Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH secara prinsip menyetujui adanya revisi Undang-Undang nomor 32 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengungkapkan revisi ini dimaksudkan untuk memperbaiki kinerja lembaga antirasywah itu pada masa-masa mendatang.
“Secara prinsip perlu perbaikan-perbaikan. Apalagi dalam 17 tahun ini sudah banyak terjadi perubahan,” katanya di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (10/9).
Baca juga: Ini Sembilan Permintaan Tokoh Papua kepada Jokowi
Menurut Kalla, pemerintah akan mengirimkan surat ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI terkait dengan posisi tersebut.
“Rencananya Presiden akan mengirim surat ke DPR. Mungkin hari ini,” ungkapnya.
Kalla menyebutkan, pemerintah dan juga masyarakat tentu sangat mengapreasiasi KPK dalam memberantas korupsi di Indonesia. Namun, tambah Kalla, kinerja KPK ini juga perlu dievaluasi agar semakin kuat pada masa mendatang.
“Contohnya struktur KPK yang sudah ditetapkan Mahkamah Konstitusi (MK). Kita tentu harus menyesuaikan,” ujarnya.
Kalla menjamin, revisi UU ini tidak akan mengebiri kinerja KPK. Pemerintah juga tidak akan mengurangi wewenang KPK dalam memberantas korupsi.
“Apanya yang dikebiri? Kita hanya berharap KPK tetap sesuai aturan perundangan yang berlaku,” tegasnya. (OL-6)
PEMUDA Katolik merespons dua kali konferensi pers yang disampaikan oleh Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Indonesia Jusuf Kalla, yakni pada Sabtu, 18 April 2026, dan Selasa, 21 April 2026.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka merespons pernyataan Jusuf Kalla terkait peran politiknya bagi Jokowi. Gibran sebut JK sebagai idola dan mentor
PRESIDEN ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi buka suara terkait pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla soal jasanya mengantarkan Jokowi menjadi presiden.
Polemik ijazah Jokowi kembali mencuat setelah disorot Jusuf Kalla. Pengamat menilai masalah ini seharusnya bisa diselesaikan dengan transparansi dan kepastian hukum.
WAKIL Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, buka suara terkait nasihatnya kepada Mantan Presiden Joko Widodo terkait kasus ijazah palsu.
WAKIL Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, menegaskan bahwa materi ceramahnya di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) hanya berfokus pada isu perdamaian, bukan penistaan agama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved