Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER hewan lulusan Universitas Brawijaya Nathanya Rizkiani mengingatkan untuk memastikan hewan peliharaan atau anabul (anak bulu) Anda dalam kondisi sehat sebelum dititipkan dalam jangka waktu tertentu, seperti ketika Anda mudik, di tempat penitipan hewan.
"Kita perhatikan dia itu sehat, nafsu makannya baik, tidak ada muntah atau diare, tidak sedang flu. Kemudian kita perhatikan apakah dia terlihat kurus, khawatirnya ada gejala penyakit yang kita tidak tahu," kata Nathanya, Jumat (5/4).
Nathanya juga menganjurkan hewan peliharaan juga telah menerima vaksin lengkap serta obat cacing dan kutu agar tidak menularkan penyakit maupun parasit ke hewan peliharaan lainnya.
Baca juga : Trimester Kedua Jadi Usia Kehamilan Paling Aman Bagi Ibu Hamil untuk Mudik
Kegiatan mudik ke kampung halaman selama beberapa hari membuat hewan peliharaan menjadi luput dari pengawasan dan perhatian pemiliknya.
Oleh karena itu, Nathanya menganjurkan untuk menitipkan hewan peliharaan ke tempat penitipan hewan yang dilengkapi tenaga profesional di bidangnya.
Dengan menitipkan ke penitipan hewan, terangnya, kebutuhan sehari-hari tetap dapat terpenuhi dan kondisi kesehatannya terus terpantau sepanjang waktu.
Baca juga : Ibu Hamil yang Mudik Diingatkan tidak Menahan Buang Air Kecil
Hewan peliharaan yang ditinggal sendiri di rumah dan hanya diberikan bekal untuk beberapa hari berisiko mengonsumsi makanan yang tidak higienis.
Selain itu, kondisi kesehatan dan perilaku peliharaan menjadi tidak terawasi yang berisiko dapat membahayakan dirinya sendiri.
"Kalau kita biarkan makanan yang kita tinggal lama, bisa jadi mungkin makannya melempem, dihinggapi lalat, dan sebagainya. Jadi, kita nggak bisa menjamin kebersihan makanan. Kita juga ga tau minumnya seperti apa," ucap Nathanya.
Baca juga : Ibu Hamil Diingatkan Ganti Posisi Duduk Setiap Dua Jam Sekali Saat Mudik
Saat baru dititipkan, kata Nathanya, hewan peliharaan cenderung merasa cemas dan gelisah karena berpisah dari pemiliknya sehingga membutuhkan waktu untuk beradaptasi di lingkungan baru.
"Nanti biasanya lama kelamaan apalagi kalau penitipannya lama biasanya mereka akan beradaptasi sendiri," ucap dia.
Apabila hendak mengajak hewan peliharaan dalam perjalanan mudik, pastikan hewan sudah terbiasa untuk berada di dalam kendaraan terlebih dalam jangka waktu yang panjang.
Pemilik hewan peliharaan diimbau menyiapkan tempat tidur dan tempat buang kotoran yang nyaman untuk peliharaannya. Selain itu, luangkan waktu sejenak untuk membiarkan hewan peliharaan untuk beristirahat atau sekadar berjalan-jalan di luar kendaraan.
"Jadi, jangan full di jalanan, sesekali biarkan dulu berjalan walaupun risikonya kita nggak tahu tanah itu bersih atau nggak, tapi, ya setidaknya ada waktu keluar," pungkas Nathanya. (Ant/Z-1)
Pemerintah mengklaim harga barang kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri 2026 lebih stabil dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Arah kebijakan Baznas ke depan termasuk target pengumpulan zakat nasional yang ditetapkan mencapai Rp160 triliun dan Baznas pusat sebesar Rp10 triliun pada 2031.
Momentum Ramadan mendorong spektrum belanja yang lebih luas—dari kebutuhan harian hingga pengeluaran yang lebih aspiratif.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Human Initiative terus melakukan evaluasi dalam setiap pelaksanaan program.
Konsumsi makanan dengan kadar gula maupun garam tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan hidrasi dan menjadi lebih kering.
Jakarta berhasil keluar dari narasi konvensional Lebaran yang selama ini hanya identik dengan arus keluar menuju daerah.
Program “Mudik ke Jakarta” mencatat perputaran ekonomi hingga Rp21 triliun. Pengamat menilai program ini efektif mendorong pariwisata dan UMKM saat Lebaran.
Dishub DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Lapangan Banteng selama Lebaran Betawi 2026, 10-12 April. Simak rute alternatifnya di sini.
Simak panduan ahli untuk memulihkan kondisi fisik dan finansial pascalibur Lebaran, mulai dari deteksi dini kesehatan hingga alokasi ideal arus kas.
Tingginya angka kunjungan ini mengukuhkan situs warisan budaya sebagai pilihan utama keluarga untuk berekreasi sekaligus mengedukasi diri.
DI tengah ritme kehidupan yang semakin cepat, menjaga kualitas interaksi dalam keluarga menjadi tantangan tersendiri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved