Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRES Banyumas, Jawa Tengah memastikan bakal menjerat tersangka pelaku mutilasi dengan ancaman hukuman mati. Saat ini polisi terus memeriksa secara intensif tersangka Deni Priyanto, 37, warga Desa Gumelem Wetan, Kecamatan Susukan, Banjarnegara sebagai pelaku mutilasi terhadap KW, 51, warga Cileunyi, Bandung.
Kapolres Banyumas Ajun Komisaris Besar Bambang Yudhantara Salamun mengatakan pihaknya menjerat tersangka pelaku mutilasi dengan pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati.
"Dari pemeriksaan terhadap tersangka, yang bersangkutan telah merencanakan untuk melakukan pembunuhan. Salah satu motifnya adalah ingin menguasai harta benda milik korban. Apalagi, korban meminta uang Rp25 juta yang telah ditansfer ke tersangka," jelas Kapolres dalam jumpa pers di Polres Banyumas, Senin (15/7).
Dalam kesempatan itu, Kapolres menggelar berbagai macam barang bukti, di antaranya adalah tiga mobil, palu yang diduga digunakan untuk membunuh dan lainnya.
"Tiga mobil barang bukti tersebut di antaranya adalah mobil yang dibeli dari uang yang ditransfer korban. Kemudian mobil milik korban dan satu lagi adalah mobil milik tersangka hasil penukaran dengan mobil korban," tambahnya.
baca juga: Sistem Zonasi Ada Sekolah Kekurangan Murid
Sementara tersangka Deni mengaku kalau membunuh korban dan kemudian memutilasi karena dimintai uang Rp25 juta yang telah diberikan. Korban juga minta nikah siri. Aksi pembunuhan dilangsungkan di sebuah rumah kos-kosan di Kota Bandung. Selain membunuh, di lokasi itu tersangka juga melakukan mutilasi. Baru kemudian dia pulang ke rumahnya di Banjarnegara. Setelah sampai rumah, dia membuang potongan tubuh dan membakarnya di dua lokasi. Yakni di Desa Watuagung, Kecamatan Tambak,
Banyumas dan di Desa Sampang, Kecamatan Sempor, Kebumen. (OL-3)
Polda Metro Jaya ungkap motif pembunuhan AH yang jasadnya disimpan dalam freezer di Bekasi. Pelaku DS dan S nekat membunuh karena korban menolak diajak merampok majikan.
Polda Metro Jaya tangkap dua rekan kerja yang membunuh dan memutilasi AH di dalam freezer kios ayam geprek Bekasi. Motif pelaku karena korban menolak diajak merampok majikan.
Polisi masih mendalami peran dua terduga pelaku pembunuhan dan mutilasi pegawai ayam geprek di Bekasi. Jasad korban ditemukan dalam freezer.
POLDA Bali terus melakukan penyidikan terhadap kasus penculikan yang menimpa seorang warga negara asing (WNA) asal Ukraina berinisial IK (28).
Sebagian besar jenazah Palestina menunjukkan tanda penyiksaan yang jelas, termasuk lubang peluru yang ditembakkan dari jarak dekat, memar, dan tanda-tanda mutilasi.
Para arkeolog menganalisis tulang belulang 82 orang yang dikuburkan ke dalam lubang-lubang antara tahun 4300 hingga 4150 sebelum masehi (SM) di Prancis Timur Laut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved