Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAH satu protokol kesehatan yang wajib dilakukan di masa pandemi covid-19 adalah menggunakan masker. Untuk mengetahui keamanan dan kualitas masker tersebut, Institut Teknologi Bandung melalui Laboratorium Kualitas Udara (LKU), Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) membuka layanan uji masker medis selama pandemi covid-19.
"Kami mencoba untuk berkontribusi pada proses standardisasi masker. Pengujian masker ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat oleh LKU FTSL ITB," ujar Kepala Laboratorium Kualitas Udara FTSL ITB, Doktor Adyati Pradini Yudison, dikutip dari laman ITB, Minggu (11/4).
Perempuan yang akrab disapa Dini itu menjelaskan, pengujian masker sudah dilakukan sejak Agustus 2020. Saat itu, muncul ide dari alumni, dan Ide tersebut kemudian diwujudkan oleh Haryo Satriyo Tomo, yang merupakan Manajer Teknis di LKU, dengan merakit alat uji dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia.
"Laboratorium Kualitas udara sudah mengajukan akreditasi untuk parameter uji masker ini, dan kami sedang menunggu hasilnya" ujarnya.
Terdapat 3 parameter pada pengujian masker di LKU ITB, yaitu uji efektifitas filtrasi bakteri (BFE) untuk mengetahui sejauh mana masker menyaring bakteri dan mikroorganisme lainnya, pengujian efektifitas filtrasi partikel (PFE) untuk mengetahui daya saring partikel, dan pengujian daya tekan (untuk mengetahui sejauh mana masker nyaman digunakan dan tidak membuat sulit bernapas).
Dia menyebut sejak dibuka pengujian masker, hampir setiap hari ada saja perusahaan yang mengajukan permintaan pengujian dari dalam negeri.
"Dengan pengujian ini, kami membantu perusahaan untuk mengetahui kualitas masker mereka. Apabila tidak sesuai dengan standar, banyak perusahaan meningkatkan kualitasnya dan melakukan pengujian kembali. Saya rasa keberadaan alat pengujian masker ini sangatlah berkontribusi pada pencegahan penyebaran Covid-19," ucapnya.
Ia menjelaskan, laboratorium kualitas udara berada di bawah naungan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB. Kehadiran laboratorium ini untuk mendukung program pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Menyadari bahwa masker menjadi hal yang penting untuk selalu digunakan selama pandemi covid-19, kata Adyati, pihaknya berusaha memberi pelayanan kepada masyarakat agar masyarakat mengetahui kualitas masker yang dipakai.
Uji mikroba
Dijelaskannya, salah satu parameter pengujian masker adalah dengan uji BFE atau pengujian daya tahan masker terhadap bakteri atau mikroba. Untuk itu, pengujian masker di ITB dilakukan dengan multidisiplin ilmu yaitu kolaborasi antara Lab Kualitas Udara dengan Laboratorium Mikrobiologi dan Teknologi Bioproses di bawah Fakultas Teknologi Industri (FTI).
Pengujian daya tahan masker terhadap mikroorganisme (bakteri) ini menggunakan biakan bakteri staphylococcus aureus. Bakteri tersebut dikembangbiakan khusus untuk keperluan pengujian. Pengujian tidak menggunakan virus sebab akan lebih rumit karena butuh sel inang agar virus dapat hidup dengan media sel hidup pula.
Doktor Made Tri Ari Penia Kresnowati, dosen di FTI menambahkan, hasil pengujian BFE dapat diketahui dari jumlah bakteri yang terdapat di cawan petri, yaitu wadah untuk melakukan penyelidikan dan perhitungan koloni bakteri. "Semakin banyak bakteri yang menempel, berarti nilai BFE kurang baik," ungkapnya.
Dia menjelaskan, salah satu masker yang memiliki kualitas baik dalam uji BFE adalah masker N95 untuk keperluan medis. “Pada dasarnya pengujian BFE ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar masker mampu menahan aerosol yang mengandung bakteri. Apakah dapat menembus masker sehingga dapat terhirup oleh pemakainya,” ujarnya.
Uji tekan
Parameter lain dalam pengujian masker adalah dengan uji beda tekan. Pada parameter ini diukur dengan menentukan perbedaan tekanan di masker. Uji daya tekan ini bisa disebut sebagai "kemampuan bernapas". Apabila daya tekan besar berarti udara tidak mudah masuk sehingga membuat pengguna masker sulit bernapas. Sementara itu, uji efisiensi filtrasi partikel (PFE) dilakukan untuk mengukur seberapa baik masker menyaring droplet atau tetesan kecil dari saluran pernapasan.
Penia juga menambahkan, bahwa pengujian masker ini banyak dilakukan kepada UMKM lokal dalam rangka mendukung ekonomi masyarakat pembuat masker dan butuh pengujian. Akan tetapi, saat ini banyak perusahaan multinasional pun melakukan pengujian di lab tersebut. Selain itu, lab ini juga pernah melakukan pengujian untuk masker dari Satgas Covid-19 yang memiliki program bagi-bagi masker. (H-2)
Jeni memang tercatat sebagai pemegang gelar Puteri Indonesia Riau 2024. Namun, posisi tersebut dinilai membawa tanggung jawab besar.
Studi Herbalife mengungkap 88 persen konsumen Indonesia rutin konsumsi suplemen, namun banyak yang belum memahami dosis aman dan risiko interaksi obat.
Kenali perbedaan bakteri, virus, jamur, dan protozoa serta cara efektif memutus rantai penyebaran kuman demi menjaga kesehatan tubuh.
Menjelang Hari Buruh, laporan Indonesia Health Insights Q2 2026 mengungkap telekonsultasi mampu tangani 95 persen kasus medis dan tekan biaya kesehatan hingga 15 persen.
Sering memangku laptop? Hati-hati, kebiasaan ini bisa memicu gangguan kulit, masalah kesuburan, hingga nyeri punggung. Simak penjelasan medis dan tips aman.
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan kembali menorehkan prestasi membanggakan ditingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai Kota Unggul dalam Inovasi ibu dan anak.
ITB terus memperluas jejaring internasional sebagai bagian dari strategi peningkatan reputasi global dan penguatan posisi menuju target World University Ranking 150.
Peneliti ITB Deni Suwardhi menekankan pentingnya teknologi visualisasi 3D dan BIM untuk dokumentasi serta rekonstruksi cagar budaya yang akurat.
ITB naik ke peringkat 351-400 Asia pada The Asia University Rankings 2026. Raih skor tertinggi di Indonesia untuk kategori Research Environment dan Industry.
Institut Teknologi Bandung (ITB) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Prasetiya Mulya dalam penyelenggaraan Program Sarjana-Magister Terintegrasi (PSMT).
Sidang Terbuka Wisuda Kedua Tahun Akademik (TA) 2025/2026 ITB yang digelar di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga) pada Jumat–Sabtu (17–18/4), menghadirkan lebih dari sekadar perayaan akademik.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, menegaskan bahwa pihaknya menyikapi serius terkait viralnya video HMT-ITB yang lecehkan perempuan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved