Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH meminta masyarakat tidak membesar-besarkan kebijakan memberikan bantuan oksigen kepada India yang dilakukan awal Mei 2021. Menurut Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Polhukam Mahfud MD, selain angka penularan dan kematian di India tinggi, kondisi penularan di Indonesia saat itu memang rendah.
“Pada waktu itu kan kita bantunya awal Mei, ketika tingkat kesembuhan di tempat kita hampir selalu lebih tinggi daripada yang terinfeksi sehingga pada saat itu oksigen sangat banyak lalu India sedang sangat parah dan Indonesia membantu, Itu biasa saja," katanya dalam keterangan pers secara online, hari ini.
Hal tersebut dikatakan Mahfud menanggapi sorotan masyarakat akibat pemberian bantuan ke India tersebut. Apalagi kondisi di dalam negeri tengah terjadi krisis oksigen untuk pasien Covid-19.
Mahfud menilai memberi bantuan ke negara yang tengah mengalami kesulitan merupakan sesuatu yang lumrah. Apalagi selama ini Indonesia memiliki rekam sejarah hubungan yang baik dengan India. “Karena Indonesia pun sering dapat bantuan, di dalam dunia Internasional itu biasa," katanya.
Baca juga: Singapura Serahkan Bantuan untuk Indonesia Perangi Covid-19
Menurut Mahfud, tidak hanya India, Indonesia juga pernah membantu Jepang hingga Australia saat kebakaran hutan. “Indonesia juga sering dibantu, dalam situasi covid ini kita dapat bantu. Nah ketika sekarang Indonesia saat keadaan seperti ini, sekarang ini sedang mengalami ekponensial terinfeksi juga beberapa negara juga sudah menawarkan dan memberikan bantuan. Itu biasa saja negara-negara yang bersahabat," ungkapnya.
Bahkan, tambah Mahfud, di saat kondisi Indonesia saat ini sedang mengalami peningkatan kasus, beberapa negara pun sudah memberikan bantuan. Karena itu, dirinya meminta masyarakat tidak memperhitungkannya.
“Jangan hanya menghitung, mereka butuh dan kita dibantu. Kita saat membantu dulu Indonesia tidak alami eksplonensial seperti sekarang ini. Dan sekarang beberapa negara sudah menawarkan bantuan juga dan sudah ada masuk ke kita tabung oksigen," pungkasnya. (OL-4)
Ibu kota India, New Delhi, mencatatkan suhu tertinggi 42,8 derajat Celsius pada Sabtu (25/4).
HMD Global bersiap meluncurkan HMD Vibe 2 5G pada Mei. Smartphone ini diprediksi hadir dengan harga terjangkau dan fitur 5G untuk segmen entry-level.
Pertemuan dilakukan antara API dengan India ITME Society di Bandung. Tujuannya untuk mengatasi kendala peningkatan produktifitas tekstil dan garmen.
Sembilan polisi di India dijatuhi hukuman mati setelah terbukti menyiksa ayah dan anak hingga tewas di dalam tahanan. Kasus ini membongkar sisi gelap brutalitas polisi.
Peradangan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, termasuk jantung.
Strategi ekspansi yang akan dilakukan kedua belah pihak yakni pengembangan way-side amenities (fasilitas peristirahatan) sebanyak 500 gerai dalam 5 tahun ke depan.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan periode 2019-2024, Mahfud MD berpendapat, posisi Indonesia semestinya berempati terhadap Iran.
Mahfud mengatakan posisi Polri saat ini merupakan hasil reformasi 1998.
Mahfud menyebut, dalam praktiknya Kompolnas kerap bertindak layaknya juru bicara Polri dan hanya menjalankan tugas secara formalitas.
Menurut Mahfud, dalam beberapa waktu terakhir, DPR cenderung menunjuk calon hakim konstitusi secara internal tanpa proses seleksi terbuka.
Kegagalan di masyarakat jauh lebih fatal dibanding kegagalan akademik.
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menanggapi kasus dugaan korupsi kuota haji yang menjerat mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved