Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Barito Pacific (BRPT) mencatatkan pendapatan bersih sebesar US$619 juta pada kuartal pertama 2024. Pendapatan itu diperoleh dari bisnis petrokimia sebesar US$472 juta, bisnis energi US$145 juta, dan bisnis lainnya US$1 juta.
Adapun posisi laba bersih konsolidasi setelah pajak dan EBITDA emiten milik Prajogo Pangestu itu sebesar US$14 juta dan US$135 juta.
Direktur Utama Barito Pacific, Agus Pangestu menyatakan kinerja keuangan perusahaan di tiga bulan pertama di 2024 menggambarkan fluktuasi yang terus terjadi di sektor petrokimia global.
Baca juga : Risiko Ekonomi Meningkat, Pemerintah Diminta Hati-Hati Kelola Anggaran
Itu kemudian diperburuk oleh meningkatnya ketegangan geopolitik, sehingga melemahkan sentimen. Untungnya, pendapatan operasional yang stabil dari segmen energi mampu mengimbangi dampak negatif tersebut.
Perusahaan tetap waspada dalam menghadapi volatilitas ini, dengan memprioritaskan kehati-hatian sambil menjaga ketahanan finansial untuk meraih peluang pertumbuhan baru.
"Pendekatan ini mendukung kami untuk mempertahankan posisi pemimpin pasar dalam jangka panjang dan profil grup yang tangguh," ujar Agus melalui keterangan tertulis.
Baca juga : Laba Bersih Q4 2023 Bank DKI Tembus Sebesar Rp1 Triliun
Meski mengawali 2024 dengan beberapa tantangan, perusahaan tetap berhasil mempertahankan neraca keuangan yang kuat, dengan rasio utang bersih terhadap ekuitas tetap stabil pada 0.73x.
Hal ini mencerminkan komitmen manajemen untuk menjaga struktur permodalan tetap tangguh dan siap untuk mendukung rencana ekspansi ke depan.
Kinerja bisnis BRPT juga terus menunjukkan hasil transformasi, di samping ketahanan struktur permodalan dalam menghadapi volatilitas global di sektor petrokimia.
Baca juga : Masuk 100 Perusahaan Besar Fortune, ABM Investama Mampu Catatkan Kinerja Positif
"Inisiatif strategis dari hilir dan diversifikasi sejalan dengan keputusan menyeluruh Barito Pacific untuk mendiversifikasi portofolio. Kami mengantisipasi bahwa profil ketahanan yang terdiversifikasi ini akan semakin berkembang dan menguat di tahun-tahun mendatang," jelas dia.
Di sektor energi, Barito Pacific telah memperkuat posisi sebagai pemain domestik terkemuka dan entitas energi yang paling terdiversifikasi, dengan kapasitas yang luas di berbagai sumber.
"Portofolio energi kami yang terdiversifikasi, yang terdiri dari aset panas bumi, angin, dan pembangkit listrik tenaga batu bara USC, memiliki peta jalan yang jelas untuk perluasan kapasitas. Kami yakin bahwa posisi strategis ini membuat kami siap untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang seiring dengan program transisi pemerintah menuju energi terbarukan," tandasnya. (Ant/Z-11)
PT Astra Agro Lestari Tbk mencatatkan kinerja positif pada kuartal I 2026 dengan pertumbuhan laba yang signifikan, didorong oleh efisiensi operasional dan pengendalian biaya.
Laba emiten properti melonjak 216,7% pada 2025, ditopang optimalisasi aset dan pendapatan berulang, serta membagikan dividen Rp2 miliar.
Bank Mandiri mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp15,4 triliun pada kuartal I 2026 atau tumbuh 16,6% secara year on year (yoy).
PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mencatatkan kinerja keuangan yang tetap resilien sepanjang 2025, didukung oleh strategi bisnis yang adaptif dan pengelolaan risiko yang prudent.
Kinerja Bank Mandiri pada awal 2026 dinilai tetap solid meski permintaan kredit secara struktural belum sepenuhnya pulih.
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatatkan penurunan volume penjualan sepanjang 2025, namun membukukan pertumbuhan laba bersih pada periode tersebut.
Prabowo resmi mulai hilirisasi Rp116 triliun dengan 13 proyek strategis. Targetnya jelas, hentikan ekspor mentah dan dorong ekonomi mandiri Indonesia.
penilaian lembaga internasional JP Morgan yang menempatkan Indonesia pada posisi atas dalam ketahanan energi mencerminkan bahwa fondasi kebijakan yang dibangun pemerintah sudah tepat.
Di Mentawai, Sumatera Barat, keberhasilan transisi energi justru ditentukan oleh perlindungan hak atas tanah masyarakat serta keterlibatan aktif warga lokal dalam pengelolaan energi.
Ketua Umum PLN Watch KRT Tohom Purba menilai proyek PLTS 100 GWp sebagai langkah strategis Indonesia hadapi krisis energi global dan konflik geopolitik.
Di salah satu stasiun pengumpul migas, Nadia Silvia menjalankan tugasnya sebagai operator di Stasiun Pengumpul Bambu Besar Pertamina EP Field Subang.
Upaya memperkuat budaya keberlanjutan terus digencarkan sektor energi melalui keterlibatan langsung sumber daya manusia sebagai agen perubahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved