Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WORKSHOP Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia 2022 kali ini menyambangi Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Cianjur merupakan lokasi ke-34 dari 35 tempat penyelenggaraan workshop program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) tersebut di tanah air.
Workshop yang diselenggarakan di Hotel Gino Ferucci Cianjur (22/9/) itu dihadiri langsung Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno.
Baca juga : Menparekraf Dorong Pelaku Ekraf Sumedang Berinovasi dan Buka Lapangan Kerja
Kata Kreatif 2022 adalah program unggulan Kemenparekraf untuk membentuk ekosistem ekonomi kreatif. Pemkab Cianjur sudah mengikuti uji petik dan terpilih subsektor kuliner, kriya, dan fotografi sebagai subsektor unggulan.
”Inovasi, adaptasi, dan korlaborasi untuk menghadapi inflasi, dan membangkitkan ekonomi kreatif,” kata Mas Menteri, sapaan Sandiaga Uno dalam keterangan pers, Senin (26/9).
Mas Menteri menerangkan, pelatihan dan penguatan ekosistem ekraf yang sudah dipilih Kabupaten Cianjur yaitu kuliner, kriya, dan fotografi.
Baca juga : Visa Bantu Pelaku UMKM Perempuan di Tasikmalaya untuk Go Digital dan Go Global
Oleh karena itu, Kemenparekraf memberikan pelatihan, pendampigan pemasaran, dan pengelolaan keuangan, sehingga pelaku usaha bisa berkembang. Tidak kalah penting, mereka tahan guncangan dan potensi ancaman seperti inflasi resesi.
”Tidak hanya menghitung jumlah wisatawan yang datang banyak-banyakan, tapi pariwisata era baru juga kita tingkatan kualitas kunjungan, sehingga dampak ke ekonomi lokal membuka lapangan kerja. Lama mereka tinggalnya lebih panjang dan lebih memperhatikan kelestarian lingkungan," jelas Mas Menteri.
Destinasi wisata budaya Megalitikum Situs Gunung Padang akan menjadi tujuan utama di Jawa Barat dengan bantuan pemerintah pusat, Kemenparekraf berkolaborasi dengan Pemprov Jabar dan Pemkab Cianjur.
Baca juga : Sandiaga Uno Minta Pelaku Ekraf Pangkajene Terus Berinovasi dan Berkarya
Untuk diketahui, Kabupaten Cianjur memiliki industri kerajinan keramik dan batik. Sedangkan Subsektor kuliner yang populer antara lain Kue Mochi dan Tauco. Subsektor fotografi di Kabupaten Cianjur memiliki potensi yang tidak kalah besar.
Di Cianjur cukup banyak pelaku ekraf di bidang usaha fotografi dan videografi. Potensi besar ini jika dikembangkan melalui inovasi serta kreativitas, serta didukung oleh pemasaran berbasis teknologi yang dapat menjangkau lebih banyak orang, akan sangat mendorong perekonomian daerah dan dapat membuka banyak lapangan kerja.
Workshop tersebut diikuti sebanyak 70 pelaku ekraf yang berasal dari subsektor kriya dan kuliner.
Baca juga : Pentingnya Branding UMKM untuk Tingkatkan Awarness, Pemasaran, dan Penjualan
Untuk dapat mengikuti workshop, pelaku usaha wajib mendaftarkan diri melalui website www.katakreatifindonesia.com dan melampirkan bukti surat keterangan sudah menjalankan usaha selama minimal enam bulan dari pemerintah setempat.
Pendaftaran melalui website ini merupakan bagian dari strategi inovasi penggunaan teknologi big data untuk menggarap dan membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Melalui penyelenggaraan workshop itu, diharapkan juga dapat mengakselerasi pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Cianjur.
Dalam kesempatan ini Kemenparekraf/Baparekraf juga mendorong agar Kabupaten Cianjur melakukan penguatan ekosistem ekonomi kreatif secara lebih komprehensif dengan mengikuti rangkaian kegiatan Penilai Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) sehingga subsektor ekraf unggulan dapat terpetakan dan lebih fokus serta terarah dalam mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik.
Kegiatan workshop juga diisi oleh pemateri yang berkompeten di bidangnya, yaitu Eddy Sukmana yang membagi pengalaman dan materi pembelajaran terkait visual produk, packaging dan pemasaran digital bagi pelaku atau usaha ekraf. (RO/OL-09)
SEMANGAT juang Kartini, Perempuan di Kabupaten Tegal didorong untuk lebih mandiri secara ekonomi melalui pelatihan keterampilan berbasis usaha rumahan.
FOUNDER Yayasan Indonesia Setara (YIS), Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong pelaku usaha kecil menengah (UMKM) untuk naik kelas dan mampu menciptakan lapangan kerja baru.
TUMBUHKAN jiwa kewirausahaan, INOTEK Foundation Bersama Yayasan Indonesia Setara (YIS) dan Pemkab Kebumen menggelar Program Desa EMAS 2026.
UPAYA pemberdayaan ekonomi perempuan kembali mendapat sorotan, kali ini melalui pendekatan yang tidak biasa dengan menggabungkan keterampilan kuliner dengan teknologi digital.
Sebanyak 100 paket sembako disalurkan, antara lain berisi 3 kilogram beras premium, 1 liter minyak goreng, 1 Botol sirup dan 0,5 kilogram gula pasir.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan Majelis Taklim Darratun Nasihin menggelar kegiatan santunan bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu.
Lestari Moerdijat menegaskan bahwa seni ukir bukan sekadar karya artistik, melainkan bagian dari identitas budaya bangsa.
WTC Jakarta dan WTCA mengintegrasikan seni dalam ekosistem bisnis untuk memperkuat hubungan internasional dan mendorong ekonomi kreatif Indonesia.
IDD Pavilion akan menampilkan kurasi produk pilihan dari desainer Alvin Tjitrowirjo.
Renaldy Pujiansyah menyoroti pentingnya sistem dalam industri kreatif Indonesia guna memaksimalkan potensi ekonomi dan menghindari polemik berulang.
Pengrajin menyelesaikan pembuatan ondel-ondel di Cipondoh, Kota Tangerang.
KETUA Umum DPP Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs), Kawendra Lukistian mengaku geram terhadap kasus videografer Amsal Sitepu. Kawendra mendesak agar Amsal dijatuhi vonis bebas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved