Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGIN kencang disertai hujan melanda wilayah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Rabu (22/12/2021) pagi. Akibatnya, sejumlah pohon tumbang hingga mengganggu aliran listrik di wilayah tersebut.
Pantauan Media Indonesia, Rabu (22/12) sekitar pukul 06.00 WITA, angin kencang menghempas apapun di yang dilalui. Sejumlah rumah di wilayah Kelurahan Lewoleba Barat, Kecamatan Nubatukan, nyaris tertimpa ranting dan pohon yang tumbang.
Beruntung hempasan angin kencang berlangsung singkat, kurang lebih 2-3 menit, namun pasokan listrik terganggu.
Badan Metrologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Metrologi El Tari Kupang, sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini cuaca di NT, dari tanggal 20 sampai 22 Desember 2021 akan terjadi hujan deras disertai petis dan angin kencang.
"Posisi matahari saat ini berada di belahan bumi selatan (BBS), menyebabkan Indonesia pada umumnya sudah memasuki musim hujan. Potensi pembentukan awan-awan kecil mulai meningkat termasuk wilayah NTT, potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat.
Stasiun Metrologi El Tari Kupang pun mengeluarkan peringatan dini cuaca adanya potensi angin kencang pada 22 Desember 2021 untuk wilayah Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Flotim, Lembata, Alor, Belu, TTU, Malaka, TTS, Kabupaten Kupang, Kota Kupang, Rote, Sabu, Sumba Barat, Sumba Timur, Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui dampak kerusakan akibat angin kencang di seluruh wilayah Lembata.
Kepala BPBD Kabupaten Lembata, Siprianus Meru mengaku pihaknya masih melakukan pendataan dampak angin kencang hari ini. (OL-13)
Baca Juga: Longsor Kembali Terjadi di Pegunungan Meratus
Petugas mengimbau masyarakat maupun pengunjung agar tidak memasuki wilayah dalam radius dua kilometer dari pusat aktivitas gunung.
Asap kawah terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang dan ketinggian sekitar 10 hingga 100 meter dari puncak.
Meski pengetahuan tinggi, sikap menghindari orang yang hidup dengan HIV (ODHIV) juga sangat tinggi.
Petugas Pos Pengamat Gunung Lewotolok, Syawaludin, mengatakan gunung dengan ketinggian 1.423 meter di atas permukaan laut itu masih berada pada status Siaga atau Level III.
Perlindungan satwa adalah bagian tak terpisahkan dari mitigasi bencana dan keseimbangan ekosistem.
Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status aktivitas gunung tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak Minggu (18/1) pukul 11.00 Wita.
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
BMKG memprakirakan seluruh wilayah Jakarta akan diguyur hujan pada Rabu sore. Waspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan dan luapan air.
BMKG mengingatkan potensi hujan lebat disertai petir pada siang-sore hingga awal Mei 2026, di tengah suhu panas yang bisa tembus 37°C di sejumlah wilayah.
BMKG memprakirakan Jakarta akan diguyur hujan ringan pada Selasa (28/4). Simak rincian cuaca, suhu, dan kecepatan angin selengkapnya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved