Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi hingga awal pekan depan. Berdasarkan analisis cuaca, BMKG mengidentifikasi masih terdapat potensi peningkatan curah hujan secara signifikan di beberapa wilayah Indonesia.
Aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) yang aktif hingga beberapa hari ke depan serta adanya tiga bibit siklon tropis diprakirakan menimbulkan potensi hujan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang di sebagian wilayah Indonesia hingga 18 Maret 2024.
Adapun, beberapa wilayah yang masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat atau angin kencang pada periode tanggal hingga 19 Maret 2024 yaitu di sebagian wilayah Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jambi, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Maluku bagian selatan, dan Papua.
Baca juga : Peringatan! BMKG Tetapkan 12 Provinsi Siaga dan Waspada Cuaca Ekstrem
Selain cuaca, berdasarkan korespondensi dengan UPT Maritim, ada potensi banjir rob yang diakibatkan Fenomena Super New Moon. Wilayah-wilayah tersebut ialah pesisir Sumatra Utara (Belawan), Kepulauan Riau, Lampung, barat dan selatan Banten, utara Jawa Tengah, utara Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Merauke.
Sedangkan potensi gelombang tinggi dan banjir pesisir, atau coastal surge diakibatkan oleh gelombang alun atau swell dari bibit siklon tropis, berdasarkan pengamatan, terpantau potensi di sepanjang pesisir selatan Jawa, Bali, Lombok, Sumbawa hingga Pulau Sumba serta Pulau Sabu, Pulau Rote - Kupang.
“Untuk itu, masyarakat diimbau untuk tidak panik terkait dengan informasi bibit siklon tropis 91S, 94S dan 93P, namun tetap waspada akan kemungkinan potensi cuaca ekstrem. Masyarakat diimbau untuk terus memonitoring perkembangan peringatan dini cuaca ekstrem melalui kanal informasi BMKG,” ucap BMKG dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/3). (Ata/Z-7)
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
BMKG memprakirakan seluruh wilayah Jakarta akan diguyur hujan pada Rabu sore. Waspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan dan luapan air.
BMKG mengingatkan potensi hujan lebat disertai petir pada siang-sore hingga awal Mei 2026, di tengah suhu panas yang bisa tembus 37°C di sejumlah wilayah.
BMKG memprakirakan Jakarta akan diguyur hujan ringan pada Selasa (28/4). Simak rincian cuaca, suhu, dan kecepatan angin selengkapnya di sini.
Berdasarkan analisis curah hujan dasarian ketiga Maret 2026, sebagian besar wilayah Jawa Tengah berada pada kategori menengah hingga tinggi.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
BMKG memprediksi musim kemarau di NTB mulai April 2026 akan lebih kering dari biasanya. Simak wilayah terdampak dan imbauan resminya di sini.
Sedikitnya 75 RT dan 19 ruas jalan terdampak genangan air akibat hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta sejak Sabtu (7/3).
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan lebih kering dibanding 2025. Awal kemarau maju ke April 2026. Simak daftar wilayah terdampak di sini.
Periode 1-10 Februari 2026 atau dasarian I Februari terdapat peluang hujan dengan intensitas lebih dari 50 milimeter per dasarian sebesar 70 hingga lebih dari 90 persen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved