Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KINERJA aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Cianjur, Jawa Barat, grafiknya terpantau turun selama diterapkannya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4. Kondisi itu disinyalir karena para ASN salah menafsirkan sistem kerja di rumah alias work from home.
Hal itu diungkapkan Bupati Cianjur Herman Suherman berdasar hasil evaluasi penerapan PPKM Level 4. Menurut Herman, penurunan kinerja itu karena sebagian ASN menganggap sistem WFH itu sama dengan libur.
"Jadi dengan WFH ini banyak yang tidak mengerti. Disangkanya WFH itu libur, padahal mereka (ASN) harus tetap bekerja tapi di rumah. Sehingga sekarang kinerja ASN itu agak menurun," terang Herman, Rabu (28/7).
Selama PPKM Level 4, sistem kerja ASN di lingkungan Pemkab Cianjur disesuaikan. Ada perangkat daerah yang mengharuskan pegawainya bekerja di rumah 100%, tapi ada juga yang bekerja di rumah 50% dan bekerja di kantor 50%.
Bagi pegawai yang tidak 100% bekerja di rumah yakni perangkat daerah esensial seperti Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dengan sistem 50% bekerja di rumah dan 50% bekerja di kantor. Lalu untuk pegawai Dinas Kesehatan atau Puskesmas, RSUD, BPBD, serta Satpol PP dan Pemadam Kebakaran 100% bekerja di kantor. Sedangkan BPR (bank perkreditan rakyat) atau LKM (lembaga keuangan mikro) 50% bekerja di rumah dan 50% bekerja di kantor.
Bagi pegawai yang melaksanakan pelayanan tertentu seperti petugas kebersihan, petugas pengangkut sampah, petugas taman, petugas pemakaman, petugas operasional terminal atau pengendali operasi DLLAJR, petugas operasional pasar, serta petugas PDAM tetap bertugas seperti biasa. Sistem kerjanya nanti akan disesuaikan dengan kebijakan masing-masing pimpinan di setiap perangkat daerah.
Bagi perangkat daerah atau BUMD yang menerapkan sistem kerja WFH 100%, tetap harus ada yang piket setiap harinya selama PPKM darurat. Ini untuk merespons seandainya ada hal-hal penting yang harus dilayani atau dilakukan. "Tapi sudah coba kita perbaiki lagi dari hasil evaluasi," tutur Herman.
Ia juga menuturkan saat ini sedang dibuat aplikasi untuk memantau kondisi kesehatan para ASN. Setiap gejala yang dialami ASN, harus cepat dilaporkan melalui aplikasi tersebut.
"Termasuk juga keluarganya. Nanti pelaporan itu akan nge-link dengan Dinas Kesehatan. Kalau misalkan ada ASN atau keluarganya yang kena (covid-19), Dinas Kesehatan segera melakukan tracing oleh puskesmas terdekat," beber Herman.
Aplikasi itu bisa jadi alat memantau untuk mementukan juga sistem penyesuaian kerja. Kalau ada yang mulai bergejala, maka disarankan melaksanakan WFH sambil melakukan isolasi mandiri.
"Tapi kalau kondisinya sehat, maka harus WFO atau tetap bekerja. Dengan sistem seperti ini mudah-mudahan kinerja ASN kembali meningkat," pungkasnya. (BK/OL-15)
SEBANYAK 2.019 aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai kementerian/lembaga resmi mengikuti seleksi komponen cadangan (komcad)
Kebijakan WFH ASN Jumat dirancang fleksibel. MenPANRB Rini Widyantini jelaskan alasan Kementerian PU tak ikut serta, dan tetap prioritaskan kualitas layanan.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mulai menerapkan kebijakan bersepeda dan bebas kendaraan bermotor bagi ASN di lingkungan Kantor Gubernur setiap hari Kamis.
Menurutnya, perilaku tidak disiplin mencederai semangat kerja tim dan menciptakan ketidakadilan di lingkungan kerja.
LAN merilis SE Nomor 6 Tahun 2026 guna memastikan pengembangan kompetensi ASN tetap berjalan optimal di tengah kebijakan efisiensi anggaran nasional.
Pemprov Jakarta memperketat izin perjalanan dinas ASN. Gubernur Pramono menegaskan hanya agenda yang berdampak langsung bagi Jakarta yang akan lolos.
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved