Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SUKU bunga kredit (SBK) perbankan sampai saat ini telah mengalami tren penurunan di semua jenis penggunaan kredit bahkan SBK Investasi dan SBK Modal Kerja dikatakan telah mencapai single digit.
Hal ini terlihat dari SBK Modal Kerja yang telah turun 88 bps menjadi 8,88%, SBK Investasi turun 102 bps menjadi 9,21%dan SBK Konsumsi turun 65 bps menjadi 10,97%. Sementara itu, SBK pada semua segmen kredit juga dikatakan telah berada pada single digit yaitu Ritel 8,85%, Korporasi 8,74%, KPR 8,61%, Non KPR 8,36%, dan Mikro 7,22%.
Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Anto Prabowo mengatakan, saat ini perbankan dihadapkan oleh potensi kerugian yang cukup besar dari restrukturisasi kredit yang mencapai Rp971 triliun, penurunan pendapatan karena penurunan kredit dan kenaikan biaya DPK (Dana Pihak Ketiga), ditambah dengan kewajiban pembentukan pencadangan telah menggerus laba bank hingga mencapai lebih dari 30% dibanding tahun sebelumnya.
Menurutnya, penurunan suku bunga secara masif untuk mendorong kenaikan demand juga bukan merupakan keputusan yang bijak di tengah kondisi yang masih belum menentu.
"OJK sebagai regulator harus melihat masing-masing kondisi bank dengan supervisory approach. Sehingga tidak bisa digebyah uyah, karena harus menjaga keseimbangan dengan beban restrukturisasi yang memang harus dilakukan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan. Ini merupakan bagian peran makroprudensial yang dilakukan oleh OJK," ungkapnya kepada Media Indonesia, Kamis (11/3).
Secara umum, menurut Anto, SBDK (Suku Bunga Dasar Kredit) telah mengalami penurunan secara bertahap per masing-masing segmen. Namun demikian, kecepatan penurunan per masng-masing bank akan sangat dipengaruhi oleh karakteristik penyaluran kredit dari masing-masing bank atau dikenal dengan idiosyncratic atau firm-specific risk.
"Perbedaan strategi bisnis setiap bank inilah yang perlu dilihat dan dibandingkan, melihat SBDK rate secara keseluruhan," kata Anto.
Baca juga : Petani Bawang Putih Lokal Minta Pasar Bantu Serap Hasil Panen
Perlu diketahui, baru-baru ini, Bank Indonesia merilis asesmen Transmisi Suku Bunga Kebijakan kepada Suku Bunga Dasar Kredit Perbankan yang menyoroti rigiditas respon SBDK terhadap penurunan suku bunga kebijakan (BI7DRR) yang telah diturunkan 9 (sembilan) kali atau 2,25% sejak Juni 2019.
Jika dicermati, sejak BI7DRR diluncurkan sebagai suku bunga acuan pada Agustus 2016, BI telah menurunkan suku bunga acuan 1,50%, sedangkan suku bunga riil kredit dari data OJK telah menunjukkan penurunan yang lebih tinggi dengan rentang 2,53 - 2,77%.
Hal ini menunjukkan bahwa komitmen perbankan untuk terus menurunkan suku bunga menjadi single digit menjadi terealisasi. Terlebih saat suku bunga acuan naik menjadi 6% di November 2018 yang diikuti kenaikan suku bunga simpanan, perbankan tidak ikut menaikan suku bunga kreditnya.
"SBDK yang merupakan indikator besaran suku bunga kredit yang akan dikenakan kepada nasabah saat mengajukan kredit kepada bank sejatinya telah diatur oleh OJK melalui POJK tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank. Perbankan juga diminta untuk melakukan updating pelaporan dan publikasi SBDK untuk dijadikan acuan bagi nasabah saat mengajukan kredit," ujar Anto.
"Tentunya, besaran SBDK tiap bank berbeda-beda tergantung dari biaya ditanggung serta margin yang ingin di terima Bank. Penetapan SBDK juga dipengaruhi oleh potensi risiko yang dihadapi oleh bank dalam melakukan penyaluran kredit," pungkasnya. (OL-2)
Satgas PASTI Otoritas Jasa Keuangan menghentikan 951 pinjol ilegal dan 2 investasi bodong selama Januari-Maret 2026. Simak modus terbaru dan total dana yang diselamatkan.
Upaya memperluas literasi dan inklusi pasar modal di Indonesia terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah, regulator, dan pelaku industri.
Program tersebut juga diharapkan semakin mempercepat akses keuangan dan semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Jumlah rekening pelajar di Indonesia tembus 59 juta dengan dana Rp30,31 triliun. OJK ungkap tren meningkat dan faktor pendorongnya di 2026.
MSCI soroti reformasi pasar modal Indonesia. OJK klaim transparansi dan integritas meningkat, jadi sinyal kuat bagi investor global jelang review indeks 2026.
Dorongan untuk memperdalam instrumen investasi di pasar modal Indonesia kian menguat seiring kebutuhan akan produk yang lebih beragam dan adaptif terhadap dinamika pasar global.
Insentif diberikan kepada bank atas komitmennya dalam menyalurkan kredit/pembiayaan kepada sektor tertentu (lending channel).
PENURUNAN suku bunga kredit perbankan tercatat masih berjalan lambat setelah suku bunga acuan (BI-Rate) dipangkas sebesar 100 basis poin (bps) sejak September 2024.
SWID catat lonjakan penjualan 270% di Q2 2025, dorong stabilitas baru. Fokus pada recurring income & diversifikasi perkuat fondasi jangka panjang.
Rencana kebijakan anyar mengenai DHE SDA telah dikaji dan dibahas dengan matang oleh pemerintah bersama Bank Indonesia.
BUNGA kredit perbankan semestinya tak mengacu pada tingkat bunga acuan Bank Indonesia maupun bunga simpanan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Bank Indonesia menahan suku bunga acuan di level 6,00%, Waketum Kadin Bidang Energi Minyak dan Gas Bobby Gafur Umar mengatakan hal tersebut sudah diperkirakan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved