Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Jawa Tengah meluas dan bertambah. Tim Satgas Pangan Polda Jateng temukan ratusan ternak terpapar PMK di berbagai daerah.
Pemantauan Media Indonesia Selasa (17/5) pemeriksaan terhadap hewan ternak di daerah di Jawa Tengah terus digencarkan, dinas pertanian di daerah dan provinsi bersama kepolisian terus melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap hewan ternak tersebut. Puluhan petugas dari dinas pertanian dan petugas setiap hari mendatangi pasar hewan dan peternak, untuk memeriksa ternak sebagai langkah mencegah dan mengatasi penyakit mulut dan kuku (PMK) yang saat ini mewabah
"Petugas kita bersama Dinas Pertanian Demsk bergerak ke desa-desa memeriksa satu persatu hewan ternak seperti sapi, kambing dan kerbau baik milik perorangan maupun peternakan untuk memastikan bebas atau tidak PMK," ujar Kepala Polres Demak Ajun Komisaris Besar Budi Adhy Buono.
Kepala Polda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi mengatakan telah menurunkan tim Satgas Pangan Polda untuk berkoordinasi dengan instsnsi terkait, melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap hewan ternak di semua daerah di Jateng. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan pemantauan itu, lanjut Ahmad Luthfi, ditemukan 237 ekor hewan ternak terindikasi terpapar PMK, sehingga perlu diambil langkah pencegahan dan penanganan cepat agar tidak semakin banyak dan meluas.
Beberapa daerah terdampak PMK, demikian Ahmad Luthfi, yakni Banjarnegara, Boyolali, Rembang, Wonosobo, Banyumas, Purbalingga, Pemalang dan Klaten. Sedangkan daerah yang mengalami suspect adalah Kota/Kabupaten Semarang, Batang dan Cilacap.
Jika sebelumnya baru puluhan ekor ternak terpapar, ungkap Ahmad Luthfi, berdasarkan pantauan tersebut jumlah hewan ternak didapati suspect sebanyak 122 ekor. "Dari 61 sampel yang dikirim ke Balai Besar Veteriner Wates diketahui 37 hewan positif PMK," tambahnya.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo secara terpisah mengatakan telah memerintahkan seluruh instansi terkait untuk melakukan langkah pencegahan dan melakukan penanganan terhadap PMK terutama di daerah yang telah positif terkonfirmasi. Selain berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menangani setisp kasus, lanjut Ganjar Pranowo, juga diperintahkan untuk mekakukan pengawasan serta pemeriksaan ketat terhadap lalulintas hewan ternak di setiap perbatasan antardaerah maupun provinsi. "Kita terus monitoring perkembangan PMK dan melakukan penanganan cepat setiap muncul kasus," kata Ganjar. (OL-15)
Kedatangan hewan-hewan ini merupakan langkah konkret importir Jawa Timur dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan pengembangan sektor pariwisata.
Baznas menilai Banyuwangi sebagai lokasi strategis untuk mengembangkan program pemberdayaan.
Kabupaten Blora dipilih sebagai lokasi pengembangan Balai Ternak karena memiliki potensi besar dalam bidang peternakan domba.
Pemilihan Trenggalek sebagai lokasi program didasarkan pada potensi lokal yang tinggi dalam pengembangan peternakan domba.
Program Balai Ternak merupakan bagian dari upaya Baznas dalam memberdayakan ekonomi mustahik melalui pengelolaan ternak secara komunal.
JELANG perayaan Idulfitri, Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pengendalian penyakit mulut dan kuku (PMK) tetap optimal di seluruh Indonesia.
Kapal ternak terbesar dunia MV Al Kuwait kirim 17.000 sapi ke Indonesia. Pakar IPB ungkap alasan ketergantungan impor dan risiko ekonomi Rp11 triliun.
Ia mengatakan pada awalnya sebanyak 21 ribu ekor sapi yang siapkan. Namun, di tengah perjalanan ada penambahan permintaan sebanyak 9.000 ekor sapi yang dikirim dari Sumbawa.
Kementan mempercepat pengembangan investasi peternakan sapi skala besar di Kalimantan Tengah dengan target populasi mencapai 200 ribu ekor dalam satu kawasan terintegrasi.
Sudaryono menegaskan harga sapi di kandang peternak saat ini terpantau masih berada di bawah batas acuan yang telah ditetapkan pemerintah.
Kontes Ternak dan Bursa Sapi Potong di Rumah Potong Hewan (RPH) Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Sapi yang dirawat dengan baik akan tumbuh menjadi besar hingga beratnya bisa mencapai 500 kilogram. Ukuran itu dapat memproduksi banyak daging.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved