Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari Fraksi Demokrat Mujiyono menanggapi soal Early Warning Sistem (EWS) yang salah satunya terdiri dari Disaster Warning System (DWS). DWS berupa pengeras suara berskala besar yang disiapkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.
"Itu konvesional, enggak pas banget apalagi pakai toa. Mungkin itu salah satu komponen di kelurahan untuk antisipasi banjir. Tapi menurut saya kalau pakai toa seberapa denger sih orang. Namanya early warning sistem, masa pakai toa sih," ujar Mujiyono saat dihubungi, Kamis (16/1).
Pengeras suara berskala besar tersebut dapat didengar dari radius 500 meter. BPBD menyebut pengeras suara itu dipasang di tiang tinggi dan terhubung dengan sistem di kantor pusat BPBD DKI di Gedung Blok G Balai Kota DKI Jakarta.
Baca juga: Peringatan Banjir Pakai Pengeras Suara, PSI Nilai ada Kemunduran
Ada pembelian enam set pengeras suara senilai Rp4 miliar oleh Pemprov DKI Jakarta. Pengeras suara itu akan dipasang di 14 titik rawan banjir di Jakarta.
"Menurut saya ini sebetulnya konsep besarnya di Jakarta Smart City, terintegrasi lewat situ. Bisa terkait dengan sampah, terkait dengan banjir. Semuanya terintegrasi lewat situ," kata Mujiyono.
Sebelumnya, Anggota DPRD DKI dari Fraksi PSI William Aditya Sarana juga menilai penggunaan pengeras suara merupakan kemunduran dari yang sudah pernah dimiliki Jakarta.
“Saya melihat sistem ini mirip seperti yang digunakan pada era Perang Dunia II. Seharusnya Jakarta bisa memiliki sistem peringatan yang lebih modern,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Sistem peringatan yang jauh lebih maju, menurut William, pernah dimiliki oleh Jakarta lewat aplikasi Pantau Banjir yang diluncurkan pada 20 Februari 2017.(OL-5)
BADAN Penanggulangan bencana daerah (BPBD) Jawa Timur melakukan i pengecekan kondisi peralatan Early Warning System (EWS) yang tersebar di berbagai daerah di Jatim
“Pemilihan lokasi pemasangan EWS didasarkan pada kejadian banjir susulan akhir tahun 2025 di Desa Lampahan Timur,”
Sebanyak 62 jadwal perjalanan kereta cepat Whoosh kembali normal usai gempa bermagnitudo 4,9 di Kabupaten Bekasi.
Sistem peringatan dini gempa bumi memanfaatkan jaringan sensor seismik untuk mendeteksi gelombang primer (P)—gelombang cepat yang muncul pertama kali saat gempa terjadi.
BMKG membuat sistem peringatan dini tsunami Indonesia (InaTEWS) yang resmi beroperasi sejak 11 November 2008.
Potasium bisa dijadikan indikator baru dalam pemantauan aktivitas vulkanik, terutama untuk menilai potensi terjadinya letusan besar yang memicu pembentukan kaldera.
Pemprov DKI resmi mencabut izin usaha White Rabbit PIK karena peredaran narkoba. Polri tegaskan tidak ada ruang bagi hiburan malam yang melanggar hukum.
Pemprov DKI Jakarta cari solusi baru atasi ikan sapu-sapu. Rano Karno lirik teknologi Brasil yang mampu mengolah ikan menjadi arang bernilai ekonomi.
Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menggunakan fasilitas parkir resmi yang telah disediakan guna mendukung kelancaran arus lalu lintas dan kenyamanan bersama di ruang publik.
Sinergi ini diharapkan mampu memastikan aliran air menuju laut tetap lancar saat debit air meningkat tajam.
Ia menyoroti video yang beredar memperlihatkan kendaraan dinas digunakan di luar konteks pekerjaan, bahkan diduga untuk keperluan keluarga di luar kota.
Salah satu poin krusial dalam aturan tersebut adalah larangan penggunaan kendaraan pribadi bagi ASN selama masa WFH berlangsung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved