Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DARI Rp59,2 miliar insentif tenaga kesehatan (nakes) untuk penanganan covid-19 yang dianggarkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) tahun ini, hingga Juli telah disalurkan 34,26%. Sisanya masih menunggu usulan kembali dari dinas kesehatan.
Seperti yang di Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum di Bandung, kemarin, bahwa pemprov akan terus menggenjot realisasi anggaran di sektor kesehatan, khususnya insentif para nakes penanganan covid-19. "Penyerapan insentif untuk nakes baru 34%. Kami sangat berhati-hati dalam penggunaan anggaran yang akan disalurkan. Jangan sampai melanggar aturan atau kebijakan yang berlaku. Kalaupun kami dianggap lamban, bukan berarti anggaran itu tidak akan dipakai, tapi bertahap agar sesuai payung hukum," jelasnya.
Saat ini, katanya, ada Sistem Informasi Pendapatan Daerah (SIPD) yang dibuat oleh Kementerian Dalam Negeri. Pemprov tentu harus mengacu sistem yang dibuat. Kemungkinan juga bupati dan wali kota di Jabar masih kesulitan menggunakan SIPD yang masih baru.
"Saya sangat berharap ke depan insentif bagi para nakes dapat terpenuhi dengan baik. Maka dari itu, pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota akan terus berupaya sebijak mungkin dalam penggunaan anggaran sesuai dengan kebutuhan," tambahnya lagi.
Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri, selama 2021 baru enam provinsi yang sudah menyalurkan insentif nakes di atas 50%. Di antaranya Kalimantan Selatan (100%), Nusa Tenggara Timur (74,1%), Kalimantan Barat (66%), Jawa Timur (62%), Banten (58,6%), dan Kalimantan Utara (50,1%).
Baca juga: Usai Ditegur Mendagri Insentif Tenaga Kesehatan Cair
Selain itu, ada tiga provinsi yang belum menyalurkan yaitu Sulawesi Tenggara, Sumatra Selatan, dan Bangka Belitung. Provinsi yang bahkan belum menganggarkan insentif nakes ke APBD tahun ini yaitu Sumatra Barat, Sulawesi Selatan, dan Papua. (OL-14)
EMBARKASI Haji Bekasi memastikan telah siap 100 persen menyambut kedatangan ribuan jemaah haji 2026 asal Provinsi Jawa Barat (Jabar(
MENYAMBUT bulan April dengan semangat baru, ibis Bandung Pasteur menghadirkan promo spesial bertajuk “April Deals – Wargi Jabar”, yang ditujukan khusus bagi masyarakat Jawa Barat
GUBERNUR Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi atau biasa disapa KDM mengatakan jajarannya sudah menerapkan work from home atau WFH
Dishub Jawa Barat pasang 14.000 lampu jalan dengan teknologi LCU jelang mudik Lebaran 2026. Tim URC siap pantau APJ untuk keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk tahun 2026
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved