Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SELEBRITAS Hesti Purwadinata mengungkap alasan di balik keputusannya merintis bisnis parfum berlabel Hipnoza. Menurutnya, bisnis di kategori kecantikan tersebut masih memiliki peluang yang besar di pasar Indonesia.
"Kenapa parfum? Mungkin ini kuenya lagi mulai banyak hadir di Indonesia terutama untuk parfum lokal," kata Hesti saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (9/2).
Mulanya, Hesti sempat terpikirkan untuk merintis bisnis skincare. Namun, dia mengurungkan niat mengingat saat ini sudah banyak pemain skincare di pasar Indonesia, terutama dari kalangan selebritas.
Baca juga: Brand Parfum Lokal Catatkan Penjualan yang Semakin Tinggi di 2023
"Tapi, ini (bisnis parfum) lebih seksi juga, menurut aku. Peluang bisnisnya di situ lagi seksi-seksinya untuk bisnis parfum ini. Apalagi di Indonesia yang bermain parfum, khususnya mungkin publik figur atau artis, itu masih belum terlalu banyak," kata dia.
Hesti bercerita dirinya sudah mencoba beberapa bisnis di kategori lain seperti makanan dan minuman (F&B). Namun, untuk bisnis parfum dalam cakupan yang luas, ini menjadi debut pertama baginya.
Dia mengaku, butuh waktu berbulan-bulan untuk mempertimbangkan terjun ke bisnis parfum. Bahkan, setelah masuk proses ke riset dan pengembangan produk pun, menurut Hesti, dia membutuhkan waktu hampir satu tahun untuk meracik aroma yang diinginkan. Hal ini juga menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi Hesti.
Hesti merupakan pecinta parfum dan mengoleksi banyak parfum di rumahnya, mulai dari harga murah hingga mahal. Oleh sebab itu, parfum yang diluncurkan kali ini dapat dikatakan representasi dari aroma yang disukai olehnya.
Melalui bisnis parfum yang dirintisnya, Hesti mengaku dirinya mendapatkan banyak pelajaran yang berharga mulai dari penentuan desain produk hingga detail-detail lainnya.
Dia juga terbantu berkat kerja sama tim yang sudah lebih memahami dari sisi perencanaan bisnis.
Menurut dia, suami serta anggota keluarga lainnya menjadi orang-orang terdekat yang dimintai pendapat soal ketepatan aroma yang diracik pada produk parfumnya. Teman-teman sesama artis, termasuk Ayu Ting Ting, juga turut mendukung bisnis parfum yang dirintis Hesti.
Di samping itu, dia menegaskan bahwa bisnis parfum yang dilakoninya ini bukan sekadar hobi melainkan untuk investasi masa depan. Hesti juga mengaku saat ini masih nyaman untuk berkarier di dunia hiburan.
"Aku masih nyaman kalau di dunia entertainment, masih nyaman banget. Kalau di dunia bisnis kan ini baru merintis. Jadi kita lihat saja, we'll see saja," pungkas Hesti. (Ant/OL-1)
PENGELOLA jaringan minuman dan makanan, PT PWN berhasil memangkas kerugian hingga 74 persen berkat strategi efisiensi operasional dan diversifikasi lini bisnis non-ritel.
Gangguan sistem atau downtime menjadi ancaman serius bagi produktivitas perusahaan. Simak solusi infrastruktur IT dari PT Nusa Network Prakarsa.
Kualitas pendidikan bisnis menjadi faktor penentu daya saing nasional. Standar global bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.
Bersama istrinya, Kak Ciwid, Pakde Prayogo membangun HIQWEEN sebagai solusi masalah flek hitam.
Jika geocoding tradisional sering kali hanya menempatkan pin di tengah bangunan atau jalan utama, inovasi ini memungkinkan pengguna menentukan titik presisi hingga ke pintu masuk gedung.
Pertama, Rezky telah meresmikan lapangan padelnya di kawasan Bintaro. Terbaru, ia baru saja membuka Monarch Padel Club di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, pada Sabtu, (14/2).
Tim Moneyfesteam ITB raih Juara 1 L’Oréal Brandstorm 2026 lewat inovasi Azzaro Quintessence. Siap wakili Indonesia di final internasional Paris.
Ivan menyampaikan Serenity Floral merupakan perpanjangan dari karakter brand Mandjha yang elegan dan penuh makna.
Area leher, yang memiliki kulit cenderung tipis dan merupakan lokasi kelenjar tiroid, dinilai rentan terhadap paparan bahan kimia dalam parfum yang berpotensi mengganggu sistem hormon.
Di tengah gaya hidup yang semakin dinamis, fungsi wewangian mulai bergeser dari sekadar pelengkap penampilan menjadi bagian dari ekspresi personal.
Tren fragrance elitism menunjukkan bahwa konsumen tidak lagi hanya mencari wangi yang enak, melainkan makna emosional dan nilai personal dari sebotol parfum.
EUROGRAGANCE, perusahaan multinasional asal Spanyol yang memproduksi bahan wewangian (fragrance), meresmikan Pusat Kreatif pertama di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved