Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LEGENDA hidup tenis Indonesia Yayuk Basuki menyayangkan kinerja Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemepora) serta Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI), yang terlambat dalam mengklarifikasi teguran WADA yang membuat LADI dinilai tidak patuh dalam menjalankan program uji doping, dan berakibat keluarnya sanksi dari WADA.
Atas kejadian tersebut, sejumlah sanksi yang didapat Indonesia adalah tidak berhak menjadi tuan rumah tingkat regional, benua, dan dunia, hingga larangan mengibarkan bendera kebangsaan selain di ajang sekelas Olimpiade.
Yayuk mengatakan berdasarkan informasi yang dia dapatkan, sejatinya WADA telah memberikan peringatan kepada Kemenpora dan LADI terkait permasalahan ini sejak Oktober 2019, namun berbulan-bulan berlalu tak ada keseriusan yang dilakukan Kemenpora dan LADI untuk menyelesaikan permasalahan itu.
"Kalau saya melihatnya pemerintah kita yang mana dalam hal ini Kemenpora dan LADI yang berafiliasi dengan Kemenpora, mereka engga serius menangani ini," tutur Yayuk saat dihubungi, Kamis (21/10).
"Berdasarkan informasi yang saya dapat, waktu itu Kemenpora itu sendiri sudah dihubungkan langsung direcet melalui Zoom dengan WADA. Nah itu kan sebenernya mereka sudah tahu itu per Oktober tahun lalu, dan itu sudah diingatkan selalu oleh WADA bahwa ini harus dipenuhi kekurangan-kekurangannya," tutur Yayuk.
Yayuk menyayangkan Kemenpora dan LADI saat itu tidak langsung bergerak cepat untuk memenuhi kebutuhan sampel anti-doping dan menyelesaikan permasalahan, malah menunda-nunda dengan alasan pandemi dan berakibat dijatuhkan sanksi.
"Itu kan sebetulnya sudah diingatkan dari tahun lalu, jadikan sebenarnya Kemenpora ini sudah tahu, tapi kok itu tidak langsung ditindaklanjuti. Bahkan pada saat itu WADA mengapresiasi Indonesia karena mereka yakin Indonesia dapat memenuhi itu (sample anti-doping)," terangnya.
Juara Asian Games 1998 itu memahami bahawa LADI sempat berganti-ganti kepengurusan padah tahun 2021 yang menyebabkan keterlambatan penyelesaian permasalahan ini. Namun dari situ lah Yayuk menilai Kemenpora tidak serius untuk menyelesaikan permasalahan dengan WADA.
"Pengurus baru LADI itu mereka katanya baru 3 bulan dilantik. Lah lalu selama 10 bulan ini ngapain aja, Kan berarti itukan terjadi tarik-ulur siapa yang akan ditaruh dikepungurusan itu jadi buang waktu gitu loh," sebutnya.
"Saya paham mungkin Menpora banyak kerjaan yang perlu diurus, tapi anak buahnya kemana, disitu kan ada Sekertaris Menteri, ada Deputi Bidang Prestasi, itu pada ke mana, lalu selama berbulan-bulan ini ngapain aja," sambungnya.
"Jadi menurut saya itu, gak serius Kemenpora ini. Begitu dijatuhkan sanksi baru deh bentuk tim akselerasi dan investigasi, " ucapnya
Dengan sanksi yang sudah dijatuhkan WADA, Yayuk hanya bisa berharap tim akselerasi dan investigasi dapat bekerja dengan baik dengan harapan dapat meringankan sanksi yang diberikan WADA.
"Nah saran saya si cuma satu, kemarin apapun itu yg sudah dibentuk, tim akselerasi dan investigasinya dapat bekerja dengan baik. Menanyakan apakah memungkinkan sanksi ini bisa berubah, barangkali kita bisaa melakukan pendakatan agar ada keringanan," ucap Yayuk.
"Tapi ya jangan berharap banyak, mohon maaf hukum internasional tidak seperti hukum di kita yang bisa diringankan dengan pendekatan," tukasnya. (Rif/OL-09)
Tim Uber Indonesia akan menghadapi Denmark di babak perempat final Uber Cup 2026. Simak analisis kekuatan dan jadwal pertandingan selengkapnya.
Menurutnya, kondisi sekarang membuat penggemar bulu tangkis harus realistis dalam beberapa tahun ke depan karena regenerasi tidak bisa instan.
Jonatan Christie yang turun di partai pertama menyerah 19-21, 14-21 dari Christo Popov, disusul kekalahan Alwi Farhan dari Alex Lanier.
Tim bulu tangkis putra Indonesia mencatat sejarah kelam setelah tersingkir dari fase grup Piala Thomas 2026 usai kalah 1-4 dari Prancis di Horsens.
Tim Uber Indonesia berhasil mengalahkan Australia dengan skor telak 3-0. Ester Nurumi Tri Wardoyo menjadi penentu kemenangan skuad Merah Putih.
LANGKAH tim Thomas Indonesia pada laga kedua penyisihan Grup C di Forum Horsens, Denmark, Minggu (26/4), masih berjalan sengit.
PB Akuatik Indonesia terpaksa memulangkan 12 atlet pelatnas Asian Games 2026 ke klub masing-masing akibat keterbatasan anggaran dari Kemenpora.
KEMENTERIAN Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memangkas 191 Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) menjadi hanya empat aturan utama.
Menpora menegaskan pentingnya peran Lembaga Pengelola Usaha Keolahragaan sebagai pengelola aset kementerian.
Pelantikan ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk melakukan pembenahan internal melalui rotasi jabatan.
Terdapat tiga kategori lomba di ajang Malang Half Marathon, yaitu Half Marathon (21K), 10K, dan 5K, dengan rute yang dirancang memiliki titik start dan finish berbeda.
Kemenpora mengambil sikap tegas terhadap oknum pelatih berinisial HB yang diduga melakukan pelecehan seksual dan kekerasan fisik di lingkungan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved