Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI I DPR telah membentuk Panitia Kerja (Panja) peremajaan alat utama sistem pertahanan (alutsista) sebagai upaya dan dukungan kepada pemerintah untuk melakukan peremajaan alutsista.
Agar proses perejamaan alutsista tersebut berjalan terukur dan efektif, Komisi I DPR RI meminta pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertahanan (Kemenhan) untuk menyusun 'road map' peremajaan alutsista yang jelas.
"Yang dibutuhkan adalah road map yang jelas soal peremajaan alutsista. Agar kita bisa mengetahui kebtuuhan sistem alutsista hingga beberapa puluh tahun ke depan sehingga bisa diseleraskan dengan rencana pembelian atau peremajaan alutsista itu sendiri," ujar Anggota Komisi I dari Fraksi Partai Demokrat Rizki Aulia Natakusumah saat dihubungi dari Jakarta, Minggu (2/4).
Karena itu, Rizky melanjutkan pasca masa reses DPR berakhir, Komisi I akan segera menjadwalkan pertemuan dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto guna membahas peremajaan alutsista yang dibutuhkan.
DPR akan mendegar pemaparan dari pemerintah terkait alutsista yang dibutuhkan untuk menjaga wilayah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesi (NKRI).
"Nanti setelah reses kita akan sama-sama dengr paparan dari pemerintah yang diwakili oleh Menhan," ungkap Rizki.
Rizki melanjutkan, proses pemeliharaan alutsista yang sudah ada juga tidak kalah penting untuk dibahas. DPR juga ingin melihat bagaimana kesiapan dan ketersediaan alutsista yang dimiliki oleh negara.
"Karena ini berkaitan dengan pertahanan kita jadi kesiapan alutsista memang harus diutamakan," paparnya.
Terkait anggaran pertahanan, di tahun ini pemerintah menganggarkan anggaran senilai Rp 22 triliun. Jumlah ini hanya 16,5% dari total anggaran Kemenhan sehingga belum bisa disebut ideal untuk bisa memenuhi kebutuhan pertahanan termasuk untuk memenuhi kesejahteraan para prajurit.
"Di satu sisi kita sebagai manusia mengerti karena anggarannya kan minim. Perlu banyak yang diurus termasuk dengan kesejahteraan prajurit juga harus bisa ditunjang terkait dengan biaya operasional dan sebagainya," ungkapnya.
Terkait isu adanya mafia pengadaan alutsista, Rizki berharap Kemenhan mampu menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran terkait pengadaan alutsista. Alutsista adalah aspek yang paling sensitif untuk menunjang dan menjaga martabat negara.
"Kemenhan selaku pengguna anggaran terbesar di kementerian Pak Jokowi harus bisa akuntabel dalam mengendalikan dan memegang anggaran tersebut," paparnya. (Uta/OL-09)
Kemenhan pastikan perlindungan prajurit TNI di Libanon melalui sistem komando PBB, dengan langkah mitigasi intensif di tengah eskalasi keamanan.
Adanya keselarasan momentum antara rencana pengalihan pengelolaan TMPNU dan agenda legislasi yang sedang disusun lembaganya.
Selain menyediakan sumur bor untuk kebutuhan harian, pemerintah juga memasang mesin penjernih air berteknologi RO.
Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan (Kemwnhan) bergerak cepat menangani krisis air bersih di lokasi bencana Sumatra Utara.
Empat Unit Kendaraan Operasional Diserahkan kepada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia Guna Percepatan Bantuan di Wilayah Terdampak Bencana.
Mabes TNI menyerahkan sepenuhnya keputusan pembelian jet tempur J-10 buatan China kepada Kementerian Pertahanan.
Pemerintah perlu fokus pada pekerjaan rumah internal, seperti modernisasi alutsista serta membuat perencanaan pertahanan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Malaysia sukses uji terbang drone ANKA-THS di Labuan. Aset MALE buatan Turki ini disiapkan untuk memperkuat pengawasan strategis di wilayah Laut China Selatan.
KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali menyebut kapal induk Giuseppe Garibaldi buatan Italia ditargetkan tiba di Indonesia sebelum HUT TNI 5 Oktober 2026.
Anggaran pertahanan APBN 2026 mencapai Rp337 triliun. Pengamat menilai belanja alutsista harus memperkuat industri pertahanan nasional, bukan sekadar impor senjata.
CO-Founder Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, mengatakan, kemandirian industri pertahanan merupakan salah satu pilar kedaulatan negara.
Sebanyak 133.000 personel TNI dan 1.047 alat utama sistem senjata (alutsista) akan dikerahkan dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI di Lapangan Silang Monas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved