Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGINGAT banyak masyarakat yang mengunjungi tempat wisata di masa libur Lebaran, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta pengelola kawasan wisata memperhatikan potensi bencana.
"Lebih utama lagi, pengelola kawasan wisata harus benar-benar paham kondisi aspek kebencanaan di lokasi wisata yang dikelola," ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari saat dihubungi, Jumat (6/5).
"Sehingga, jalur evakuasi, sarana peringatan dini dan sirene evakuasi, tersedia di lokasi wisata," imbuhnya.
Baca juga: BMKG Identifikasi Peningkatan Curah Hujan Saat Arus Mudik
Pemerintah daerah juga perlu mengawasi dan mempersiapkan upaya mitigasi. Mulai dari struktur, hingga fisik keras, seperti penguat tebing. Berikut, vegetasi seperti vetiver untuk tempat wisata yang berada di area risiko longsor atau banjir.
"Sebelum izin dikeluarkan, audit tata ruang perlu dilakukan. Sehingga, peruntukan lahan sesuai dengan daya dukung lingkungan," pungkas Abdul.
Masyarakat pun harus melihat peta jalur mudik aman bencana. Sebenarnya, tidak hanya berguna saat mudik, namun juga saat warga menghabiskan waktu libur panjang.
Baca juga: KAI: 6-7 Mei Jadi Puncak Arus Balik dengan Kereta Api
"InaRisk personal ini meski sudah disosialisasikan sejak 2017, tetapi memang kesadaran kita untuk mengecek situasi risiko bencana ketika sedang di luar rumah, masih perlu ditingkatkan," tuturnya.
Sebelumnya, BMKG menyatakan bahwa meski berada pada musim pancaroba (Maret-Mei), namun potensi hujan intensitas tinggi masih berpeluang terjadi di selatan Jawa. Kemudian, Sumatra bagian selatan, berikut sebagian Kalimantan dan Sulawesi.(OL-11)
BERBAGAI langkah antisipatif dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menghadapi ancaman potensi kekeringan dampak kemarau.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur mencatat selama periode 2022 hingga 2025, sekitar 92-97% kejadian bencana di Jawa Timur merupakan bencana hidrometeorologi.
BMKG peringatkan cuaca ekstrem di 7 wilayah Jawa Tengah dan ancaman banjir rob setinggi 1 meter di pesisir Pantura pada Sabtu, 25 April 2026.
BMKG peringatkan cuaca ekstrem di 22 daerah Jawa Tengah hari ini. Waspada hujan lebat, angin kencang, serta banjir rob di pesisir utara (Pantura).
MASYARAKAT di Kabupaten Bekasi diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, meski wilayah itu diprediksi mulai memasuki musim kemarau pada April hingga Juni 2026.
BENCANA hidrometeorologi masih menjadi ancaman Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengingatkan potensi cuaca ekstrem masih mengintai Indonesia selama periode 3-9 April 2026. Pada masa peralihan musim atau pancaroba ini.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan, meski Indonesia mulai memasuki masa peralihan menuju musim kemarau.
BMKG Balikpapan merilis peringatan dini cuaca ekstrem di Kaltim. Potensi hujan lebat, banjir, dan longsor mengintai Balikpapan hingga Berau pada 9-11 Maret 2026.
BMKG Stasiun Maritim Tenau Kupang memprakirakan tinggi gelombang di sejumlah perairan di NTT dapat mencapai hingga 2,9 meter pada periode 8-14 Maret 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
Foto udara sejumlah truk terjebak macet saat hendak menuju Pelabuhan Merak di Gerbang Tol Merak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved