Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PAMERAN wisata tahunan terbesar di Indonesia, Bali and Beyond Travel Fair (BBTF), kembali hadir untuk edisi ke-10 di Bali International Convention Centre (BICC), Nusa Dua, 12-14 Juni 2024.
BBTF menyambut para pemangku kepentingan, pakar industri, profesional pariwisata, dan pecinta wisata dari seluruh dunia. Momen inipun tak ketinggalan dimanfaatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar.
Bersama Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Denpasar, Pemkot Denpasar menggandeng stakeholder pariwisata di event internasional itu.
Baca juga : Astindo Travel Fair 2023 Tawarkan Promo Tiket Pesawat dan Paket Wisata
Tahun ini, BBTF mencatat partisipasi luar biasa dari 45 negara sebagai pembeli, dan penjual dari delapan negara, termasuk Indonesia.
Acara ini menjadi bukti nyata daya tarik Indonesia sebagai destinasi wisata global dan komitmen BBTF menghubungkan industri pariwisata.
“Jadi tepat kehadiran Kota Denpasar menggandeng stakeholder pariwisata membuka booth mempromosikan pariwisata Kota Denpasar,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar Ni Luh Putu Riyastiti di BICC, Bali.
Baca juga : Melalui ITB di Jerman, DKI Jakarta Promosikan Wisata Leisure
Bertema Exploring and Experiencing Sense of Indonesia's Beauty, BBTF 2024 bertujuan memperkuat posisi Indonesia jadi destinasi wisata utama.
Pameran ini menyoroti berbagai objek wisata dan atraksi menarik di Indonesia, mempromosikan pariwisata berkelanjutan, dan mendorong kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk memajukan industri pariwisata nasional. Termasuk Bali, lebih khusus lagi Kota Denpasar.
Ketua BPPD Kota Denpasar Ida Bagus Gede Sidharta Putra (Gusde) mengatakan BBTF menampilkan berbagai destinasi wisata Indonesia agar peserta mengetahui budaya, alam, dan objek wisata setiap daerah.
Baca juga : Kunjungan Wisatawan Nusantara Tertinggi Selama 5 Tahun Terakhir
Misalnya, Kota Denpasar yang membuka booth di Hall 2 BICC menampilkan berbagai potensi wisata di Kota Denpasar.
“Kami hadir di BBTF 2024 agar potensi Kota Denpasar makin dikenal dan banyak wisatawan berkunjung ke Kota Denpasar teristimewa di Sanur yang menjadi pusat wisata Kota Denpasar,” ujar Gusde.
Kadek Pariani, anggota BPBD Denpasar, mengatakan Denpasar memiliki banyak destinasi, mulai dari wisata bawah laut, wisata bahari, atraksi wisata, hingga dukungan infrastruktur seperti convention center dan international hospital untuk menyokong roda pariwisata Bali.
Baca juga : Setelah Palembang, Pemprov DKI Jakarta Berlanjut Gelar JTF 2023 di Surabaya
Dia menjelaskan tahun ini BPBD Kota Denpasar menghadirkan booth yang sesuai ciri khas Kota Denpasar, seperti tari baris, jukung, dan sunrise.
"Karena tari baris sudah terdapat pada logo pariwisata Kota Denpasar, kita coba bawa elemen lain. Kita juga berterima kasih kepada CV Asia’s Treasure dan tim yang membantu pengerjaan booth dengan mengambil ikon jukung yang sangat bagus dan profesional,” ujar Kadek Pariani.
Direktur CV Asia's Treasure Wira senang bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kota Denpasar dan BPPD Denpasar yang mendukung ide kreatif.
"Saya senang mengerjakan booth ini lantaran menggunakan konsep eco friendly dan sustainable dengan mengemas bahan organik dan sentuhan modern," pungkas Wira. (H-2)
Program Mudik ke Jakarta yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendapat respons positif dan dinilai memberi dampak nyata bagi para mitra selama periode Lebaran 2026
KBRI Warsawa sukses gelar FamTrip 2026 untuk tour operator Polandia guna promosikan destinasi Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta sebagai pasar potensial Eropa.
Meningkatnya minat masyarakat Indonesia untuk berlibur ke Australia mendorong hadirnya pameran wisata yang menawarkan beragam kemudahan, promo menarik, dan inspirasi perjalanan.
PT Pelangi Hotel Internasional (PHI Group) memborong dua penghargaan sekaligus dalam ajang bergengsi Grand Honors 2026.
Dewan Pakar Pariwisata Taufan Rahmadi menekankan pentingnya destinasi alternatif di Labuan Bajo untuk cegah overtourism dan menjaga ekosistem Komodo.
FHTB 2026 hadir kembali di BNDCC Bali pada 28-30 April 2026. Menampilkan 200+ perusahaan global, kompetisi kuliner, dan tren pariwisata berkelanjutan.
Pameran ini bertujuan untuk memperlihatkan bagaimana titik awal pergerakan kebangsaan dimulai dari Kota Bandung
Di tengah dinamika dan ketidakpastian industri, kolaborasi dengan mitra global menjadi faktor krusial dalam memperkuat daya saing industri garmen dan tekstil.
ARCH:ID kembali hadir sebagai salah satu agenda paling dinantikan oleh pelaku industri arsitektur, interior hingga material bangunan di Indonesia.
Seluruh karya diseleksi melalui proses kuratorial yang cermat oleh dewan juri yang terdiri dari Wiyu Wahono (kolektor seni), Heri Pemad (Founder ArtJog) dan Angga Aditya (CEO Grey Art Gallery).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved