Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KERESAHAN petani kabupaten Sragen terkait penggunaan kartu tani untuk mengambil pupuk subsidi di pengecer kini teratasi, seiring adanya pemberitahuan dari PT Pupuk Indonesia yang membolehkan petani menebus ke pengecer melalui cara manual. Dengan membawa bukti data bahwa namanya masuk dalam sistem RDKK ( rencana difinitif kebutuhan kelompok). Pengambilan pupuk dengan kartu tani berlaku tahun depan.
Hal tersebut terungkap ketika Sekda Sragen Tatag Prabawanto memberikan penjelasan terkait pendistribusian pupuk subsidi, didampingi Kepala Dinas Pertanian Sragen,Ekarini Mumpuni Titi Lestari dan perwakilan Pupuk Indonesia di kantor Pemkab Sragen, Selasa (3/11) .
Penjelasan itu diharapkan bisa menghilangkan kegelisahan petani,pada masa pengelolaan tanaman padi MT I yang dimulai sejak Oktober lalu yang mengaku mengalami kesulitan mendapatkan pupuk subsidi, karena tidak kunjung didrop oleh pihak produsen dan juga distributor. Padahal sebagaimana penjelasan Kadinas Pertanian Sragen, Ekarini, bahwa keberadaan pupuk subsidi tidak mengalami kelangkaan, karena sisa penggunaan pupuk sampai pemakaian September lalu masih banyak. Untuk urea saja 13.597 ton.
Begitu halnya untuk pupuk subsidi ponska juga masih tersisa 11.223 ton, organik 6120 ton, ZA 6782 ton dan SP36 masih menyisakan 1631 ton.
"Dan saat ini kita masih terus mengevaluasi. Apabila ada kekurangan di suatu daerah dan ada daerah lain berlebih, tinggal direalokasi atau dipindahkan,disesuaikan dengan kebutuhan lapangan," katanya.
Dinas Pertanian Sragen, lanjut dia, terus melakukan pengawalan dan selalu koordinasi dengan bupati dan juga Sekda, agar pupuk subsidi jangan menjadi kendala petani dalam mengelola budidaya tanaman pangan.
"Sejauh ini tidak ada kelangkaan pupuk subsidi karena situasi barang sesuai yang diberikan pemerintah. Jadi bukan langka. Barang belum didrop sampai kios pupuk lengkap (KPL) karena ketika dicek masih dalam pembenihan dan belum membutuhkan pemupukan. Pasti didrop dua minggu sebelum waktunya pemupukan tanaman,bukan saat penyemaian," imbuh dia.
Pada bagian lain, pihak PT Pupuk Indonesia mengatakan, pihaknya mendapatkan yugas dari Kementan untuk mencukupi kebutuhan petani dalam mengelola musim tanam (MT) tanaman pangan. Pihaknya sudah mendapatkan ketegasan, bahwa penebusan pupuk subsidi menggunakan kartu tani baru wajib digunakan mulai tahun depan. Sugiyanto, staf perwakilan daerah penjualan dari Pupuk Indonesia mengatakan, untuk saat ini petani Sragen masih bisa menebus pupuk subsidi dengan cara manual tanpa harus menggunakan kartu tani.
"Namun saat mengambil harus bisa menunjukkan data bahwa namanya ada di RDKK," katanya.
Karena itu, petani tidak perlu gelisah mengambil pupuk atau merasa dipersulit atau seolah pupuk subsidi langka. Sebab yang terjadi memang bukan meruoakan kelangkaan, tapi masalah teknis, yakni petani belum familiar dengan sistem digital dan EDC dari bank yang ditunjuk tidak berjalan baik karena sinyal internet tidak bagus.
baca juga: Pengunjung Meningkat di Objek Wisata Kebun Stroberi Solok
"Tapi mulai tahun depan, pemerintah sudah menegaskan bahwa pengambilan pupuk subsidi harus menggunakan kartu tani," imbuh Sugiyanto.
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati juga sudah berkirim surat kepada Menteri Pertania, agar penggunaan kartu tani di Sragen sebaiknya ditunda tahun depan, karena petani belum familiar dan menganggap ribet penebusan pupuk subsidi dengan kartu yang diterbitkan BRI tersebut. (OL-3)
Penyerahan bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian di Desa Alue Awe, Lhokseumawe, Aceh.
PEMPROV Bengkulu, akan menargetkan potensi peningkatan produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 10 ribu ton per tahun dari total luasan lahan program cetak sawah pada 2026.
Pemprov Jateng siapkan mitigasi kekeringan dengan 123 juta liter air bersih dan optimalisasi 1.137 embung untuk amankan kebutuhan warga serta lahan pertanian.
Ancaman kekeringan akibat fenomena iklim global mulai terasa di Aceh, mendorong kalangan akademisi mengingatkan pentingnya strategi adaptasi bagi sektor pertanian.
Guru Besar IPB Prof Hermanu Triwidodo tawarkan solusi preemtif murah hadapi ledakan hama penggerek batang & wereng saat Godzilla El Nino 2026.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti lambatnya penanganan sawah terdampak bencana Sumatra saat meninjau langsung lokasi Kabupaten Padang Pariaman.
HARAPAN petani di Provinsi Aceh untuk meraup untung besar pada musim panen rendengan (panen utama) tahun 2026 harus terkubur dalam.
Pupuk Indonesia menyambut Perpres 113/2025 tentang tata kelola pupuk bersubsidi yang dinilai mendorong efisiensi industri.
Petani di berbagai wilayah Provinsi Aceh tengah dilanda keresahan besar pada musim tanam padi rendengan, musim tanam utama yang sangat menentukan produksi pangan tahunan
Penyelewengan pupuk bersubsidi sebanyak 665 ton sudah beroperasi sejak tahun 2020 hingga merugikan keuangan negara hingga Rp4,5 miliar.
“Kebutuhan pupuk petani mencapai sekitar 50 ton per hari, sementara pengiriman yang masuk ke kios sangat terbatas."
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved