Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Belakangan ini kepopuleran artificial intelligence atau kecerdasan buatan (AI) semakin menanjak di masyarakat. Berbagai perusahaan teknologi juga berlomba-lomba menghadirkan inovasi mereka dengan membuat aplikasi menggunakan kecerdasan buatan.
Saat ini, aplikasi yang menghadirkan fitur dengan teknologi AI mumpuni bagi masyarakat umum semakin banyak bermunculan. Mulai yang hanya menghadirkan fitur hiburan, kebutuhan pendidikan, hingga untuk membantu menghadirkan berbagai kebutuhan manusia di banyak aspek lainnya.
Jika penasaran ingin menjajal kecanggihan teknologi AI, ini lima aplikasi berbasis teknologi AI yang bisa Anda coba gunakan.
Baca juga: Italia Ultimatum Pengembang ChatGPT Hingga Akhir April
1. DataBot
DataBot adalah aplikasi berteknologi AI yang bekerja layaknya asisten pribadi. Untuk kegiatan sehari-hari, DataBot dapat membantu mengingatkan jadwal rutin, menyusun jadwal belanja, hingga menghibur dengan membacakan horoskop, membuat lelucon, dan memutarkan lagu-lagu yang sesuai dengan suasana hati penggunanya. Aplikasi ini dapat menjadi opsi selain aplikasi sistem populer seperti Google Assistant. Aplikasi ini dikembangkan oleh perusahaan Robobot asal Italia.
2. Socratic
Socratic adalah aplikasi buatan Google yang telah dirilis sejak tahun 2020. Aplikasi bermuatan edukasi ini dilengkapi dengan teknologi AI yang dapat mengidentifikasi berbagai soal dan materi pelajaran. Penggunanya hanya perlu mengetik atau mengunggah foto dari soal yang ingin mereka pelajari.
Sistem Socratic akan secara otomatis akan mencari berbagai referensi penyelesaian masalah atau cara menemukan jawaban dari soal yang diunggah. Referensinya akan muncul dalam berbagai bentuk, seperti gambar, teks, hingga video. Dari referensi tersebut, siswa akan memiliki banyak opsi untuk bisa memahami dan mendapatkan informasi terkait yang dibutuhkan.
Baca juga: ChatGPT, Bukti AI semakin Mendominasi
3. Replika
Aplikasi buatan perusahaan asal AS, Luka Inc ini didesain untuk menghadirkan sahabat virtual yang memahami karakteristik penggunanya dengan sangat baik. Replika akan bekerja sebagai seorang teman yang bisa mendengarkan curahan hati.
Sosok sahabat virtual yang diciptakan itu kemudian akan memberikan respon atas cerita yang diungkapkan. Mereka juga akan merekam setiap informasi yang dibagi oleh pengguna. Dengan begitu, sistem AI yang terdapat di dalamnya akan bisa memberikan respon yang sesuai dengan permasalahan dan karakteristik penggunanya.
4. ChatGPT
ChatGPT menjadi sangat terkenal berkat kemampuannya menghasilkan karya tulis berkualitas tinggi. Mulai dari puisi, prosa, teks pidato, artikel berita, hingga tulisan ilmiah untuk kebutuhan pendidikan seperti skripsi. Pengguna hanya perlu memasukkan kata kunci dan tema yang diinginkan untuk membangun tulisan tersebut. Hasilnya, teks yang muncul sangat rapih dan mendetail, layaknya hasil tulisan manusia bukan komputer.
ChatGPT juga dapat menjawab berbagai pertanyaan yang diberikan dengan sangat dinamis. Seperti ada manusia di balim komputer yang secara langsung menjawab dan membantu menyelesaikan masalah.
5. Lensa AI
Lensa AI merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Primsa Labs, sebuah perusahaan rintisan yang berkantor pusat di California, Amerika Serikat. Lensa AI dapat digunakan oleh pengguna Apple dan Android. Lensa AI menjadi sangat populer setelah banyak pesohor mengunggah swafoto mereka yang telah melalui proses modifikasi otomatis menjadi berbagai karakter dengan berbagai tema, seperti kosmik, anime, dan peri.
Nah, itu dia lima rekomendasi aplikasi berbasis teknologi AI yang bisa digunakan untuk Anda yang penasaran menjajal kecanggihan AI yang mudah dan berguna untuk kegiatan sehari-hari.
(Z-9)
Peneliti dari IMT School Lucca mengungkap bagaimana kepribadian dan pengalaman hidup membentuk mimpi. Temukan alasan mengapa mimpi terasa nyata atau aneh.
Dicoding kembali menggelar ajang tahunan bergengsi, Dicoding Developer Conference (DDC) 2026.
Rokid resmi merilis kacamata pintar berbasis AI di Indonesia. Perangkat wearable ini tawarkan asisten digital real-time dan layar micro-OLED canggih.
Google resmi meluncurkan fitur Personal Intelligence untuk Gemini di Indonesia. Hubungkan Gmail dan Google Photos dengan aman untuk asisten AI yang lebih cerdas.
Teknologi AI kini memperkuat layanan dialisis atau cuci darah dengan analisis data real-time untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien penyakit ginjal kronis.
BINUS University mengukuhkan Prof. Rindang Widuri sebagai Guru Besar. Ia memperkenalkan konsep Audit 5.0 yang memadukan kecerdasan buatan dan nurani manusia.
BytePlus menggelar BytePlus Indonesia AI Day 2026 pada 16 April 2026 di Jakarta dengan mengusung tema Unleash Frontier AI Capabilities.
Layanan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern yang menginginkan kemudahan tanpa mengorbankan keamanan
SNS tahun ini resmi memulai program uji coba truk listrik (Electric Vehicle/EV) guna melengkapi armada operasional untuk pengiriman barang dari depo menuju ritel.
KOMPETENSI digital merupakan salah satu yang krusial untuk terus ditingkatkan di kalangan pelajar. Hal tersebut harus dilakukan lewat berbagai pelatihan dan edukasi.
Virtuenet memperkenalkan sejumlah sistem teknologi untuk mengatasi permasalahan tersebut, teknologi yang membawa rangkaian solusi digital terintegrasi.
Ia mencontohkan, permainan tradisional maupun aktivitas fisik lainnya dapat menjadi pilihan untuk mengalihkan perhatian anak dari penggunaan gawai secara berlebihan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved