Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan ada 24 perusahaan yang mencatatkan penawaran umum di seluruh instrumen. Lalu, di pipeline BEI masih ada 30 perusahaan yang mengantre untuk diproses.
Sehingga, total sebanyak 54 perusahaan atau 82% dari total target perusahaan yang melakukan penawaran umum. Seluruh instrumen tersebut seperti saham, obligasi, reksa dana exchange-traded fund (ETF) dan efek beragun aset (EBA).
Kemudian, efek beragun aset surat partisipasi EBA SP, Dana Investasi Infrastruktur Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif (Dinfra), serta Dana Investasi Real Estate (Dire), termasuk Dire syariah. Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna Setia menjelaskan pihaknya tidak akan menyebutkan nama perusahaan yang akan melakukan IPO, sebelum mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Baca juga: Investor Respons Positif Kebijakan Pandemi Jokowi
Perkiraan untuk instrumen saham saja, lanjut dia, di dalam pipeline BEI masih ada 26 perusahaan dalam proses IPO. Dari size aset perusahaan, setengah dari 26 perusahaan memiliki aset skala besar atau di atas Rp250 miliar. Kemudian, 10 perusahaan berasal dari aset skala menengah, yakni Rp50-250 miliar. Hanya 3 perusahaan antrean yang berasal dari skala aset kecil.
"Hampir sebagian besar perusahaan yang mau IPO berasal dari aset besar dan menengah," papar Nyoman seusai RUPS BEI, Selasa (29/6).
Sebanyak 8 perusahaan di antaranya akan tercatat pada Juli 2021. Hanya satu yang merupakan perusahaan teknologi atau e-commerce yang berskala besar. Terkait giant e-commerce yang akan IPO, draft peraturan multiple voting share (MVS) menjadi otoritas OJK.
Baca juga: Presiden Ingin Ekosistem Digital di RI Lebih Inklusif
BEI bekerja sama dengan OJK sebagai partner untuk berdiskusi dan merumuskan MVS ini. Perkembangan terakhir yang bisa dia sampaikan adalah rule making rule process sudah selesai.
"OJK saat ini sedang memfinalisasi. Tentu dari BEI menginginkan peraturan ini segera terbit. Dalam hal tidak ada tanggapan yang substansial dari para pemangku kepentingan," imbuh Nyoman.
Untuk perusahaan yang eligible menggunakan MVS, boleh memilih menggunakan atau tidak MVS tersebut. Tidak semua e-commerce menyatakan akan menggunakan. Apabila perusahaan memilih menggunakan MVS, meski dinyatakan di dalam anggaran dasar mereka dahulu.
Baca juga: IPO Unicorn akan Jadi Game Changer Bagi Pasar Modal Indonesia
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Laksono W Widodo mengatakan jika perusahaan teknologi atau e-commerce berkapitalisasi besar akan melakukan IPO di pasar modal Indonesia. Diharapkan, mampu menambah jumlah investor di Indonesia, baik ritel, institusi, domestik, maupun asing.
"Diharapkan rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) bisa meningkat. Sehingga, meningkatkan likuiditas market. Pembobotan Indonesia di MSCI ataupun indeks regional maupun internasional bisa naik. Targetnya hingga akhir 2021, nilai transaksi harian masih dipertahankan di Rp11 triliun," terang Laksono.
Pada 2020, rata-rata nilai transaksi harian pada November pernah mencapai Rp13,2 triliun dan Rp18,4 triliun pada 2020. Capaian itu membantu menutup tahun 2020 dengan (RNTH) sebesar Rp9,2 triliun. BEI pada 2020 secara konsolidasi membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,62 triliun, atau meningkat 4,3% dari pendapatan usaha pada 2019.(OL-11)
MSCI soroti reformasi pasar modal Indonesia. OJK klaim transparansi dan integritas meningkat, jadi sinyal kuat bagi investor global jelang review indeks 2026.
BEI terus menjalin komunikasi dengan MSCI dan investor global. Meski reformasi diakui, MSCI masih menahan kebijakan terhadap Indonesia hingga review Juni 2026.
OJK, BEI, dan KSEI tuntaskan 4 agenda reformasi pasar modal, termasuk kenaikan free float 15% dan transparansi kepemilikan saham di atas 1%.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan sebanyak 15 perusahaan saat ini berada dalam antrean (pipeline) untuk melaksanakan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering.
Prajogo Pangestu jadi sorotan setelah saham BREN masuk daftar emiten dengan kepemilikan terkonsentrasi tinggi versi BEI, ini dampaknya bagi investor.
IHSG turun 0,99% ke 7.026 pada pekan 30 Maret-2 April 2026. Kapitalisasi pasar BEI menyusut, asing catat net sell Rp33,83 triliun.
Di tengah dinamika pasar keuangan, kolaborasi antara manajer investasi dan perbankan menjadi langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap instrumen investasi yang aman.
MSCI tunda rebalancing indeks Indonesia ke Juni 2026. Simak analisis dampak potensi outflow dana asing dan urgensi reformasi struktural BEI.
Pemerintah optimistis target investasi Rp2.041 triliun di 2026 tercapai. Realisasi awal tahun sudah Rp498,8 triliun, didorong minat kuat investor global.
SusHi Tech dirancang oleh Pemerintah Metropolitan Tokyo untuk mempertemukan inovator global dengan para investor.
Di saat dunia sudah berpindah ke teknologi kecerdasan buatan (AI) real-time trading, sebagian broker ritel di Indonesia masih bertahan dengan sistem trading saham lama.
Morgan Stanley Capital International (MSCI) kembali menahan perubahan bobot saham Indonesia dalam rebalancing indeks periode Mei 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved