Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah menangkap 17 nelayan yang menggunakan bom di perairan provinsi itu.
Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Didik Supranoto mengatakan, sebelum ditangkap puluhan nelayan tersebut sudah menjalankan aksinya di perairan Tombaton, Kabupaten Banggai Laut dan perairan Kalerong, Kabupaten Morowali.
"Ada laporan masuk ke Ditpolairud, kemudian tim bergerak lalu berhasil menangkap 16 pelaku di Banggai Laut dan satu pelaku di Morowali," terangnya, Selasa (10/8).
Menurut Didik, 16 nelayan yang ditangkap di Banggai Laut sudah menggunakan bom ikan saat mencari ikan di hari pertama pada 3 Agustus. Begitu pun satu pelaku yang ditangkap di Morowali juga sudah menggunakan bom sebelum ditangkap pada 4 Agustus. "Jadi 17 pelaku itu sudah mengakui perbuatannya makanya mempermudah penyidik," imbuhnya.
Seusai menangkap 17 pelaku, jelas Indra Rathana, Ditpolairud ikut mengamankan pelbagai barang bukti. Di antaranya, satu unit kapal kayu tanpa nama dan tiga ton bom ikan yang diisi ke dalam jeriken lima liter dan botol.
"Bom yang mereka gunakan ini luar biasa dampaknya. Satu botol bom ikan saja sudah bisa merusak terumbu karang yang ada di dasar laut tidak hanya ikan," tegasnya.
Karena itu, lanjut Indra, 17 pelaku akan diberikan hukuman yang setimpal sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Pasalnya beberapa dari pelaku merupakan residivis dan diduga sudah melakukan pemboman ikan berulang kali. "Penyidik masih terus memeriksa. Yang pasti kepada puluhan pelaku akan dikenai pasal yang sesuai undang-undang," tandas Indra. (OL-15)
Berdasarkan laporan peristiwa ini terjadi pada Rabu (29/4) sekitar pukul 05.30 Wita. Saat itu korban sedang melaut bersama rekan-rekannya menggunakan kapal nelayan KM Putera.
Anggur laut merupakan komoditas bernilai ekonomi tinggi dengan permintaan pasar yang terus meningkat.
Tujuh nelayan berhasil diselamatkan tim keamanan Pertamina Hulu Mahakam setelah dua hari terombang-ambing di Selat Makassar akibat kapal rusak.
Sejumlah nelayan menarik jaring untuk diperbaiki saat tidak melaut di Dermaga Pelabuhan Ikan Muncar, Banyuwangi.
Sejumlah nelayan mencari kerang hijau di Pantai Satelit, Banyuwangi, Jawa Timur.
Operasi ini merupakan hasil sinergi seluruh unsur SAR yang terlibat.
AKSI penangkapan ikan dengan menggunakan bom atau bahan peledak di Lembata, Nusa Tenggara Timur, kian tak terkendali.
“Diduga ledakan terjadi karena gesekan serbuk korek api saat bom ikan dirakit dalam botol saus tomat, hingga memicu percikan api,”
Menurut warga, mereka tiba-tiba mendengar bunyi ledakan keras dari sebuah warung kosong yang dijadikan tempat penyimpanan barang bekas. Setelah didatangi, mereka mendapati Ainul Yakin (30)
AKSI Kejar-kejaran mewarnai proses penangkapan sebuah kapal pengebom ikan dengan kapal Polisi Air dan Udara (polairud) Polda NTT.
KAPOLDA Jawa Timur Irjen Imam Sugianto, menyebut ledakan di rumah Ketua KPPS di Kabupaten Pamekasan merupakan bom ikan atau bondet.
TIM Direktorat Polairud Polda NTT berhasil mengamankan 101 karung pupuk seberat 2,5 ton yang diduga mengandung bahan peledak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved