rumah makan di Jalan Raya Cikalong, Desa Singkir.
Kolaborasi antara Polres Lampung Utara, Lapas Kelas IIA Kotabumi, dan Rutan Kelas IIB Kotabumi kembali membuahkan hasil dalam pemberantasan narkoba.
Jaksa mendasarkan tuntutan mati karena Fandi dianggap bersalah tidak menolak atau memeriksa muatan kapal yang ternyata berisi sabu.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Penangkapan ABK asal Medan, Sumatra Utara, Fandi Ramadhan, tidak otomatis menuntaskan perkara.
Petugas menemukan satu pucuk pistol berwarna perak yang setelah diperiksa merupakan jenis airsoft gun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved