Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama PT Timah Tbk (TINS) Achmad Ardianto mendorong perbaikan ekosistem pertambangan timah untuk keberhasilan hilirisasi mineral mentah.
Menurutnya, kondisi pertambangan timah di Indonesia sudah tidak sehat. Tepatnya, sejak timah tidak lagi menjadi bahan strategis. Sehingga, banyak pihak yang bisa melakukan usaha di bidang pertimahan. Dampaknya pun marak terjadi akibat penambangan tanpa izin (illegal mining).
"Sejak 2003, kondisi pertimahan Indonesia belum stabil karena implikasi perubahan status timah menjadi nonstrategis. Ekosistem penambangan timah ini harus dibenahi agar lebih sehat," kata Achmad di Gedung Sopo Del Tower, Jakarta, Kamis (23/2).
Baca juga: Presiden Bantah Hilirisasi Hanya Untungkan Asing
Pemerintah dan aparat keamanan harus tegas menindak penambang ilegal untuk menyehatkan ekosistem sektor komoditas tersebut, agar tidak banyak pihak yang dirugikan. Berdasarkan data Kementerian ESDM, terdapat 2.741 lokasi pertambangan tanpa izin sepanjang 2022, yang berasal dari komoditas batu bara, logam dan nonlogam.
Achmad menilai sektor hulu yang sehat juga harus disiapkan dengan responsible mining atau praktik pertambangan yang bertanggung jawab. Dalam hal ini, untuk memastikan keberlangsungan di hilir berjalan baik. Itu ditunjukkan dengan surat izin penambangan, kelengkapan administrasi dan kompetensi teknis.
"Kami terus menyiapkan ekspansi untuk meningkatkan hubungan dengan strategic partner. Tujuannya meningkatkan volume, sehingga kita bisa menyerap timah murni di dalam negeri untuk menghasilkan produk hilir," paparnya.
Baca juga: Aturan Baru DHE bisa Tambah Cadev hingga US$50 Miliar
Sejak 2010, PT Timah Industri telah memproduksi tin chemical untuk pembuatan pipa konstruksi, plastik polivinil klorida atau PVC transparan. Lalu pada 2015, perusahaan memproduksi tin solder untuk digunakan di industri elektronik dan otomotif.
Achmad kemudian menyinggung rencana pemerintah terkait pelarangan ekspor timah pada Juni 2023. Seharusnya, lanjut dia, larangan ekspor dilakukan secara bertahap, dengan memerhatikan pengembangan industri hilir timah.
"Keberhasilan hilirisasi ini juga dilihat dari sejauh mana skenario pemerintah itu berjalan. Kalau pemerintah mengharapkan sudden stop (secara tiba-tiba), tentu sangat berat. Tapi, apabila dilakukan bertahap, itu opsi yang tepat," tukas Achmad.(OL-11)
GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendampingi Presiden Prabowo Subianto melaksanakan peletakan batu pertama (groundbreaking) 13 proyek hilirisasi nasional fase II.
PRESIDEN Prabowo Subianto secara resmi mencanangkan 13 proyek besar hilirisasi nasional tahap kedua.
Bahlil Lahadalia menegaskan hilirisasi menjadi kunci utama untuk menghentikan ketergantungan Indonesia terhadap ekspor bahan mentah untuk mendorong ketahanan energi nasional.
Prabowo resmi mulai hilirisasi Rp116 triliun dengan 13 proyek strategis. Targetnya jelas, hentikan ekspor mentah dan dorong ekonomi mandiri Indonesia.
Data terbaru menunjukkan bahwa sektor hilirisasi menjadi kontributor signifikan dengan nilai investasi mencapai Rp147,5 triliun.
Dengan mengelola lebih dari 40 persen total luas perkebunan sawit nasional, petani tidak lagi cukup hanya berperan sebagai produsen bahan baku. Mereka perlu didorong untuk naik kelas.
Langkah penjajakan investasi tersebut dianggap amat penting, karena Indonesia disebut berkontribusi sekitar 18% terhadap pasokan timah dunia.
PT Timah Tbk resmi mengumumkan peluang kerja sama kemitraan tambang yang terbuka bagi para mitra potensial khusunya penambangan di laut dengan Kapal Isap Produksi.
DALAM upaya memperkuat transparansi dan keterbukaan informasi kepada publik serta para pemegang saham, PT Timah Tbk menggelar Public Expose Insidentil secara daring pada Rabu (15/10).
Dalam upaya memperkuat transparansi dan keterbukaan informasi kepada publik serta para pemegang saham, PT Timah Tbk menggelar Public Expose Insidentil secara daring pada Rabu (15/10).
Pemerintah melalui Kejaksaan Agung baru-baru ini menyerahkan sejumlah aset rampasan negara senilai sekitar Rp6-7 triliun, termasuk enam smelter timah
KPK merasa puas dengan keputusan hakim memberikan pidana denda dan pengganti kepada Antonius, yang dinilai sesuai dengan harapan jaksa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved