Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Terusan Suez di Mesir memantau secara cermat dampak ketegangan di Laut Merah setelah penyerangan Angkatan Bersenjata Houthi Yaman menyerang kapal-kapal yang melintas di kawasan itu.
Dua perusahaan pelayaran terbesar, Maersk, Hapag Llyod dan CMA CGM, perusahaan kontainer terbesar dunia menyatakan akan menghindari Terusan Suez setelah Angkatan Militer Houthi Yaman meningkatkan serangannya.
"Pihak berwenang secara seksama mengamati perkembangan yang terjadi belakangan ini," kata Osama Rabie, kepala otoritas Terusan Suez.
Baca juga : Rudal Houthi Yaman Serang Dua Kapal Liberia Tujuan Israel
Menurut Rabie, kalau lintas perkapalan di terusan tersebut saat ini masih aman, tapi dia mengungkapkan lebih jauh lagi.
Houthi yang didukung Iran melancarkan serangan terhadap kapal yang berlayar melintasi Laut Merah sebagai protes terhadap bombardemen Israel di Gaza yang telah menewaskan lebih dari 19.000 warga Palestina.
Baca juga : Maersk Tangguhkan Kapal Lalui Laut Merah akibat Serangan Houthi
Sejak 19 November, sebagai 55 kapal memutuskan mengambil rute ke Tanjung Harapan di Afrika Selatan, sementara 2.128 tetap memilih rute Terusan Suez pada periode yang sama, kata Otoritas Terusan Suez.
Menurut Rabie, pada Minggu (17/12), sebanyak 77 kapal melintasi Terusan Suez, termasuk beberapa kapal milik perusahaan yang mengumumkan pengalihan rute sementara.
Kapal tersebut sudah terlanjur berada di kawasan Laut Merah sebelum pengumuman untuk pindah rute diumumkan.
Untuk diketahui, kapal-kapal kargo, termasuk yang berisi senjata, makanan, dan lain-lain dari seluruh dunia menuju ke Israel biasanya melewati Bab El-Mandab yang dikontrol Yaman.
Dari Bab El-Mandab, kapal berjalan lurus lewat Laut Merah ke Terusan Suez milik Mesir dan tiba di Pelabuhan Haifa milik Israel.
Ketika Yaman atau Mesir melakukan blokade, maka Israel hanya punya dua pilihan. Lewat udara, atau kapalnya belok lewat Uni Emirat Arab, lalu lewat darat, menembus Arab Saudi, lalu ke Yordania, dan ke Israel.
Namun, biayanya sangat mahal dan lama. Lagipun tak ada hubungan diplomatik dengan Arab Saudi. (Reuters/Ant/Z-4)
UE kemungkinan akan meninjau kembali mandat operasi angkatan lautnya di Laut Merah jika gerakan Houthi di Yaman kembali melancarkan serangan terhadap kapal-kapal komersial.
Milisi Houthi Yaman resmi bergabung dalam perang dengan meluncurkan rudal balistik ke Israel selatan. IDF klaim berhasil cegat serangan yang sasar area Beer Sheba.
Pemimpin Houthi Abdul-Malik al-Houthi tegaskan dukungan penuh untuk Iran melawan agresi AS-Israel. Konflik 2026 memanas, Houthi siap hadapi segala perkembangan.
TUJUH pejuang separatis tewas dalam serangan udara pada Jumat (2/1) ketika koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman membalas serangan yang gencar dilakukan Dewan Transisi Selatan (STC).
HADRAMAUT merupakan provinsi terluas di Yaman, sekitar sepertiga wilayah negara, sekaligus yang paling makmur. Di sana tersimpan sebagian besar cadangan minyak Yaman.
Di tengah perang berkepanjangan konflik Yaman melawan kelompok Houthi yang didukung Iran sejak 2014, kini muncul pertarungan internal antarfaksi bersenjata.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved