Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BULAN Ramadan selalu menjadi momen spesial bagi umat Muslim di seluruh dunia, termasuk mereka yang tinggal jauh dari kampung halaman. Bagi Muhammad Rizal Mahfuzo, mahasiswa S2 di University of Michigan, Ramadan di Amerika Serikat memberikan pengalaman yang unik dan penuh kehangatan. Hal itu dibagikan Rizal dalam program Kurma yang tayang di YouTube Media Indonesia.
Sebagai mahasiswa, mencari tempat berbuka puasa gratis adalah salah satu cara bertahan selama bulan Ramadan. Salah satu destinasi favorit Rizal dan teman-temannya adalah Masjid Komunitas Muslim di Ann Arbor. “Mereka menyediakan kurma dan air putih untuk berbuka. Setelah itu, kita salat magrib lalu pergi ke aula utama untuk makan bersama,” ujar Rizal.
Di masjid, sistem makan malam dilakukan secara prasmanan. Tema makanan sering kali berganti, dan pada malam tertentu, sajian khas Timur Tengah menjadi menu utama. “Ada nasi mandi, daging kambing, hummus, kussa mashi. Enak banget,” ceritanya.
Selain menikmati hidangan, suasana buka puasa ini juga menjadi ajang bersosialisasi. “Sambil makan, kita bisa saling berbicara, saling bercerita, ngobrol sana-sini, dan kenalan dengan orang baru. Pokoknya, selain dapat teman baru, dapat makanan gratis. Insya Allah dapat pahala juga ya,” tambahnya.
Seperti di Indonesia, di Ann Arbor, umat Muslim juga menjalankan salat isya dan tarawih secara berjamaah. “Sama kayak di Indonesia, di sini juga terdapat kultum. Dan untuk salat tarawih ada pilihan delapan rakaat atau 20 rakaat. Kultum biasanya dilaksanakan setelah rakaat keempat,” jelas Rizal.
Yang menarik, masjid sering mengadakan kuis bagi anak-anak dengan hadiah menarik bagi yang berani menjawabnya. Setelah delapan rakaat, sebagian jemaah pulang, sementara yang lain melanjutkan hingga 20 rakaat atau lebih. “Setelah tarawih selesai, walaupun dingin-dingin, terkadang banyak orang yang nongkrong dulu di masjid hanya untuk saling bercerita,” kata Rizal.
Selain itu, ada anak-anak yang membuka bazar kecil-kecilan. “Ada chiki-chikian, permen, minuman. Banyak yang jualan juga,” tambahnya.
Setelah itu, Rizal dan teman-temannya sering melanjutkan malam Ramadan mereka di kedai kopi khas Timur Tengah yang bernama Qahwah House. Di sana ada berbagai macam kopi dan teh khas Timur Tengah.
Hari berikutnya, Rizal dan teman-temannya mengikuti perjalanan yang disediakan kampus ke Dearborn, sebuah kota yang terkenal sebagai kampung Arab di Amerika Serikat.
Di Dearborn, nuansa Timur Tengah sangat kental. Tidak aneh jika kita melihat banyak plang bertuliskan Arab di sana. Dan juga banyak sekali warganya yang berbicara menggunakan bahasa Arab. Di Dearborn juga terdapat Museum Arab Amerika yang sangat terkenal.
Selain itu, ada banyak toko kue yang menjual berbagai hidangan manis khas Arab seperti kunafa, pistachio, hingga baklava.
Ramadan di Amerika memang berbeda dari di tanah air, tetapi kebersamaan dan kekompakan komunitas Muslim di sana membuat suasana tetap hangat dan menyenangkan. “Seru banget sih, meskipun jauh dari keluarga, tetap bisa merasakan kebersamaan dengan sesama Muslim di sini,” tutup Rizal. (H-2)
Kehadiran Masjid Nurlaila menjadi oase bagi masyarakat Dusun Naga yang selama ini beribadah dalam keterbatasan.
Seorang pengusaha rokok, Muhammad Suryo, mewujudkan nazar pribadi dengan membangun masjid di lokasi kecelakaan yang merenggut nyawa istrinya di Desa Palihan, Temon, Kabupaten Kulonprogo.
Mosaic menggelar Rapat Koordinasi Wakaf dan Sedekah Energi di Jakarta, mempertemukan pemerintah, organisasi masyarakat sipil (CSO), hingga lembaga filantropi Islam.
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, meresmikan Masjid As-Sholihin Yokohama di Jepang. Masjid ini dibangun dari wakaf 1 juta muslim lintas negara.
Pembangunan masjid darurat tersebut dilakukan sebagai respons atas kebutuhan mendesak masyarakat akan sarana ibadah di tengah situasi konflik yang berkepanjangan.
Paket bantuan natura berupa pengharum ruangan senilai Rp116.867.500 yang akan disalurkan di wilayah Jakarta sebanyak 100 masjid, dan Sumatra 50 masjid.
Pemerintah mengklaim harga barang kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri 2026 lebih stabil dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Arah kebijakan Baznas ke depan termasuk target pengumpulan zakat nasional yang ditetapkan mencapai Rp160 triliun dan Baznas pusat sebesar Rp10 triliun pada 2031.
Momentum Ramadan mendorong spektrum belanja yang lebih luas—dari kebutuhan harian hingga pengeluaran yang lebih aspiratif.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Human Initiative terus melakukan evaluasi dalam setiap pelaksanaan program.
Konsumsi makanan dengan kadar gula maupun garam tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan hidrasi dan menjadi lebih kering.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved