Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERLUASAN pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan nomor polisi ganjil dan genap yang diujicoba sejak 12 Agustus sampai Jumat (6/9) dan telah berlaku efektif sejak Senin, (9/9) terbukti efektif memperbaiki kualitas udara di Ibukota.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih mengungkapkan, berdasarkan data pemantauan dari tiga Stasiun Pemantauan Kualitas Udara (SPKU) di lokasi yang beririsan dengan penerapan perluasan ganjil genap, didapati data yang menunjukan perbaikan kualitas udara.
Ketiga SPKU tersebut, ungkap Andono, yaitu SPKU Bundaran Hotel Indonesia, SPKU Kelapa Gading dan SPKU Mobile yang diletakkan di Jalan Suryopranoto, Gambir, Jakarta Pusat.
“Hasilnya konsisten. Kebijakan ini berdampak positif memperbaiki kualitas udara, jika dibandingkan dengan baseline data kualitas udara sebelum kebijakan perluasan," ungkap Andono dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/9).
Baca juga : Pelanggar Ganjil-Genap Nihil di Dua Titik
Dia memaparkan, berdasarkan data SPKU Bundaran Hotel Indonesia selama sebulan pemberlakuan perluasan ganjil genap dengan periode pengukuran 12 Agustus-13 September 2019 terjadi penurunan rata-rata kosentrasi polutan jenis PM 2.5 sebesar 8,93%.
Padahal, sebulan sebelum kebijakan perluasan ganjil genap pada periode pemantauan 8 Juli-9 Agustus 2019, rata-rata konsentrasi polutan jenis PM 2.5 mencapai 64,21 ug/m3.
“Setelah perluasan, rata-rata konsentrasi PM 2.5 turun menjadi 58,48 ug/m3,” ungkap Andono.
Di SPKU Kelapa Gading juga terpantau terjadi penurunan rata-rata konsentrasi polutan jenis PM 2.5 mencapai 11,80% dari sebelumnya rata-rata konsentrasi PM 2.5 mencapai 56,75 ug/m3 turun menjadi 50,5 ug/m3.
Sedangkan berdasarkan pantauan SPKU Mobile yang secara khusus diletakkan di Jalan Suryopranoto yang jadi salah satu ruas tambahan penerapan kebijakan peluasan ganjil genap, terpantau terjadi penurunan rata-rata konsentrasi PM 2.5 mencapai 16,47%, sebelumnya rata-rata konsentrasi PM 2.5 mencapai 61,31 ug/m3 turun menjadi hanya 51,21 ug/m3.(OL-7)
Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI, Judistira Hermawan, menegaskan percepatan dilakukan agar solusi konkret segera diterapkan di lapangan.
Sistem yang masih bersifat padat karya (labor intensive) turut mendorong membengkaknya beban biaya.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
Sebanyak 130 titik masih belum dijaga. Sementara 293 titik lainnya telah dilengkapi penjagaan.
Peran pengusaha muda sangat krusial di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Muhamad Mardiono mendorong seluruh kader di DKI Jakarta untuk memperkuat kekompakan dan mengarahkan energi pada kerja-kerja elektoral
Ilmuwan Penn State berhasil membuktikan teori seabad lalu, puncak pohon mengeluarkan cahaya redup saat badai yang mampu membersihkan polusi udara.
Petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan menggelar uji emisi kendaraan di kawasan Terminal Blok M, Jakarta.
MEMASUKI periode musim kemarau 2026, ancaman kebakaran hutan dan lahan atau karhutla serta penurunan kualitas udara kembali meningkat di berbagai wilayah Indonesia. BMKG inagatkan polusi
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya pengendalian polusi udara yang dilakukan secara terukur, berbasis data, serta didukung kolaborasi antar daerah.
Dalam jangka panjang, paparan terus-menerus dapat memicu penyakit kronis hingga mematikan.
Aktivitas membakar sampah merupakan salah satu pemicu utama memburuknya polusi di Ibu Kota.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved