Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BERNADUS Butu, Kepala SDK Lewotolok Satu, Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Senin (13/9) menjerit saat mengisahkan kesulitannya mendidik 120 siswa yang masih menempati titik pengungsian mandiri pascabencana badai Seroja April 2021 lalu.
Kepala SDK Lewotolok 1 itu meminta bicara dalam sesi dialog saat Anggota DPR RI, Sulaiman L. Hamzah berkunjung ke Duliwoho, salah satu titik pengungsian mandiri warga terdampak badai Seroja di Duliwoho, Desa Tanjung Batu, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata.
Pasalnya, sejak bangunan fisik sekolahnya hancur lebur diterjang banjir bandang, dirinya bersama 15 guru, masih dapat menggelar pembelajaran dengan cara mengunjungi siswa dari pos pengungsian ke pos pengungsian lain.
Baca juga: Pemkab Tuban Gelar Tes Antigen dan Vaksinasi Peserta Ujian PPPK
"Itu langkah kami ambil Karena kebijakan pemerintah untuk melaksanakan pembelajaran daring karena covid," ujar Bernadus Batu, Kepala SDK Lewotolok 1.
Namun, pihaknya sungguh mengalami kesulitan, setelah Pemda Lembata mengeluarkan kebijakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) akibat wabah Covid mulai melandai.
Di hadapan Sulaiman L. Hamzah, kader Partai Nasdem yang saat ini berkiprah di komisi IV DPR RI Senayan, Kasek Bernardus Butu,
menjelaskan, saat ini dirinya terpaksa melakukan PTM kepada 120 siswanya di bawah pohon, karena berbagai bantuan terpal untuk sekolah darurat sudah rusak karena angin kencang.
"Selama 1 tahun lebih, nasib anak anak kami tidak menentu. Kami butuhkan 12 tenda untuk kelas Covid. Banyak kebutuhan dibantu LSM dan orang-orang yang berniat baik. Kalau bisa minta bantuan, karena saat ini hanya tersisa 3 terpal utuh karena angin tanggal 6-8 September 2021 kemarin. Kami sekarang belajar di bawah pohon tetapi kami sehari-hari urus 120 anak sekolah. Kami juga butuh 8 buah papan tulis agar bisa membantu guru mengajar di kelas. Ini saya sedang tahan menangis Pak karena kami sangat sengsara, apalagi mau musim hujan," ujar Bernadus.
Baca juga: 1.948 Ibu Hamil di Sikka Disuntik Vaksin Covid-19 Serentak
Kepala Sekolah ini pun meminta bantuan kepada Sulaiman L. Hamzah.
"Kalau bisa selamatkan 120 anak SDK Lewotolok 1 dulu. Dinas PKK sudah bantu buat WC darurat," ujar Bernadus. Kepada Media Indonesia, Bernadus menjelaskan, saat ini 30 siswa SDK Lewotolok 1 sudah pulang ke kampung yang disebutnya sebagai klaster Kampung. Ke 30 anak itu mengikuti PTM di rumah warga, sedangkan sebanyak 80 anak mengikut PTM di sekolah darurat, Duli Woho, Desa Tanjung Batu.
Sulaiman L. Hamzah menyanggupi untuk memberikan sumbangan pembangunan sekolah darurat SDK Lewotolok 1.
Di hadapan ratusan pengungsi di Duliwoho, Desa Tanjung Batu, Sulaiman menyebut, dirinya siap menyumbangkan 8 buah papan white board, seng 200 lembar dan uang tunai 20 juta rupiah.
Dirinya meminta kepala sekolah berkoordinasi dengan kepala desa untuk mengerjakan sekolah darurat itu.
"Saya jadi orang karena SDK Lewotolok 1. Sebetulnya Pemda kabupaten mendahulukan itu. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban Bapak Kepala Sekolah, guru dan para siswa menghadapi PTM," ujar Sulaiman. (H-3)
KERUGIAN materiel akibat bencana di Kota Sukabumi, Jawa Barat, mencapai sekitar Rp5 miliar. Berbagai bencana terjadi kurun tiga bulan atau selama periode Januari-Maret tahun ini.
Sejumlah siswa SDN Supiturang 02 mengikuti proses pembelajaran di ruang kelas madrasah diniyah di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.
Struktur tanah yang tipis di atas lapisan batuan membuat lereng sangat rentan runtuh, terutama saat dipicu curah hujan tinggi.
Banjir melanda Kampung Bojongasih, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Pemerintah Kabupaten Flores Timur mencatat sebanyak 79 rumah rusak akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,7 yang terjadi pada Kamis (9/4).
Longsor menutup akses jalan nasional di Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Myscha, siswi SD di Manggarai Timur, NTT, kirim surat ke Presiden Prabowo. Ia curhat soal Makan Bergizi Gratis, takut keracunan, hingga kondisi sekolah rusak.
Dua wisatawan asal Spanyol di evakuasi medis dari perairan Pulau Padar, karena mengalami lemas, pusing, dan muntah.
WARGA Desa Kiritana, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa menggotong peti jenazah menyeberangi sungai yang dalam dan berarus deras.
Johni Asadoma menegaskan program rumah layak huni harus menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
BNI memberdayakan ratusan perempuan penganyam di Pulau Solor melalui program berkelanjutan. Fokus pada peningkatan ekonomi, kualitas produk, hingga penanganan stunting di NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved