Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DENGAN memanfaatkan teknologi terkini, tantangan yang terkait dengan kesehatan tubuh atau risiko lain dapat diatasi melalui penerapan tes genetik. Teknologi ini dianggap memiliki potensi besar untuk meningkatkan deteksi dini dan pengelolaan penyakit yang berdampak pada kualitas hidup serta efisiensi sistem kesehatan secara keseluruhan.
Pemeriksaan genetik adalah proses yang memerlukan keahlian khusus, sehingga tidak semua fasilitas kesehatan dapat menyediakannya. Melakukan tes genetik dengan segera dapat membantu mencegah potensi risiko yang dapat dicegah sejak dini.
Menurut dokter spesialis gizi Dermaster, Christopher Andrian, banyak manfaat untuk melakukan tes genetik ini antara lain memahami kebutuhan vitamin dan mineral yang spesifik untuk tubuh, mengetahui nutrisi yang sesuai, bahkan dapat membantu dalam merancang diet yang efektif untuk menurunkan berat badan, menghindari risiko serangan jantung dan diabetes.
Baca juga : Penyakit Autoimun tidak Bisa Dicegah Namun Risikonya Bisa Dikurangi
"Tes ini pun dapat mengetahui jenis dan durasi olahraga yang tepat serta waktu terbaik untuk melakukannya, memahami sensitivitas terhadap makanan seperti laktosa, gluten, alkohol, dan kafein. Selain itu, memahami proses detoksifikasi dan hormonal setiap orang," ujar Andrian dalam pernyataannya.
Pemeriksaan ini, lanjut dia, dapat mengetahui faktor risiko penyakit yang dapat terjadi di masa depan sehingga dapat mencegah penyakit tersebut timbul di kemudian hari. Dengan mengetahui faktor risiko tersebut kita dapat menjaga diri dan anak cucu tetap sehat.
Perawatan Dermagene bertujuan mendeteksi risiko penyakit bawaan yang disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. Direktur Marketing Komunikasi Dermaster Indonesia Rila Lisangan menjelaskan program tes genetik atau Dermagene untuk memberikan solusi bagi berbagai masalah kesehatan yang sering dihadapi oleh masyarakat. (Z-2)
Jeni memang tercatat sebagai pemegang gelar Puteri Indonesia Riau 2024. Namun, posisi tersebut dinilai membawa tanggung jawab besar.
Studi Herbalife mengungkap 88 persen konsumen Indonesia rutin konsumsi suplemen, namun banyak yang belum memahami dosis aman dan risiko interaksi obat.
Kenali perbedaan bakteri, virus, jamur, dan protozoa serta cara efektif memutus rantai penyebaran kuman demi menjaga kesehatan tubuh.
Menjelang Hari Buruh, laporan Indonesia Health Insights Q2 2026 mengungkap telekonsultasi mampu tangani 95 persen kasus medis dan tekan biaya kesehatan hingga 15 persen.
Sering memangku laptop? Hati-hati, kebiasaan ini bisa memicu gangguan kulit, masalah kesuburan, hingga nyeri punggung. Simak penjelasan medis dan tips aman.
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan kembali menorehkan prestasi membanggakan ditingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai Kota Unggul dalam Inovasi ibu dan anak.
Peneliti berhasil mengekstrak DNA organisme purba berusia puluhan ribu tahun. Temuan ini membuka peluang baru dalam genetika, evolusi, dan bioteknologi.
Riset terbaru memetakan 7 juta sel di 21 organ tubuh untuk mengungkap rahasia penuaan. Benarkah proses penuaan dimulai sejak usia muda dan berbeda antara pria-perempuan?
Peneliti Karolinska Institutet mengungkap kaitan genetik antara kadar kafein dalam darah dengan risiko diabetes tipe 2 dan penurunan lemak tubuh.
Profesor biologi dari Washington University di St. Louis, Jonathan Losos menjelaskan bahwa genetika bulu kucing sangat rumit karena beberapa gen dapat menimpa gen lainnya.
Gen dan DNA menyimpan kode kehidupan yang menentukan pewarisan sifat, kesehatan, hingga asal usul manusia.
Ilmuwan di Tiongkok berhasil membiakkan tikus dengan dua orang tua jantan yang dapat bertahan hidup hingga dewasa, berkat modifikasi genetik pada gen imprinting.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved