Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERILAKU membuang sampah sembarangan yang diduga dilakukan para pedagang di Pasar Pada, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, menyebabkan menumpuknya sampah plastik hingga berbulan-bulan.
Ironisnya, meski ada Sebuah mobile bak sampah yang dipersiapkan pemerintah di lokasi tersebut, namun sampah justru di buang oleh para pedagang di luar bak sampah. Akibatnya, sampah pun berserakan tak terangkut sudah berbulan bulan lamanya.
Menurut Sazkia, salah seorang pedagang pasar Pada kepada Media Indonesia, Jumat (14/1/2022) mengatakan, penumpukan sampah diluar bank sampah mobile itu terjadi setiap sore dan malam hari. Sampah itu dibuang oleh pedagang di kompleks Pasar Pada.
"Setiap sore menjelang tutup pasar dan malam, para pedagang di sini buang sampah. Ada yang buang di luar bak sampah," ujar Sazkia. Dirinya gerah sebab warung tempatnya berjualan akhirnya dipenuhi bau menyengat dari tumpukan sampah itu.
Ia mengaku sudah berbulan bulan, sampah yang berserakan itu dibiarkan saja baik oleh pedagang setempat, petugas kebersihan maupun petugas pasar.
Adapun petugas kebersihan, hanya mengangkut bak sampah yang sudah berisi sampah, tanpa mengakut sampah yang ada di luarnya.
"Setiap hari ada dua petugas kebersihan yang datang membawa bak sampah itu untuk dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA), tetapi karena hanya sopir sendirian saja, sehingga sampah di luar bak itu tidak ikut diangkut. Sedangkan petugas Pasar pun hanya memburu pajak, baik retribusi pasar maupun parkir," ujar Sazkia.
Sejumlah warga menyayangkan, penumpukan sampah di fasilitas publik itu tidak dapat dibersihkan, malah dibiarkan berbulan bulan.
Padahal, jika para pedagang bersama para petugas Pasar Pada menyisahkan waktu beberapa menit saja untuk mengangkut sampah di ke dalam bak sampah yang sudah disediakan Pemerintah, persoalan kecil itu dapat diatasi, sebelum berdampak luas. (OL-13).
Baca Juga: Warga Kepulauan di Sikka Pilih Melaut Daripada Divaksin Covid-19
Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI, Judistira Hermawan, menegaskan percepatan dilakukan agar solusi konkret segera diterapkan di lapangan.
Presiden menilai pendekatan teknologi sederhana yang digunakan mampu menghasilkan sistem yang efektif dan aplikatif.
Dalam konteks nasional, pemerintah menargetkan tingkat penanganan sampah mencapai 63,41 persen pada 2026.
Berbagai jenis material seperti banner, tekstil, plastik, hingga limbah organik ditampilkan dalam proses transformasinya menjadi produk fungsional.
Kini pengelolaan Bantargebang menghadapi sanksi administratif dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
PERJUANGKAN solusi pengelolaan sampah Bali, Gubernur Wayan Koster meneken kerja sama pembangunan infrastruktur pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) bersama pemerintah pusat.
Petugas mengimbau masyarakat maupun pengunjung agar tidak memasuki wilayah dalam radius dua kilometer dari pusat aktivitas gunung.
Asap kawah terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang dan ketinggian sekitar 10 hingga 100 meter dari puncak.
Meski pengetahuan tinggi, sikap menghindari orang yang hidup dengan HIV (ODHIV) juga sangat tinggi.
Petugas Pos Pengamat Gunung Lewotolok, Syawaludin, mengatakan gunung dengan ketinggian 1.423 meter di atas permukaan laut itu masih berada pada status Siaga atau Level III.
Perlindungan satwa adalah bagian tak terpisahkan dari mitigasi bencana dan keseimbangan ekosistem.
Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status aktivitas gunung tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak Minggu (18/1) pukul 11.00 Wita.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved