Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA kebutuhan beras di Tasikmalaya, Jawa Barat masih bertahan di angka Rp 18 ribu per kilogram dan kenaikan tersebut merangkak naik jelang Pemilihan Umum atau Pemilu 2024. Kenaikan beras di pasaran, banyak dikeluhkan para pembeli karena harganya mahal dan kualitas yang dijual tidak sesuai premium.
Sandy, 57, warga Dadaha, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya mengatakan, harga beras di pasaran jelang Pemilu 2024 merangkak naik semula kualitas medium menjadi premium ini kondisi beras tidak sesuai. Namun, kenaikan tersebut membuat para konsumen banyak yang mengeluhkan karena harganya makin mahal.
"Untuk harga beras medium biasanya dijual di pasaran Rp 12.500 per kg naik Rp 13 ribu dan sekarang ini dijual Rp 16 ribu per kg dengan kualitas premium. Akan tetapi, kualitas premium semula dijual Rp 13 ribu naik Rp 14 ribu per kg menjadi premium super Singaparna semula dijual Rp 16 ribu per kg naik Rp 17 ribu menjadi Rp 18 ribu per kg," katanya, Kamis (15/2).
Baca juga : Harga Beras belum Terkendali
Ia mengatakan, harga beras di pasaran selama ini memang berbagai macam jenis beras yang dijual tidak ada seharga Rp 13 ribu dan Rp 15 ribu per kg. Karena, semua beras telah berubah nama dengan kualitas premium Singaparna dijual seharga Rp 18 ribu dan Ciawi Rp 17 ribu. Namun, untuk beras pandanwangi yang dijual di pasaran semula Rp 14 ribu naik Rp 16 ribu menjadi Rp 19 ribu per kg.
"Kenaikan harga beras yang terjadi di pasaran menyebabkan beberapa minimarket maupun mall mengalami kelangkaan hingga barangnya kosong. Akan tetapi, beras yang dijual selama itu biasanya Rp 65 ribu per 5 kg hingga Rp 89 ribu per 5 kg tapi tempat untuk penjualannya sekarang berisi minyak goreng," ujarnya.
Sementara itu, seorang pedagang beras pasar Pancasila, Maman mengatakan, kebutuhan harga beras jelang pemilu merangkak naik dan kualitas premium semula dijual Rp 15 ribu naik Rp 16 ribu menjadi Rp 18 ribu per kg, kualitas Singaparna hingga kualitas Ciawi Rp 17 ribu per kg. Akan tetapi, kualitas lokal dijual Rp 16 ribu per kg.
Baca juga : Harga Beras Melejit, Pemkot Bandung Segera Adakan Operasi Pasar
"Kebutuhan beras memang selama ini sudah langka dan tidak ada petani melakukan panen besar. Namun, jika ada petani memiliki gabah kering giling (GKG) dan gabah kering pungut (GKP) m paling mereka disimpan karena tidak berani menjualnya karena harga beras mahal dan paling banyak dibutuhkan untuk keluarga," paparnya. (AD/Z-7)
Mengulas kembali Tragedi Trowek 1995, kecelakaan kereta api maut di Tasikmalaya akibat rem blong yang menjadi pelajaran berharga bagi keselamatan transportasi Indonesia.
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Lima pekerja bangunan di Salopa, Tasikmalaya, tersambar petir saat istirahat. Empat orang luka ringan, satu pekerja jalani perawatan intensif akibat luka bakar.
Seorang bocah di Tasikmalaya meninggal dunia setelah 25 hari dirawat akibat gigitan ular weling saat tidur. Simak kronologi lengkapnya di sini.
Sebanyak 445 jemaah haji Kloter 04 KJT asal Kota Tasikmalaya diberangkatkan Kamis (23/4) pagi setelah mengalami perubahan jadwal keberangkatan.
Iyan Yuliantini, pensiunan guru SLB di Tasikmalaya, merintis UMKM telur asin dengan melibatkan alumni SLB untuk mewujudkan kemandirian ekonomi disabilitas.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved