Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MAKAN siang dan minum susu gratis dinilai bukan merupakan solusi untuk mempersiapkan anak-anak untuk menyambut Indonesia Emas 2045. Karena seharusnya pendidikan menjadi investasi negara kepada rakyat.
Ketua Bidang Hubungan Sayap dan Badan DPP Partai NasDem, Ivanhoe Semen mengaku heran dengan adanya program makan siang dan susu gratis sebagai bentuk investasi negara.
“Bagi saya pendidikan itulah yang merupakan investasi negara bagi bangsa bagi rakyatnya,” katanya lewat keterangan yang diterima, Kamis (1/2)
Baca juga : Pemanfaatan Data dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan Nasional Harus Konsisten
Caleg Dapil V DKI Jakarta itu menerangkan, dengan pendidikan yang berkualitas setiap anak bangsa mampu berkompetisi bukan hanya di nasional tapi level internasional. Dengan pendidikan, seseorang tidak hanya bisa memperbaiki nasibnya, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
“Bentuk investasi kita jadi bukan makan siang dan susu gratis itu, masyarakat dinina bobokan masyarakat dibuat nerima saja gitu. Justru kita harus membeli kailnya bukan ikannya dengan kita memberi kailnya mereka dapat memperbaiki nasib mereka nasib keluarga mereka dan nasib bangsa kita,” terang Ivanhoe.
Mengutip Nelson Mandela, Ivanhoe mengungkapkan, pendidikan merupakan senjata yang paling ampuh untuk mengubah dunia. Untuk itu masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan agar akses pendidikan bisa dirasakan seluruh masyarakat Indonesia.
Baca juga : Pembelajaran Berbasis Tantangan Cetak Generasi Muda yang Tangguh
“Persoalan pendidikan di Indonesia ini sangat kompleks mulai dari bantuan-bantuan pemerintah yang tidak tepat sasaran karena pendataan yang sangat amburadul, sehingga putra putri yang memilih kemampuan dan pintar tidak bisa melanjutkan pendidikan karena bantuan tidak tepat sasaran,” bebernya.
Jika ingin mewujudkan Indonesia Emas 2045, Ivanhoe mengingatkan, negara harus bisa memberikan pendidikan yang berkualitas kepada seluruh anak-anak bangsa. Sehingga mereka mampu berkompetisi dengan apapun.
“Jadi bagi saya pendidikan adalah nomor satu. Itulah bentuk investasi negara sesungguhnya kepada rakyatnya dan kepada bangsa ini,” pungkasnya. (P-3)
Sejarah makan siang di Indonesia sendiri adalah cerminan perjalanan sosial, ekonomi, dan budaya yang selalu berubah.
Buku ini bukan hanya kumpulan resep, melainkan potret kehidupan harian masyarakat Indonesia dari sudut pandang kuliner.
Promo spesial Buy 3 Get 1 Free yang ditawarkan Holiday Inn Bandung Pasteur, menjadikannya pilihan sempurna untuk makan siang bersama keluarga dan sahabat.
Jadwal Makan Siang Diet Sehat dan Efektif. Raih berat ideal! Jadwal makan siang diet sehat, efektif, dan lezat. Menu praktis, nutrisi seimbang, energi sepanjang hari.
Jim Ratcliffe telah meneken kebijakan hanya menyediakan menu makanan sup dan sandwich bagi seluruh pemain kecuali pemain di skuad utama Manchester United.
Ketua Umum NasDem Surya Paloh mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam agenda makan siang Bersama Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (12/2).
Mendikdasmen menegaskan komitmennya dalam menjaga pelaksanaan TKA agar tetap kredibel, transparan, dan berintegritas di seluruh wilayah Indonesia.
WIC Jakarta sukses gelar Konferensi Biennial WCI ke-17. Fokus pada pemberdayaan perempuan, pendidikan, dan pelestarian warisan budaya di era transformasi.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk mengatasi kendala tersebut agar tidak terjadi di tahun berikutnya.
Dalam konteks ini, pendidikan vokasi seharusnya menjadi solusi strategis. Namun untuk memahami bagaimana seharusnya vokasi berfungsi, kita perlu melihat praktik terbaik global.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan komitmennya melakukan perbaikan besar-besaran sektor pendidikan, mulai dari renovasi fisik sekolah hingga penguatan kualitas pembelajaran.
President University mengukuhkan tiga Guru Besar baru: Prof. Anton Wachidin, Prof. Erwin Sitompul, dan Prof. Jhanghiz Syahrivar untuk perkuat riset nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved