Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Pusat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyampaikan Indonesia akan menghadapi ancaman puncak el nino atau fenomena pemanasan Suhu Muka Laut (SML) di atas kondisi normalnya.
BMKG memprediksi beberapa wilayah di Indonesia pada bulan Agustus, September dan Oktober akan mengalami kekeringan, gagal panen bahkan juga berdampak pada kebakaran hutan dan lahan.
“Berdasarkan kondisi yang kami sampaikan, kita melihat peta di bulan Agustus, September, Oktober, ada warna cokelat. Warna cokelat ini menunjukkan zona dengan curah hujan bulanan yang rendah hingga sangat rendah, semakin gelap warnanya, maka curah hujan bisa nol atau tidak ada hujan sama sekali,” jelas Dwikorita dalam Forum Diskusi Denpasar 12 ‘Kesiapan Indonesia Dalam Menghadapi Puncak Ancaman El Nino’, Rabu (26/7).
Baca juga :
Dwikorita bahkan menyebut prediksi yang mungkin terjadi di beberapa wilayah di Indonesia pada periode Agustus dan September tidak akan mendapatkan hujan sama sekali. Beberapa daerah atau zona yang perlu diwaspadai untuk 10 hari ke depan menjelang awal Agustus, lanjut Dwikorita, ialah daerah Jawa Timur dan Nusa Tenggara.
Baca juga :
“Kami juga sudah menyiapkan sistem peringatan dini kebakaran hutan dan lahan sampai tujuh bulan ke depan. Sebetulnya selama tiga hari ke depan sampai seminggu ke depan akan kami sampaikan. Sistem peringatan dini ini kita teruskan ke provinsi atau daerah yang rawan. Kami juga melakukan audiensi disusul dengan rapat terbatas. Untuk rapat terbatas baru saja dilakukan pada 18 Juli kemarin agar presiden dapat memastikan langsung kesiapan setiap kementerian lembaga dalam mengantisipasi el nino ini,” ungkap Dwikorita.
Melihat prediksi kekeringan akibat puncak el nino tersebut, Plt Sekretaris Utama BNPB Rustian membenarkan bahwa dalam satu pekan terakhir laporan bencana yang terjadi didominasi oleh karhutla. Disusul dengan angin puting beliung dan tanah longsor.
“Perbandingan jumlah titik panas atau hotspot dalam seminggu bisa dilihat di berbagai pulau baik Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku serta Papua. Secara umum titik panas di pulau-pulau besar di Indonesia meningkat pada periode 19-25 Juli dibandingkan minggu sebelumnya, kecuali di wilayah Bali, Nusa Tenggara yang mengalami penurunan jumlah titik panas,” kata Rustian.
Berdasarkan pengalaman yang pernah terjadi sebelumnya, dampak kekeringan yang diakibatkan fenomena el nino yaitu adanya kelangkaan air, gagal panen dan karhutla. Sehingga, Rustian menyebut untuk mengantisipasi hal tersebut pihaknya telah berupaya untuk memperkuat infrastruktur monitoring dan pengawasan sampai tingkat bawah.
“Sesuai arahan presiden juga, perlu ada solusi permanen agar tidak ada yang membuka lahan dengan cara membakar. Langkah yang sudah dan sedang dilakukan BNPB untuk antisipasi dan penanggulangan karhutla yaitu melakukan apel kesiapsiagaan dan kunjungan daerah. Meminta dukungan sarana dan prasarana operasi darat dengan menghimpun dukungan logistic dan perlengkapan pemadaman darat berupa pompa 273 unit, selang 819 unit, nozzle 312 unit, konektor 312 unit, APD 750 unit dan flexible tank 39 unit ke 6 provinsi prioritas,” jelas dia.
“Kami juga tengah menyiapkan dukungan teknologi modifikasi cuaca (TMC), dukungan sarpras operasi udara serta melakukan integrasi aplikasi pemantauan karhutla,” pungkasnya. (Z-8)
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
BMKG memprakirakan seluruh wilayah Jakarta akan diguyur hujan pada Rabu sore. Waspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan dan luapan air.
BMKG mengingatkan potensi hujan lebat disertai petir pada siang-sore hingga awal Mei 2026, di tengah suhu panas yang bisa tembus 37°C di sejumlah wilayah.
BMKG memprakirakan Jakarta akan diguyur hujan ringan pada Selasa (28/4). Simak rincian cuaca, suhu, dan kecepatan angin selengkapnya di sini.
Berdasarkan analisis curah hujan dasarian ketiga Maret 2026, sebagian besar wilayah Jawa Tengah berada pada kategori menengah hingga tinggi.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
BMKG memprediksi musim kemarau di NTB mulai April 2026 akan lebih kering dari biasanya. Simak wilayah terdampak dan imbauan resminya di sini.
Sedikitnya 75 RT dan 19 ruas jalan terdampak genangan air akibat hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta sejak Sabtu (7/3).
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan lebih kering dibanding 2025. Awal kemarau maju ke April 2026. Simak daftar wilayah terdampak di sini.
Periode 1-10 Februari 2026 atau dasarian I Februari terdapat peluang hujan dengan intensitas lebih dari 50 milimeter per dasarian sebesar 70 hingga lebih dari 90 persen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved