Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KENAIKAN harga beras menjadi pemicu inflasi hingga 0,003% di Jawa Tengah pada Agustus. Padahal beberapa jenis barang mampu menahan laju inflasi seperti turunnya harga telur, bawang, angkutan udara, daging ayam ras, dan tarif kendaraan roda empat daring.
"Betul pemicu inflasi selama Agustus lalu ialah kenaikan harga beras. Akibat kemarau, pasokan beras berkurang," kata Kepala BPS Jawa Tengah Dadang Hardiwan, Sabtu (2/9/2023).
Meskipun demikian, inflasi di masing-masing daerah berbeda. Kota Tegal, lanjutnya, merupakan pemasok inflasi tertinggi dengan 0,06%, Kota Cilacap 0,04%, Kota Surakarta 0,03%, Kota Kudus dan Kota Semarang masing-masing 0,02%, serta Kota Purwokerto 0,01%.
Baca juga: Kebakaran Hutan Gunung Sumbing Belum Berhasil Dipadamkan
Namun inflasi terjadi akibat dipicu kenaikan harga beras, ungkap Dadang Hardiwan, dapat tertahan karena turunnya beberapa jenis yakni telur, bawang, angkutan udara, daging ayam ras, dan tarif kendaraan roda empat daring.
Jika dibandingkan tahun sebelumnya, menurut Dadang Hardiwan, inflasi tahun kalender hingga Agustus 2023 di angka 1,57%. Padahal di Agustus 2022 mencapai 3,29%.
Berdasarkan pantauan Media Indonesia kenaikan harga beras terus terjadi. Bahkan beras premium di beberapa pasar tradisional di pantura Jawa Tengah mencapai Rp15.000 per kilogram. Sedangkan rata-rata sejak akhir Agustus hingga awal September ini harga beras naik Rp500 hingga Rp1.500 per kilogram.
Baca juga: Puncak Perayaan Yaqowiyu Jatinom Sebar Kue Apem 8 Ton
"Harga beras terus naik. Sebenarnya stok di pedagang masih cukup hingga 2-3 bulan ke depan, tetapi pasokan dari petani turun akibat kemarau ini," kata Martani, pedagang di Pasar Grosir Beras Dargo, Kota Semarang.
Hal serupa juga diungkapkan Rahayu, 45, pedagang beras di Pasar Grogolan, Kota Pekalongan. Kenaikan harga harga beras terjadi sejak Juli lalu dan hampir setiap pekan naik, karena di beberapa daerah tidak ada panen serta petani memilih menyimpan gabahnya. "Di penggilingan padi harga juga sudah naik," imbuhnya.
Ketua Kelompok Tani Minteng, Demak Nur Chabib, mengaku anggotanya saat ini memilih menyimpan gabah untuk kebutuhan sendiri daripada menjual. Ini karena lama kemarau tidak dapat diprediksi. "Kami tidak dapat menanam karena sungai dan saluran air irigasi mengering," ujarnya. (Z-2)
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Pemprov Jateng mengintensifkan vaksinasi hewan ternak melalui program Healing untuk mengantisipasi wabah PMK jelang Idul Adha dan menjaga stok hewan kurban.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kabupaten Kendal.
Ia mengatakan kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan dan daerah dengan sistem drainase kurang baik.
Pemprov Jawa Tengah masih mengkaji penerapan PKB dan BBNKB kendaraan listrik menyusul terbitnya Permendagri No 11 Tahun 2026. Simak penjelasannya.
Selain cabai rawit merah, harga cabai merah besar berada di kisaran Rp48.750 per kilogram dan cabai merah keriting Rp46.750 per kilogram.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menilai dampak fenomena super El Nino terhadap sektor di luar pertanian relatif terbatas.
PENELITI Center of Reform on Economics (CoRE) Eliza Mardian mengingatkan bahwa fenomena super El Nino menjadi risiko serius bagi sistem pangan nasional.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan pemerintah terus mengantisipasi dampak fluktuasi harga bahan baku plastik terhadap harga pangan pokok, khususnya beras dan gula.
Ketegangan geopolitik global yang dipicu konflik di Timur Tengah terus mempertebal kekhawatiran dunia terhadap stabilitas pangan.
Program stabilisasi harga beras tetap berjalan tanpa kenaikan harga, meskipun terjadi tekanan biaya akibat isu kelangkaan bahan baku plastik untuk kemasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved