Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA desa rentan terjerat permasalahan hukum dalam pengelolaan Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD). Kondisi itu karena relatif cukup besarnya bantuan keuangan yang digelontorkan bagi setiap desa.
Di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, misalnya, ada desa yang bisa mendapatkan Dana Desa mencapai Rp1,2 miliar.
"Pelaksanaan Dana Desa itu ada regulasinya, ada undang-undangnya, ada PP (peraturan pemerintah), dan ada perbup-nya. Tentu dalam pelaksanaannya (pengelolaan Dana Desa) dikhawatirkan ada yang tidak paham, dikhawatirkan ada yang melenceng, dan sebagainya," tegas Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman, usai penandatanganan perjanjian kerja sama antara kepala desa se-Kabupaten Cianjur dengan Kejari Cianjur tentang penanganan masalah hukum perdata dan tata usaha negara di halaman Pendopo Cianjur, Kamis (28/3).
"Tentu ini tugas kita bersama kerja sama antara Kejaksaan dengan kepala desa supaya di lapangan tidak terjadi di luar regulasi yang ditetapkan," tambahnya.
Herman tak memungkiri sejauh ini sudah menerima berbagai laporan terjadinya permasalahan hukum yang menjerat sejumlah kepala desa. Namun, lanjut Herman, sifatnya baru indikasi.
"Ada (laporan), tapi ini sifatnya baru indikasi. Mudah-mudahan dengan adanya kerja sama ini, saya yakin Cianjur akan clear, tidak ada permasalahan ke depan," kata Herman.
Penandatanganan perjanjian kerja sama itu melibatkan 354 desa di Kabupaten Cianjur. Di Jawa Barat, baru Kabupaten Cianjur yang menginisiasi dilakukannya kerja sama dengan seluruh aparatur kepala desa.
"Di Cianjur terdapat 354 desa. Hari ini, semuanya menandatangani kerja sama dengan Kejari Cianjur. Menurut informasi, kerja sama dalam bidang penaganan hukum perdata dan tata usaha negara ini, merupakan pertama di Jawa Barat yang melibatkan 100% kepala desa," terang Herman.
Baca juga: Sejumlah Kepala Desa Studi Banding ke Tiongkok
Teknis pelaksanaan kerja sama itu bisa menjadi semacam arahan dan bimbingan bagi para kepala desa dalam pengelolaan Dana Desa. Dengan demikian, pelaksanaan pengelolaan DD maupun ADD berjalan sesuai target.
"Mudah-mudahan pelaksanaan ADD dan DD berjalan baik dan bermanfaat," ujarnya.
Besaran Dana Desa tahun ini untuk Kabupaten Cianjur dialokasikan sebesar Rp412,6 miliar. Nilainya meningkat dibanding Dana Desa tahun lalu sebesar Rp346,8 miliar.
Herman menyebutkan kucuran Dana Desa bersumber dari pemerintah pusat sangat berkontribusi positif terhadap progres pembangunan di Kabupaten Cianjur. Pemanfaatannya berjalan linear dengan Nawa Cita Presiden Joko Widodo yang ingin membangun Indonesia dari pinggiran.
"Ini sesuai dengan program pak Jokowi, Nawa Cita. Membangun dari pinggiran. Tentunya pinggiran itu kan desa-desa yang diberikan dana begitu besar. Di Kabupaten Cianjur ada satu desa yang mendapatkan dana Rp1,2 miliar. Ini bukan sedikit. Dana Desa dan ADD ini tentunya sangat membantu sekali pembangunan dan mewujudkan visi dan misi Presiden Jokowi," pungkasnya.
Kepala Kejari Cianjur, Yudhi Sufriyadi, menambahkan adanya penandatangan nota kesepahaman tersebut tujuannya agar para kepala desa tidak terjerat hukum perdata, tata usaha negara, maupun pidana. Utamanya menyangkut pengelolaan keuangan agar tidak terjadi indikasi penyalahgunaan.
"Kami akan dampingi dari awal hingga akhir," terang Yudhi.
Yudhi menyebutkan pihaknya sudah menerima laporan terjadinya indikasi penyalahgunaan pengelolaan keuangan desa. Laporan tersebut sudah ditindaklanjuti dan diinvestigasi.
"Kalau tidak salah ada 2 atau 3 laporan. Itu penanganan tahun 2018. Kalau untuk pidana, kami berikan pelayanan hukum normatifnya. Kalau ada yang tersangkut pidana, tetap kami proses sesuai hukum yang berlaku," pungkasnya. (OL-3)
EMBARKASI Haji Bekasi memastikan telah siap 100 persen menyambut kedatangan ribuan jemaah haji 2026 asal Provinsi Jawa Barat (Jabar(
MENYAMBUT bulan April dengan semangat baru, ibis Bandung Pasteur menghadirkan promo spesial bertajuk “April Deals – Wargi Jabar”, yang ditujukan khusus bagi masyarakat Jawa Barat
GUBERNUR Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi atau biasa disapa KDM mengatakan jajarannya sudah menerapkan work from home atau WFH
Dishub Jawa Barat pasang 14.000 lampu jalan dengan teknologi LCU jelang mudik Lebaran 2026. Tim URC siap pantau APJ untuk keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk tahun 2026
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved