Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus menggencarkan pengembangan usaha Balai Ternak Kelompok Unggas di Provinsi Jawa Timur. Kali ini meluas ke wilayah Kabupaten Ngawi. Peluncuran Balai Ternak ini merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) BAZNAS RI ke-22 yang jatuh pada 17 Januari 2023.
Peluncuran Balai Ternak tersebut diselenggarakan di Dusun Watukaras, RT 05 RW 05, Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur.
Turut hadir Pimpinan BAZNAS Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, Pimpinan BAZNAS Pembina Wilayah Provinsi Jawa Timur Kolonel Caj. (Purn) Nur Chamdani, Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Imdadun Rahmat, Bupati Ngawi, Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Ngawi, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Ngawi¸ Owner PT Bintang Tama Santosa (BTS), Camat, Kepala Desa, Ketua RW, Ketua RT dan Para Tokoh Masyarakat setempat.
Target penerima manfaat dari program itu adalah masyarakat yang bersemangat untuk beternak, masuk kategori fakir atau miskin, bertekad kuat memperbaiki taraf hidup, dan secara fisik mampu bekerja keras serta record kemitraan sebelumnya. Dasar prioritas keluarga yang diintervensi modal adalah yang masuk kategori miskin dan fisabilillah.
Pada 2023, pengembangan program Balai Ternak Kelompok Unggas akan dikembangkan ke wilayah Jawa Timur, tepatnya di Kabupaten Ngawi. Pertimbangan pemilihan wilayah tersebut dikarenakan sebagai wilayah yang populasi ayam pedaging cukup banyak.
Pimpinan BAZNAS RI Saidah Sakwan mengatakan, Balai Ternak kelompok unggas BAZNAS merupakan respon atas kebutuhan percepatan mewujudkan kemandirian masyarakat miskin di pedesaan dan potensi pengembangan usaha ayam pedaging yang sangat potensial.
"Adapun target penerima manfaat dari program ini adalah masyarakat yang bersemangat untuk beternak, masuk kategori fakir atau miskin, bertekad kuat memperbaiki taraf hidup, dan secara fisik mampu bekerja keras serta record kemitraan sebelumnya. Dasar prioritas keluarga yang diintervensi modal adalah yang masuk kategori miskin dan fisabilillah," ujarnya.
Saidah menjelaskan, sebelumnya BAZNAS telah menjalankan program balai ternak kelompok unggas di wilayah Provinsi Jawa Tengah, dan kali ini berkembang ke wilayah Jawa Timur, tepatnya di Kabupaten Ngawi. Pada akhir tahun 2022 lalu, BAZNAS juga telah mengembangkan program Balai Ternak di Kabupaten Madiun.
Baca juga : Turis Asal Tiongkok Sudah Bisa Masuk Bali Mula Besok
"Kami berharap, melalui program Balai Ternak BAZNAS Kelompok Unggas ini dapat memberikan dampak ekonomi bagi para mustahik sehingga peternak bisa mandiri dan berdaya. Selain dampak ekonomi, program pemberdayaan ini kita harapkan juga dapat meningkatkan nilai sosial dan spiritual peternak mustahik," ujar Nur Chamdani.
Menurutnya, BAZNAS juga akan terus memberikan pendampingan secara teknis dalam keberlangsungan pengembangan Balai Ternak BAZNAS Kelompok Unggas di Kabupaten Ngawi.
“Pertimbangan pemilihan wilayah tersebut dikarenakan sebagai wilayah yang populasi ayam pedaging cukup banyak,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS yang telah berupaya dalam memberdayakan masyarakat Ngawi melalui program Balai Ternak Kelompok Unggas BAZNAS.
"Semoga program ini dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat Madiun sehingga mampu memberikan kesejahteraan bagi para penerima manfaat," ujarnya.
Sementara ini, jumlah peternak yang sudah terseleksi tercatat sebanyak 15 orang yang berasal dari sejumlah desa, antara lain; Desa Enggrik, Sobontoro, Majasem, Ginuk, Margomulyo, Kuniran, Tulakan, Turi, Ploso dan Desa Katikan, nantinya jumlah peternak yang dikembangkan sebanyak 30 orang.
Balai Ternak Kelompok Unggas yang dikembangkan menerapkan pola kemitraan usaha peternakan ayam ras pedaging yang dilakukan dengan pola inti plasma. Yaitu, kemitraan atau kerja sama antara peternak mitra dan perusaahan mitra, dimana peternak bertindak sebagai plasma dan perusahaan bertindak sebagai inti.
Pada pola inti plasma ini, perusahaan menyediakan sarana produksi ternak, seperti pengadaan ternak ayam umur satu hari (day old chick atau DOC), pakan, obat-obatan, bimbingan teknis dan memasarkan hasil. Sedangkan plasma menyediakan kandang dan peralatannya serta biaya operasional yang meliputi listrik, air, pemanas dan tenaga kerja. (RO/OL-7)
Gelombang protes terhadap pendanaan industri peternakan intensif menguat secara global, dengan aksi serentak yang menyasar lembaga keuangan internasional.
Gejolak harga bahan baku pakan kerap menjadi tantangan utama bagi keberlangsungan usaha peternakan di Indonesia.
Kolin merupakan nutrisi esensial yang berperan langsung dalam pengaturan suasana hati, daya pikir, dan emosi.
PEMERINTAH dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan harga sapi hidup di tingkat peternak tetap terkendali menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memperkuat pengembangan lahan pertanian di dataran tinggi indonesia yang memiliki potensi mencapai 5,51 juta hektar.
Kementan menegaskan fokus utamanya saat ini yaitu membenahi sektor hulu atau perbibitan (breeding) sebagai langkah strategis untuk menekan ketergantungan impor daging.
Selain santunan kepada keluarga korban meninggal dunia, Baznas juga memberikan bantuan kepada korban terdampak lainnya.
Melalui dana zakat, Baznas akan terus berkomitmen mendukung gagasan-gagasan dan cita-cita anak muda yang berkontribusi untuk kemajuan bangsa.
Baznas melalui tim Rumah Sehat Baznas bergerak cepat merespons kecelakaan kereta Bekasi yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line, Senin malam (27/4).
Dengan dukungan Baznas, kini Lestari secara konsisten meraup pendapatan Rp200 ribu hingga Rp500 ribu per hari, bahkan melonjak Rp10 juta pada periode Lebaran.
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI Bidang Distribusi dan Pemberdayaan Idy Muzayyad, bersama Komisi VIII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Utara.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melalui Program Lumbung Pangan di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses panen raya, dengan potensi hasil mencapai 400 ton jagung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved