Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA buruk melanda wilayah perairan di Kalimantan Selatan sejak beberapa hari terakhir. Kapal-kapal terutama berbobot kecil diimbau tidak berlayar karena tinggi gelombang mencapai dua meter lebih.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel Wahyudin Ujud mengatakan berdasarkan laporan BMKG kondisi cuaca buruk melanda wilayah perairan di Kalsel, bahkan pihak otoritas pelayaran (KSOP) telah menerbitkan imbauan larangan berlayar.
"Ada laporan tentang maklumat larangan berlayar terutama kapal-kapal berbobot kecil," ujar Wahyudin, Rabu (15/5).
Karena itu, pihaknya meminta masyarakat untuk mematuhinya. Masyarakat diminta mewaspadai ancaman terjadinya bencana akibat kondisi cuaca ekstrem akhir-akhir ini.
"Masyarakat diimbau untuk tidak keluar rumah, apabila terjadi perubahan cuaca yang ekstrem terutama di kawasan dekat dengan pantai. Demikian juga mereka yang menggunakan transportasi laut atau bekerja di laut, karena BMKG sudah mengeluarkan status waspada ancaman terjadinya angin deras dan gelombang tinggi," tuturnya.
Baca juga: Cuaca Buruk Ancam Pesisir Selatan Jateng
Sementara pihak pengusaha pelayaran rakyat Daeng Manase mengakui adanya larangan berlayar sejak tiga hari terakhir dari KSOP Banjarmasin. Daeng Manase mengatakan kapal-kapal jenis pinisi yang umumnya mengangkut barang keperluan pasar (pecah belah dan pupuk) termasuk bawang sementara tidak berlayar.
"Larangan berlayar berlaku hingga tanggal 16 besok, karena tinggi gelombang laut mencapai dua meter lebih," imbuhnya.
Ketua Ikatan Nelayan Saijaan (INSAN) Kotabaru Zainal Arifin mengatakan cuaca buruk membuat sebagian besar nelayan memilih melaut di perairan laut dangkal dan sebagian lainnya beristirahat. Cuaca buruk seperti ini berpengaruh pada melonjaknya harga ikan laut di pasaran.
Kepala Dinas Perdagangan Kalsel Birhasani mengatakan meski cuaca buruk namun sampai saat ini berdasarkan pantauan di lapangan, pasokan dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok (BAPOK) masih aman.
Demikian juga harga komoditas atau produk yang didatangkan dari Pulau Jawa, Sulawesi, NTB seperti kol, kentang, wartel, bawang masih stabil.(OL-5)
Sejumlah nelayan menarik jaring untuk diperbaiki saat tidak melaut di Dermaga Pelabuhan Ikan Muncar, Banyuwangi.
BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 4 meter di perairan Indonesia pada 11-14 April 2026. Simak wilayah terdampak dan imbauannya.
Kecepatan angin tertinggi berpotensi terjadi di perairan utara Kabupaten Kepulauan Sangihe, perairan Kabupaten Kepulauan Talaud, serta Laut Maluku.
DALAM empat hari ke depan, potensi gelombang tinggi diperkirakan melanda di sejumlah perairan laut Bali, mulai dari Selat Bali bagian Selatan, Selat Badung hingga Selat Lombok bagian Selatan.
KUNJUNGAN wisatawan ke kawasan pesisir pantai Palabuhanratu dan sekitarnya di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, meningkat cukup drastis selama libur Lebaran 2026/ Idulfitri 1447 Hijriah.
BMKG rilis peringatan gelombang tinggi hingga 4 meter di perairan Indonesia 19-22 Maret 2026. Cek daftar wilayah dan imbauan keselamatan pelayarannya.
Selain padi, Kalsel mencatat produksi cabai besar mencapai 11 ribu ton dan cabai rawit 14 ribu ton, yang efektif meredam gejolak harga komoditas.
BMKG melaporkan gempa dangkal beruntun guncang Balangan dan Tabalong, Kalsel. Simak analisis pemicu sesar lokal dan imbauan keselamatan terbaru di sini.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berupaya melakukan percepatan dan perluasan digitalisasi daerah, melalui penggunaan transaksi nontunai seperti QRIS.
POPULASI ikan sapu-sapu (hypostomus plecostomus), juga memenuhi sungai-sungai di sejumlah wilayah perkotaan Provinsi Kalimantan Selatan.
Penangkapan ini mempertegas bahwa Kalimantan Selatan masih menjadi jalur transit utama bagi jaringan internasional tersebut.
Tingginya intensitas bencana alam dan keterbatasan fiskal berpengaruh pada kinerja pembangunan di daerah Kalimantan Selatan (Kalsel).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved